Review Oppo F3 : Smartphone Berkamera Depan Ganda Seharga 4 Jutaan

svg%3E
4.1
Hasil Selfie Dual-Camera Keren
Cek Harga

Walaupun hanya sebuah fitur yang ditemukan di smartphone, mayoritas kamera digital yang beredar di seluruh dunia hadir dalam bentuk smartphone. Statistik menunjukkan sekitar 85% kamera digital yang beredar di seluruh dunia merupakan kamera yang ada pada ponsel. Maka tidak heran jika kualitas kamera ponsel kini menjadi faktor penting bagi konsumen untuk menjatuhkan pilihan saat membeli smartphone.

Salah satu brand yang konsisten memberikan perhatian khusus pada fitur kameranya adalah Oppo. Dengan mengeluarkan jajaran produk yang memiliki tagline “Selfie Expert”, Oppo langsung membidik segmen konsumen yang membutuhkan ponsel kelas menengah dengan fitur kamera yang baik.

Salah satu produknya yang paling sukses di Indonesia adalah Oppo F1s yang diluncurkan tahun 2016 silam. Kini Oppo telah mengeluarkan penerusnya yaitu Oppo F3. Seperti apa performanya? Berikut ulasan kami.

Konsep desain mirip seperti F1s

Dari sisi tampilan fisik, desain Oppo F3 amat mirip dengan Oppo F1s. Satu pembeda utama terletak pada dua lensa yang ada di atas layar Oppo F3. Perbedaan lain terletak pada tombol Home yang kini menggunakan solid-state seperti pada iPhone. Jadi tombolnya berbeda seperti tombol Home F1s yang dapat ditekan ke dalam.

Bicara soal desain dan iPhone, tampilan luar Oppo F3 ini memang terlihat mengambil inspirasi dari smartphone besutan Apple tersebut. Ini bisa menjadi kelebihan sekaligus kekurangan bagi pengguna yang menyukai dan kurang menyukai konsep desain iPhone.

Dibandingkan Oppo F1s, dimensi Oppo F3 sedikit lebih langsing. Ini membuatnya lebih nyaman saat digenggam atau dioperasikan dengan satu tangan.

Layar tajam untuk beragam konten

svg%3E

Satu peningkatan Oppo F3 dibandingkan F1s ada pada kualitas layar. Layar berukuran 5,5 incinya kini mengusung resolusi Full HD yang lebih tajam.

Saat digunakan untuk memutar video atau melihat foto, layar Oppo F3 mampu menampilkan visual yang amat baik dengan warna yang matang dan tetap enak dipandang. Respons terhadap sentuhan juga baik dan tidak ada kendala saat mengetik atau menavigasi menu-menunya.

Bicara soal tatanan menu, ColorOS 3.0 yang ada di Oppo F3 tergolong ringan sehingga terasa lancar saat mengakses berbagai fungsi Oppo F3. Seperti pada ponsel Oppo lainnya, Anda juga bisa mengganti tema tampilan dan gambar latar sesuai keinginan.

svg%3E

Untuk keamanan, terdapat pemindai sidik jari yang berfungsi ganda sebagai tombol Home. Namun yang membedakan dengan F1s, Anda tidak dapat menghidupkan ponsel dengan tombol ini jika tidak mengaktifkan fungsi sidik jari sebagai pembuka ponsel. Respons sensor mengenali sidik jari saat jari ditempelkan termasuk cepat dan akurat. Anda juga dapat mengatur jari tertentu untuk mengakses fungsi yang berbeda. Misalnya, Anda bisa mengatur telunjuk untuk membuka ponsel dan ibu jari untuk mengakses Whatsapp.

Performa cukup

Satu kompromi yang dilakukan Oppo saat merancang F3 terletak pada pilihan prosesor, Walaupun sudah mengusung RAM sebesar 4GB dan memori internal 64GB, Oppo F3 hanya menggunakan prosesor Mediatek MT6750T.

Performanya memang sudah memadai untuk tugas-tugas standar seperti membuka dokumen, menyunting foto, chatting, serta mengakses media sosial. Namun untuk menjalankan aplikasi yang lebih menuntut performa seperti game yang berat, Anda harus cukup sabar dengan Oppo F3. Walaupun game seperti Injustice 2 dapat berjalan dengan baik, namun akan terasa frame skip dan waktu loading yang cukup lama. Untungnya game yang lebih ringan seperti Clash Royale dapat dijalankan dengan lebih lancar.

Sisi baik penggunaan prosesor MT6750T, konsumsi daya Oppo F3 ini termasuk irit sehingga membuat daya tahan baterainya lebih panjang dari perkiraan. Kami mencatat Oppo F3 dapat bertahan hingga 12 jam dengan pola pemakaian normal (memotret beberapa puluh foto, browsing, mengakses sosial media, menonton video YouTube)

Andalkan dual selfie camera

svg%3E

Satu peningkatan fitur yang signifikan terletak pada kamera depannya. Oppo F3 hadir dengan dua kamera depan yang memiliki sudut pandang berbeda. Jadi Anda akan dapat memotret dan merekam video menggunakan kamera depan dalam dua sudut pandang, yaitu sudut pandang 80 derajat normal yang menghasilkan foto 16 megapixel dan 120 derajat ekstra lebar yang menghasilkan foto 8 megapixel.

Lensa kedua yang lebar ini memberikan keunggulan saat Anda harus mengambil foto selfie beramai-rama
atau group selfie. Dengan lensa lebar ini, Anda tidak harus selalu menggunakan tongsis atau berdesak-desakan hanya untuk memuat semua anggota grup yang ingin dijepret. Selain itu, Anda juga bisa menghasilkan dua foto selfie dengan sudut yang berbeda dengan cepat.

svg%3E

svg%3E

Dari pengujian kami, Oppo F3 memang mampu menghasilkan foto selfie yang amat baik. Oppo juga menyertakan fitur Fill Light yang dapat memberikan pencahayaan ekstra sehingga hasil foto selfie lebih baik saat kondisi minim cahaya.

Kamera depan Oppo F3 memang dirancang untuk merekam wajah manusia dengan reproduksi warna kulit yang cerah dan enak dilihat. Namun kecenderungan kamera depannya yang mementingkan exposure tepat pada wajah menjadi kelebihan sekaligus kekurangan.

Kelebihannya, hampir semua wajah dalam foto selfie akan terlihat terang dan cerah. Kekurangannya, dalam beberapa kondisi cahaya, latar akan terlalu terang (overexpose) sehingga latar jadi tidak terlihat. Selain itu, hasil foto selfie pada mode lensa lebar terlihat tidak setajam pada mode lensa standar.

Meskipun begitu, hasil foto selfie Oppo F3 masih tergolong amat baik dan mengungguli beberapa ponsel di atas kelas harganya. Berikut beberapa hasil kamera depan Oppo F3 langsung dari ponsel.

Oppo F3
Oppo F3
Oppo F3

Kamera belakang juga oke

svg%3E

Untuk membedakan dengan kamera utama Oppo F3 Plus, Oppo memberikan sensor ISOCell 13 megapixel di kamera belakang Oppo F3. Tidak ada dukungan perekaman video 4K, jadi Anda harus puas dengan hasil rekaman video Full HD.

Secara singkat, hasil foto dari kamera belakang Oppo F3 cukup baik.

Noise memang terlihat di bagian shadow atau bayangan, termasuk di kondisi cahaya yang cukup terang. Kinerja kamera utama Oppo F3 termasuk baik, dengan fokus yang akurat. Modus HDR membutuhkan beberapa detik untuk bekerja sebelum Anda bisa memotret lagi. Hasil foto yang dijepret dalam modus HDR ini memiliki eksposur yang baik, namun diimbangi dengan efek penajaman dan kenaikan ISO yang mengurangi detail pada foto.

Sedangkan saat kondisi minim cahaya, hasil foto Oppo F3 memperlihatkan penurunan saturasi warna yang cukup tajam. Sesuatu yang wajar untuk kamera ponsel di kelasnya, sehingga tidak ada kejutan di sini. Noise juga merusak detail gambar.

svg%3E

Untungnya Oppo F3 memiliki Expert Mode yang dapat digunakan untuk menghasilkan foto malam hari dengan noise lebih minim. Caranya, Anda tinggal mengatur setting ISO ke ISO 100 pada Expert Mode. Berikut contoh hasil foto antara Auto Mode dan Expert Mode. Seperti yang dilihat, noise akan menurun drastis jika diatur secara manual pada ISO 100.

Berikut hasil foto kamera utama Oppo F3, tanpa proses penyuntingan sama sekali. Hasil foto selengkapnya bisa dilihat di akun Flickr resmi YANGCANGGIH.COM.

Oppo F3
Oppo F3
IMG20170618022238
Oppo F3 Panorama
IMG20170619010050
IMG20170616203724

Kesimpulan

Dengan F1s, Oppo telah berhasil meraih citra sebagai produsen ponsel dengan kamera depan berkualitas tinggi. Menambahkan teknologi dual-selfie camera pada F3 merupakan langkah strategis Oppo untuk mengukuhkan hal tersebut.

Melihat fakta bahwa tren selfie dan fotografi ponsel yang terus meningkat, Oppo F3 merupakan smartphone yang relevan untuk saat ini. Hasil foto kamera depan yang amat baik akan diminati pengguna yang sering mengambil foto diri dan swafoto grup (group selfie).

Jadi bagi Anda yang tidak terlalu mementingkan performa cepat untuk main game dan lebih membutuhkan smartphone berdesain menarik dengan kamera depan dan belakang berkualitas tinggi, Oppo F3 amat layak dipertimbangkan.

Yang canggih:
+ Desain ergonomis dan terkesan mewah
+ Hasil foto kamera depan dan belakang amat baik
+ Hasil video dari kamera depan di atas rata-rata ponsel lain di kelasnya
+ Dua kamera depan berguna untuk berbagai kondisi pemotretan
+ Kedua kamera depan dapat digunakan untuk merekam video
+ Pengenalan sidik jari akurat dan responsif
+ Kualitas layar amat baik
+ ColorOS ringan dan lancar saat digunakan
+ Kualitas suara dari speaker internal baik
+ Memori internal 64GB yang lega
+ Mampu memuat dua kartu SIM dan kartu memori (bukan hybrid)

Yang kurang:
– Performa di bawah rata-rata pesaingnya di kelas harganya
– Speaker yang diletakkan di bawah sering tertutup tangan saat bermain game dalam mode landscape
– Fitur HDR pada kamera mengurangi kualitas foto
– Hasil foto kamera depan pada mode ekstra lebar tidak sebaik mode normal
– Bagian belakang agak licin jika digunakan tanpa cover

svg%3E
Oppo F3
Dual-Selfie Camera Oppo Paling Terjangkau
Bagi yang tidak terlalu mementingkan performa cepat untuk main game dan lebih membutuhkan smartphone berdesain menarik dengan kamera depan dan belakang berkualitas tinggi, Oppo F3 amat layak dipertimbangkan.
4.1
Hasil Selfie Dual-Camera Keren
Cek Harga