Semua Hal yang Perlu Diketahui Tentang DJI Mini 2

Tercatat sebagai pabrikan yang paling konsisten mengembangkan drone, DJI, punya lini drone yang paling lengkap. Di antara semua drone DJI, Mini 2, tampil paling menonjol dengan dimensinya yang sangat ringkas. Drone ini juga membawa sederetan teknologi canggih yang tidak akan bisa ditemukan di drone lain. Berikut semua hal yang perlu diketahui tentang DJI Mini 2.

1. Drone DJI paling ringkas


DJI Mini 2 hadir dengan mengusung konsep lipat. Bobotnya hanya sekitar 249 gram. Dengan dimensinya tersebut Mini 2 berhasil menjadi drone DJI yang paling ringkas. Sangat hemat tempat dan mudah dibawa ke mana saja. Cocok untuk pengguna yang sering travelling.

2. Lebih tahan angin


Meski sangat ringkas dan ringan DJI Mini 2 diklaim lebih tahan angin. Menurut DJI, drone ini telah berhasil melewati uji tahan angin di peringkat 5 atau mampu menahan kecepatan angin hingga 38kph dengan ketinggian terbang maksimum 4000 meter. DJI Mavic Mini sebelumnya hanya bisa bertahan di peringkat 4 saja. Ini artinya DJI Mini 2 bisa tetap terbang dengan aman dan stabil sekalipun di kondisi berangin.

3. Bisa terbang lebih cepat

DJI Mini 2 membawa peningkatan di motor baling-balingnya. Imbasnya, Mini 2 bisa terbang dengan kecepatan maksimum hingga 16 m/detik. Lebih cepat jika dibandingkan DJI Mavic Mini yang hanya 13 m/detik.

4. Jarak tempuh lebih jauh


DJI Mini 2 kini mengusung teknologi transmisi andalan DJI yaitu OcuSync 2.0. Jadi, memungkinkan DJI Mini 2 untuk bisa terbang hingga sejauh 10 Km. Keunggulan OcuSync 2.0 yang lain teknologi ini juga lebih tahan dengan interferensi sinyal.

5. Mudah dan aman diterbangkan


DJI Mini 2 hadir dengan fitur dan sensor pintar. Sebut saja seperti hadirnya dukungan fitur take-off otomatis, Smart RTH (Return To Home) untuk kembali ke titik awal penerbangan otomatis dan kemampuan melayang yang sangat presisi. Ini menjadikannya drone DJI yang paling mudah diterbangkan dan aman. Cocok untuk pemula yang belum pernah menerbangkan drone sebelumnya.

6. Bisa rekam video 4K


Sektor kameranya juga mendapat peningkatan. Modul kameranya hadir dengan sensor 1/2.3 inci yang resolusinya 12 megapixel dan terpasang di sensor 3 axis untuk menstabilkan pengambilan gambar. Kamera Mini 2 kini bisa merekam video hingga resolusi 4K/30 fps di 100 Mbps. Di atas rata-rata drone lain sekelasnya yang umum kemampuan rekam kameranya terbatas di resolusi Full HD atau 2K. Kameranya ini juga bisa memotret dengan format RAW.

7. Lensa dengan kemampuan zoom


Untuk mempermudah pengambilan gambar DJI menambahkan kemampuan zoom pada kameranya. Tidak tanggung-tanggung kameranya bisa melakukan zoom hingga 4x. Jadi, pengambilan gambar akan lebih fleksibel tanpa perlu menerbangkan drone lebih dekat ke subyek.

8. Mode pengambilan gambar pintar lengkap


Dirancang agar mudah diterbangkan Mini 2 membawa sederetan mode pengambilan pintar yang sangat lengkap. Mode pengambilan gambar otomatisnya yang bernama Quickshot ini menawarkan kemampuan pengambilan gambar sinematis hanya dengan sekali sentuhan. Quickshots di DJI Mini 2 didukung mode Dronie, Circle, Helix, Rocket, dan Boomerang. DI DJI Mini 2 juga tersedia mode Hyperlapse 4K, mode pengambilan gambar panorama dan Enhanced Photo yang bisa digunakan untuk berkreasi.

9. Mendukung fitur Quicktransfer dan Trimmed Download


Ukuran file video di resolusi tinggi memang sangat besar. Imbasnya, saat memindahkan file video ke smartphone akan memakan waktu dan menyita ruang penyimpanan.

Untuk mengatasi permasalahan ini hadir fitur Quicktransfer dan Trimmed Download. QuickTransfer memungkinkan pengguna untuk unduh konten dari Mini 2 ke smartphone dengan kecepatan 20 MB/detik.

Sementara, Trimmed Download memungkinkan pengguna untuk menyunting bagian-bagian pada video terlebih dulu sebelum diunduh ke smartphone. Jadi, ukuran file bisa lebih kecil untuk menghemat ruang penyimpanan smartphone.

10. Terbang lebih lama


Satu peningkatan paling menarik dari Mini 2 adalah konsumsi dayanya yang lebih irit. Ini menjadikannya bisa terbang lebih lama yakni hingga sekitar 31 menit. Sangat cukup untuk pengambilan gambar dan berlatih mengasah kemampuan menerbangkan drone tanpa perlu khawatir baterainya akan cepat habis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel lain