[Gadget Guide] OPPO Reno dan Reno 10x Zoom, Pilih Mana?

OPPO sudah secara resmi meluncurkan Reno Series di Indonesia. Ada dua smartphone yang ditawarkan, yakni Reno dan Reno 10x Zoom. Keduanya sudah membuka tahap pre-order sejak 17 Juni 2019.

Mungkin Anda termasuk orang yang tertarik ingin melakukan pemesanan Reno Series, tapi masih bingung mau memilih Reno atau Reno 10x Zoom. Yang jelas, duo smartphone ini sama-sama menjanjikan pengalaman penggunaan yang menarik di kelasnya.

Nah, untuk lebih memudahkan Anda menetapkan pilihan, yuk, simak dulu panduan OPPO Reno Series di bawah ini:

Kamera sama-sama mumpuni meski konfigurasi berbeda

OPPO Reno

 

 

 

Seperti diketahui, OPPO Reno Series menjadikan sektor fotografi sebagai nilai jual utamanya. Karena itu, meski konfigurasi kameranya berbeda, baik Reno maupun Reno 10x Zoom sama-sama menjanjikan kualitas tangkapan gambar yang mumpuni.

Kedua smartphone ini memiliki kamera utama Sony IMX586 48 megapixel yang didukung Ultra Night Mode 2.0. Dengan begitu, Anda bisa berharap mendapatkan foto yang oke di segala kondisi, termasuk low-light. Jika butuh sudut yang lebih luas, Anda bisa memanfaatkan kamera 8 megapixel wide-angle.

OPPO Reno 10x Zoom

Khusus untuk Reno 10x Zoom, sesuai namanya OPPO membenamkan kemampuan 10x hybrid zoom. Kamera yang digunakan adalah 13 megapixel dengan dukungan mekanisme periskop serta dukungan OIS untuk membantu menjaga stabilitas saat menggunakan kemampuan zoom.

Jadi, jika Anda menginginkan smartphone dengan kamera kelas atas, kedua jagoan anyar OPPO ini sama-sama mampu memberikan hasil yang memuaskan terutama lewat kamera utamanya. Tapi jika Anda membutuhkan kemampuan menangkap objek dari jarak yang jauh dan kamera ultra-wide, jelas Reno 10x Zoom jawabannya.

Mau performa super kencang?

OPPO Reno dipersenjatai SoC Qualcomm Snapdragon 710 dengan RAM 6 GB dan memori internal 256 GB. Sementara Reno 10x Zoom mengandalkan SoC Qualcomm Snapdragon 855 dengan RAM 8 GB dan memori internal 256 GB.

Sejatinya OPPO Reno sudah mampu menghadirkan performa kencang untuk semua kebutuhan, termasuk main game. Snapdragon 710 adalah salah satu SoC kelas atas terbaik yang ada sekarang. Ini artinya, OPPO Reno tetap cocok untuk Anda yang menjadikan sektor performa sebagai salah satu pertimbanga utama saat membeli ponsel.

Namun apabila Anda penasaran dengan performa Snapdragon 855 yang berstatus sebagai SoC terkencang Qualcomm saat ini, Reno 10x Zoom merupakan opsi paling pas. Apalagi, di Indonesia Reno 10x Zoom menjadi smartphone resmi pertama dan masih satu-satunya yang mengusung Snapdragon 855.

Yang harus digarisbawahi, OPPO Reno Series menghadirkan solusi optimisasi Hyper Boost 2.0 yang dikembangkan secara independen oleh OPPO. Hyper Boost 2.0 mencakup tiga modul terpisah, antara lain Game Boost, System Boost, dan App Boost, yang masing-masingnya memberikan peningkatan signifikan pada kinerja game, kecepatan sistem, dan kecepatan pembukaan aplikasi.

Ukuran layar nyaris sama

OPPO Reno dan Reno 10x Zoom hadir dengan ukuran layar yang sedikit berbeda, yakni 6,4 inci dan 6,6 inci. Panelnya sama, AMOLED, dan resolusi layarnya juga serupa, yakni Full HD+ serta sama-sama dilindungi Corning Gorilla Glass 6.

Ukuran layar yang berbeda jelas sedikit banyak berpengaruh pada dimensi smartphone secara keseluruhan. Tapi perlu diingat, Reno Series mengedepankan layar penuh tanpa notch dengan bezel yang amat tipis, yang memungkinkan ratio screen-to-body tinggi.

Jadi jika Anda menjadikan kemudahan operasional dan genggaman dengan satu tangan sebagai pertimbangan saat memilih ponsel, pengalaman keduanya kurang lebih sama saja. Nyaman dipegang dan terasa premium.

Baterai Reno 10x Zoom lebih besar

Perbedaan lainnya antara Reno dan Reno 10x Zoom adalah pada kapasitas baterainya. Reno 3.765 mAh, sementara Reno 10x Zoom 4.065 mAh. Perbedaannya tidak terlalu signifikan dan asyiknya sama-sama didukung teknologi VOOC 3.0 untuk pengisian daya super cepat serta tetap aman digunakan bermain game tanpa khawatir masalah panas.

Keduanya punya sensor sidik jari di dalam layar

OPPO memang ingin menjadikan Reno Series sebagai lini yang menyajikan teknologi terkini. Terbukti, Reno dan Reno 10x Zoom sama-sama mengadopsi sensor sidik jari di dalam layar. Bahkan, dengan Fingerprint Unlock 2.0 yang telah diperbarui, sistem penerangan dan algoritma baru tersebut mampu memberikan peningkatan akurasi pembacaan sidik jari hingga 28,5 persen.

Sama-sama dibekali Pivot Rising Camera

 

OPPO Reno Series menggunakan mekanisme kamer selfie yang disebut Pivot Rising Camera. Secara singkat, Pivot Rising Camera memungkinkan bodi bagian atas hanya akan terangkat satu sisi saja (mirip sirip hiu) untuk memunculkan kamera selfie 16 megapixel f/2.0. Saat sedang tidak dipakai, kamera ini akan tersembunyi di dalam bodi.

OPPO menjanjikan bahwa mekanisme Pivot Rising Camera pada Reno Series sudah teruji tangguh dan dapat digunakan selama kurang lebih 5 tahun dengan perhitungan rata-rata satu hari membuka kamera selfie sebanyak 100 kali.

Selisih harga yang lumayan jauh

Terakhir adalah poin yang paling menentukan, yakni berapa budget yang Anda miliki? Bagi yang belum tahu, di Indonesia OPPO Reno dibanderol Rp7.999.000, sementara Reno 10x Zoom dijual seharga Rp12.999.000. Ya, selisih harganya cukup signifikan.

Intinya jika Anda menginginkan smartphone dengan fitur-fitur canggih kekinian dan kemampuan fotografi yang bisa diandalkan, OPPO Reno merupakan produk yang amat layak Anda jadikan target belanja.

Namun jika Anda ingin mendapatkan pengalaman yang berbeda dan mencicipi inovasi canggih di bidang fotografi melalui kamera periskop dengan 10x zoom, serta menjadi yang pertama memiliki smartphone Snapdragon 855 resmi di Indonesia, langsung saja pesan Reno 10x Zoom!

Baca juga
Sediakan Paket Khusus Jamaah Haji, XL Axiata Gandeng Semua Operator di Arab Saudi