Review Samsung NX1

Buah evolusi kamera digital hadir dalam bentuk kamera mirrorless yang memiliki dimensi lebih ringkas tapi menawarkan hasil foto yang sebanding dengan kamera DSLR. Bahkan kamera mirrorless keluaran terbaru­­ juga memiliki fitur-fitur inovatif yang menjadikannya sebagai alternatif menarik bagi kamera DSLR.

Namun sedikit berbeda dengan kebanyakan kamera mirrorless yang ada di pasaran, Samsung menghadirkan NX1 yang tampilan fisiknya lebih mirip seperti kamera DSLR. Seperti apa kelebihan dan performanya? Simak ulasan Samsung NX1 berikut.

samsung nx1 depan

Konsep & desain
Dengan bodi yang lebih mirip kamera DSLR, NX1 tampil bongsor dengan grip yang besar dan menjanjikan kenyaman lebih bagi penggunanya. Tidak hanya itu, terdapat LCD di bagian atas (dekat tombol shutter) yang memuat informasi mendasar mengenai setting kamera yang sedang digunakan. Fitur ini biasanya hanya ada di kamera DSLR kelas atas yang ditujukan untuk fotografer profesional.

samsung nx1 atas

Bicara soal ergonomi, NX1 cukup nyaman digunakan bagi Anda yang memiliki tangan cukup besar. Grip yang besar membuatnya enak digenggam baik dalam mode portrait maupun landscape. Selain ukurannya cukup besar, bobotnya juga cukup berat. Namun bobot yang berat ini juga diimbangi dengan kualitas rancang bangun bodi yang kokoh untuk pemotretan di segala medan. Selain itu, bobot yang berat juga membuatnya lebih seimbang saat Anda memasangkannya dengan lensa panjang atau prime bukaan besar seperti 85mm f/1.4.

Dengan konsep dan desainnya, Samsung NX1 tampil sebagai kamera mirrorless dengan DNA DSLR kelas atas. Dan ini memang sejalan dengan target NX1 yang memang membidik kalangan fotografer yang sudah mahir dan kalangan profesional.

Fitur & Performa
Kecepatan menjadi salah satu prioritas Samsung saat merancang NX1. Maka tidak heran jika NX1 sangat responsif saat digunakan. Kecepatan menemukan fokus serta memotret tanpa henti juga patut diacungi jempol. Tekan tombol shutter setengah dan NX1 akan dapat menemukan fokus dengan akurat nyaris secara instan. Kecepatannya agak melambat dalam kondisi minim cahaya, tapi masih cukup cepat jika dibandingkan kebanyakan kamera mirrorless lainnya.

samsung nx1 tombol kiri

Dengan absennya elemen kaca di antara sensor dan lensa, maka kecepatan pemotretan tanpa henti bisa digenjot cukup signifikan. Ini penting bagi Anda yang membutuhkan alat fotografi untuk menangkap banyak subyek yang bergerak cepat. Kecepatan continuous shoot hingga 15 fps memang terbukti amat membantu saat menangkap aksi-aksi cepat. Tentunya Anda dianjurkan juga untuk memakai kartu SD yang berkecepatan tinggi untuk hasil maksimal.

Konektivitas selalu diperhatikan oleh Samsung, termasuk di NX1. Saat diuji, memindahkan foto tanpa kabel ke perangkat iOS & Android dapat dilakukan dengan mudah dan cepat menggunakan fasilitas Wi-Fi, NFC, dan Bluetooth serta aplikasi yang telah disediakan.

NX1-16-50MM_018_Dynamic5_Black

Mengingat ini adalah Samsung, kualitas layar 3 incinya yang dapat diputar tidak perlu diragukan lagi. Menggunakan teknologi Super AMOLED dengan jumlah pixel hingga 1 juta titik, tampilan layarnya amat baik di hampir segala kondisi, termasuk di bawah pancaran sinar matahari. Bagi yang terbiasa menggunakan viewfinder, NX1 telah dilengkapi viewfinder elektronik yang tajam dan responsif.

samsung nx1 layar

Daya tahan baterai juga di atas rata-rata kamera mirrorless lainnya, mencapai lebih dari 500 foto sebelum harus diisi ulang. Samsung juga menjual paket dengan lensa dan vertical grip yang memperpanjang daya tahan baterai.

Flash internal NX1 juga dapat berfungsi sebagai trigger, tapi sayangnya posisi flash kurang tinggi sehingga akan menimbulkan bayangan saat digunakan dengan lensa 16-50mm f/2.8 padanannya.

Hasil foto
Kami menguji NX1 dengan beberapa lensa, termasuk lensa kit yang dijual di paketnya. Pengujian juga terbatas dalam format JPEG. Hasil foto langsung dari kamera termasuk memuaskan. Foto yang dihasilkan termasuk tajam berkat fokus yang akurat, dibarengi reproduksi warna yang cukup matang tapi tidak terlalu mencolok. Kualitas lensanya juga terlihat dari beberapa foto yang memiliki detail amat baik.

Pada kondisi minim cahaya, foto yang dihasilkan juga memiiki noise yang terkendali. Untuk penggunaan pada ISO 3200, NX1 masih cukup “aman.”. Merayap ke atas ke ISO 6400, noise mulai terlihat agak jelas. Di atas ISO 6400, detail mulai berkurang walaupun masih layak pakai untuk dicetak ukuran kecil atau dinikmati di layar gadget. Secara keseluruhan, hasil foto NX1 merupakan yang terbaik untuk kamera keluaran Samsung. Paduan sensor CMOS BSI 28 megapixel dengan prosesor gambar DRIMe V terbukti unggul untuk menghasilkan foto berkualitas tinggi.

Berikut hasil foto Samsung NX1 tanpa editing sama sekali. Untuk hasil foto lebih lengkap, kunjungi akun Flickr resmi YANGCANGGIH.COM.

Kesimpulan
Salah satu hal yang menjadi batu sandungan untuk membawa pulang NX1 terletak pada harganya. Dengan banderol 20 juta rupiah untuk body only dan 36 juta rupiah untuk paket dengan lensa dan vertical grip, harga Samsung NX1 sudah setara dengan kamera DSLR full-frame kelas terjangkau. Sayangnya, dengan konsep ala DSLR, NX1 kehilangan dua faktor yang menjadi keunggulan kamera mirrorless yaitu bobot yang ringan dan dimensi yang ringkas.

Namun beberapa fitur unggulan seperti kecepatan continuous shoot, kemudahan penggunaan, serta konektivitas lengkap, yang juga ditunjang kualitas hasil foto memukau membuatnya layak dipertimbangkan. Bagi Anda yang menginginkan kamera mirrorless bergaya DSLR dengan respons ekstra cepat dan tidak takut dengan banderol harganya, Samsung NX1 boleh menjadi pertimbangan.

Yang Canggih:
+ Hasil foto amat baik dengan reproduksi warna memukau untuk format JPEG
+ Autofocus amat cepat pada kondisi cahaya ideal
+ Konektivitas ke perangkat lain lengkap dan mudah digunakan
+ Layar fleksibel yang tajam dan nyaman di mata
+ Kendali noise yang cukup baik saat digunakan dalam kondisi minim cahaya
+ Desain ergonomis yang nyaman di genggaman
+ Daya tahan baterai panjang, untuk ukuran kamera mirrorless

Yang Kurang:
– Harga relatif premium dan menyamai kamera DSLR Full-Frame
– Performa autofocus melambat pada kondisi cahaya temaram
– Pilihan lensa masih terbatas

Verified by MonsterInsights