Fujifilm GFX 100 IR: Mirrorless Infrared Pertama dengan Sensor Medium Format 102 Megapixel

Sukses dengan Fujifilm GFX 100, Fujifilm kembali mendobrak dunia fotografi dengan menghadirkan GFX 100 IR. Dikembangkan dari GFX 100, GFX 100 IR membawa kemampuan fotografi infrared dan bisa menghasilkan foto di resolusi yang lebih tinggi.

svg%3E

Fitur Fujifilm GFX 100 IR

Di sektor desain Fujifilm GFX 100 IR masih tetap mempertahankan desain GFX 100. Spesifikasinya pun masih sama. Kamera ini tetap membawa sensor medium format BSI-CMOS 102 megapixel yang disokong kinerja prosesor X-Processor 4.

Beda keduanya ada di fitur. Fujifilm GFX 100 IR mendukung fotografi infrared. Fujifilm memasang filter IR (infrared) tepat di depan sensornya. Menurut Fujifilm, dengan kemampuan infrared GFX 100 IR bisa menangkap detil yang tidak bisa dilihat mata telanjang. Untuk itulah GFX 100 IR hanya dihadirkan untuk kebutuhan khusus seperti untuk forensik, hingga bidang pelestarian ilmu pengetahuan dan budaya.

svg%3E

Sebagai contoh di skenario penelitian forensik, dengan kemampuan infrared GFX 100 IR akan sangat berguna untuk mengidentifikasi dokumen palsu. Sementara, di skenario pelestarian ilmu pengetahuan dan budaya GFX 100 IR bisa digunakan untuk menganalisa warna pigmen pada karya seni atau artefak berserjarah.

Perbedaan kedua kemudian ada di fitur Pixel Shift Multi-Shot. Di GFX 100 IR fitur Pixel Shift Multi-Shot ini memungkinkan GFX 100 IR untuk menghasilkan foto hingga resolusi 400 megapixel. Dengan begitu, GFX 100 IR bisa mengasilkan foto yang sangat detil.

Harga Fujifilm GFX 100 IR

Fujifilm GFX 100 IR rencananya akan tersedia di kuartal pertama tahun 2021. Mengingat kamera ini dirancang untuk kebutuhan khusus, Fujifilm GFX 100 IR tidak akan dijual bebas di pasaran. Walau begitu, kami prediksi harganya bisa di atas 150 juta Rupiah mengingat harga jual Fujifilm GFX 100 di Indonesia ada di kisaran 150 jutaan Rupiah.