Review RedmiBook 15
Kejutan diberikan oleh Xiaomi dengan menghadirkan RedmiBook 15 sebagai laptop pertamanya di pasar Indonesia. Mengusung formula yang sama dengan beragam produk dari kategori lainnya, RedmiBook 15 ditawarkan dengan spesifikasi yang cukup menarik tapi tetap dijual dengan harga yang ramah kantong.
Desain minimalis, dimensi lebar
Dari segi desain, RedmiBook 15 tampil cukup minimalis. Tidak ada aksen khusus yang bisa menjadi ciri khas dibanding laptop lainnya. Bisa dibilang, bagian eksteriornya cenderung polos dengan hanya dihiasi logo Redmi dan tulisan Power Your Creativity yang ukurannya pun tidak besar.
Dimensi RedmiBook 15 cukup lebar. Wajar, ini adalah laptop dengan layar 15,6 inci. Bezel di sekeliling layar pun lumayan besar. Dalam posisi tertutup, ketebalan RedmiBook 15 sekitar 19,9mm. Bobotnya 1,8 kilogram. Tidak berat, tapi juga belum termasuk dalam jajaran laptop ringan.
Untuk dibawa bepergian, Anda membutuhkan tas dengan kompartemen khusus laptop yang lumayan lega, karena dimensi RedmiBook 15 memang lebar. Charger-nya sendiri belum bisa dibilang ringkas, tapi masih terbilang wajar untuk kelas harganya.
RedmiBook 15 didominasi material plastik dengan balutan warna Charcoal Gray yang kalem. Kesan yang diberikan biasa saja. Tidak premium, tapi juga tidak terlihat murahan. Bodi laptop ini agak menjadi magnet sidik jari, meskipun sekilas tidak terlalu terlihat karena warnanya yang gelap.
Keyboard bergaya chiclet dari RedmiBook 15 menurut saya cukup nyaman untuk mengetik sehari-hari. Jarak antar tombol pas, dan travel distance-nya juga masih lumayan asyik, 1.5mm. Sayangnya keyboard ini tidak didukung backlit. Di bawah keyboard, tetap di bagian tengah ada touchpad ddengan dimensi yang besar.
Soal ketersediaan port, seperti yang dibicarakan banyak orang RedmiBook 15 tidak memiliki port USB-C. Ya, harus diakui memang cukup disayangkan. Meski begitu, Anda akan menemukan port USB-A 2.0, card reader, Ethernet, audio 3.5mm, dan Kensington Lock di sebelah kanan, serta dua port USB 3.2 Gen 1, HDMI, serta lubang charging di sebelah kiri.
Layar 15,6 inci Full HD
Di atas kertas, RedmiBook 15 mengusung layar berukuran 15,6 inci dengan resolusi Full HD 60Hz dan anti glare. Sekilas cukup menggiurkan, tapi setelah saya coba, panel yang digunakan cenderung kurang memuaskan. Tingkat kecerahannya agak pas-pasan sehingga tidak ideal untuk digunakan di luar ruangan, misalnya ketika ingin bekerja di cafe dengan konsep semi outdoor.
Satu hal yang cukup mengganggu bagi saya adalah sudut pandang layarnya yang sempit. Untuk bisa menikmatinya dengan optimal, mata Anda harus menatapnya sejajar dengan posisi layar. Kalau tidak, distorsi pada gambar bakal langsung terlihat. Sajian warnanya pun kurang hidup.
Selama pengujian kami merasa layar RedmiBook 15 masih oke-oke saja untuk menunjang pekerjaan ringan, browsing, hingga menonton film. Tapi kalau untuk kebutuhan seperti editing foto serius yang memerlukan akurasi warna baik, tentu laptop ini bukan jawabannya.
Salah satu kegiatan WFH dan SFH yang saat ini sering dilakukan adalah conference call, online meeting atau webinar. RedmiBook 15 memiliki HD 720p camera untuk mendukung aktivitas tersebut. Selain itu, ada pula dual microphone dan 2W + 2W DTS Audio yang mampu menyajikan suara dengan cukup baik.
Performa cukup menarik di kelasnya
Di kelas harganya, prosesor yang dibenamkan pada RedmiBook 15 termasuk yang paling menggiurkan. Ya, apalagi kalau bukan Intel Core i3 11th gen (10nm), alias generasi yang paling baru. Prosesor ini berjalan dengan kecepatan hingga 4.1 GHz. Sementara GPU-nya adalah Intel UHD Graphics.
Selain itu, laptop ini dipersenjatai storage berupa SSD M.2 SATA 256 GB dan RAM single-channel 8 GB DDR4 3200MHz. Untuk pekerjaan yang membutuhkan kemampuan komputasi tidak terlalu berat seperti mengerjakan tugas sekolah, membuat presentasi, atau meeting online, kombinasi di atas sudah lebih dari cukup. Editing foto atau video ringan pun masih memungkinkan, walaupun dari segi layar tentunya kurang ideal.
Sayangnya RAM pada Redmibook 15 menggunakan sistem on-board. Artinya, Anda tidak punya opsi untuk upgrade RAM di masa depan, maupun mengubahnya menjadi dual-channel untuk mendapatkan performa yang lebih maksimal. Storage-nya juga hanya satu slot saja. Kalau mau upgrade, Anda harus mengganti SSD bawaannya.
Bagaimana untuk gaming? Sejujurnya, laptop ini memang bukan untuk Anda para gamer. Tapi kalau hanya menjalankan game ringan seperti Counter Strike: Global Offensive, dengan setting rendah dan resolusi 720p, Anda masih bisa memainkannya dengan nyaman di 60-80 fps.
Sedangkan untuk urusan daya, baterai pada RedmiBook 15 terbilang biasa saja. Ketahanannya bisa mencapai sekitar 8-9 jam dengan gaya pemakaian kami. Sementara saat charging, butuh waktu kurang lebih 2 jam untuk dapat terisi penuh.
Laptop terjangkau untuk sekolah online
RedmiBook 15 merupakan salah satu opsi yang amat menarik jika Anda mencari laptop murah untuk keperluan seperti sekolah online, atau pekerjaan yang tidak membutuhkan komputasi berat lainnya. Harganya kompetitif, dan spesifikasinya oke.
Bukan produk yang sempurna, tapi bakal terlihat menggiurkan jika Anda beruntung untuk bisa membelinya dengan harga promosi Rp5.999.000. Kalau harus membayar dengan harga normal, Rp6.999.000, menurut saya penawarannya jadi tampak biasa saja. Perlu diketahui bahwa laptop ini sudah langsung mengadopsi Windows 10 Home, tapi belum ada Office.
Bagi yang berminat, RedmiBook 15 tersedia secara offline di Authorized Mi Store dan online di Mi.com serta official store Xiaomi Indonesia. Konsumen juga dapat memesan RedmiBook 15 melalui Mi Store dan Mi Shop From Home.
RedmiBook 15 cocok untuk:
- Pelajar/Mahasiswa: Untuk mendukung kegiatan belajar online, RedmiBook 15 bisa menjadi perangkat yang ideal. Performanya gesit, layarnya lebar, dan harganya ramah kantong.
- Karyawan yang sedang WFH: Jika Anda adalah seorang karyawan kantoran yang menggunakan laptop untuk menyelesaikan pekerjaan sehari-hari di rumah, RedmiBook 15 layak dipertimbangkan. Untuk kebutuhan meeting online pun cukup oke.
- Pengguna yang selalu mobile: Dimensi yang lumayan ramping, bobot yang tidak terlalu berat, dan baterai yang cukup baik membuat RedmiBook 15 masih ideal untuk dibawa beraktivitas ke luar rumah. Asalkan, jangan digunakan di bawah sinar matahari karena layarnya kurang terang.
Kelebihan RedmiBook 15:
- Prosesor generasi terbaru, salah satu yang paling kencang di kelas harganya
- RAM sudah 8 GB DDR4
- Layar lebar, resolusi Full HD
- Keyboard nyaman untuk mengetik cepat
- Ketersediaan port cukup komplit
- Speaker sudah didukung DTS Audio
- Harga ramah kantong
Kekurangan RedmiBook 15:
- Bodi menjadi magnet sidik jari
- Tingkat kecerahan layar kurang tinggi
- Tampilan layar menurun jika dilihat dari sudut berbeda
- Keyboard tanpa backlit
- Tidak ada opsi untuk upgrade RAM atau membuatnya menjadi dual-channel
- Storage bawaan masih SSD SATA, bakal lebih menggiurkan bila sudah NVMe
- Akan lebih menarik jika memiliki port USB-C
Spesifikasi | RedmiBook 15 |
Layar | 15,6 inci Full HD 60Hz |
Prosesor | Intel Core i3 11th gen (10nm) |
Kartu Grafis | Intel UHD Graphics |
Storage | 256 GB SSD SATA |
RAM | 8 GB DDR4 |
Konektivitas | WiFi 5, Bluetooth 5.0 |
Port | HDMI 1.4, USB 3.2 Gen1 x 2, USB 2.0, Kunci Kensington, Ethernet RJ45, Output Audio Digital Optik, Jack headphone 3.5 mm, slot SD card |
Sistem Operasi | Windows 10 Home |
Warna | Charcoal Gray |