Quantcast
NewsTech News

Mengenal Gemini, Model AI Paling Canggih dari Google

Google resmi mengumumkan model AI atau model kecerdasan buatan teranyarnya yang diberi nama Gemini. Model AI ini dalam waktu dekat akan diadopsi ke semua produk dan layanan Google. Apa saja kecanggihannya?

Google Gemini

Segala hal tentang Google Gemini

1. Apa itu Gemini?
Gemini adalah model kecerdasan buatan Google yang diklaim paling canggih. Ini karena Gemini bisa memahami lebih banyak hal dibandingkan model AI lain. Gemini bisa memahami mulai dari teks, kode, gambar, video dan audio.

Teknologi Gemini dikembangkan dari awal menjadi multimodal dengan melibatkan seluruh tim dari Google, termasuk dari Google Research.

Sebagai kecerdasan multimodal kecanggihan Gemini juga bisa hingga menyelesaikan tugas-tugas kompleks di bidang matematika, fisika dan bidang lainnya. Bahkan, Gemini bisa memahami dan membuat kode dalam beragam bahasa pemrograman.

2. Hadir dalam tiga ukuran
Google menggambarkan Gemini sebagai model AI yang fleksibel. Artinya, Gemini bisa diadopsi ke beragam hal mulai dari pusat data atau Data Centre Google hingga smartphone.

Untuk mencapai skalabilitas tersebut Gemini dirilis dalam tiga ukuran. Di antaranya Gemini Nano, Gemini Pro dan Gemini Ultra.

Google Gemini

Gemini Nano: Model Gemini paling kecil ini dirancang untuk berjalan pada smartphone, khususnya smartphone besutan Google yakni Pixel 8. Model ini dibangun untuk melakukan tugas-tugas pada perangkat yang memerlukan pemrosesan AI yang efisien tanpa terhubung ke server eksternal, seperti menyarankan balasan dalam aplikasi obrolan atau meringkas teks.

Gemini Pro: Berjalan di pusat data Google, Gemini Pro dirancang untuk mendukung chatbot AI Bard. Model ini mampu memberikan waktu respons yang cepat dan memahami beragam pertanyaan yang lebih kompleks.

Gemini Ultra: Meskipun belum tersedia untuk penggunaan luas, Gemini Ultra diklaim sebagai model paling pintar dan canggih. Model ini dirancang untuk tugas yang sangat kompleks.

3. Gemini VS GPT-4
Tidak bisa dimungkiri kehadiran Gemini pasti akan langsung dibandingkan dengan pesaingnya model AI GPT-4 dari OpenAI. Lalu siapakah yang lebih canggih?

Google menjalankan 32 benchmark akademik yang digunakan secara luas dalam penelitian dan pengembangan model bahasa besar atau Large Language Model (LLM) untuk menguji kedua model AI tersebut.

Hasilnya, Gemini mampu mengungguli GPT-4 dalam 30 dari 32 benchmark. Prestasi ini bisa dicapai berkat rancangan multimodal Gemini yang bisa memahami teks, kode, gambar, video dan audio tidak secara terpisah.

4. Cara mencoba Gemini
Lalu bagaimana cara mencoba kecanggihan Gemini? Seperti yang sudah kami infokan sebelumnya Gemini Nano akan bisa ditemukan di smartphone Google Pixel 8. Sayangnya, smartphone ini memang belum tersedia resmi di Indonesia.

Untuk mencoba kecanggihan Gemini saat ini Anda bisa menggunakan layanan AI ChatBot Bard dengan Gemini Pro. Pengembang dan pelanggan di segmen enterprise juga bisa mengakses Gemini Pro lewat Gemini API di Google AI Studio dan Google Cloud Vertex AI mulai 13 Desember 2023. Selain itu, pengembang Android juga mulai bisa mengakses Gemini Nano lewat Android AI Core.

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button