Quantcast

Review Asus ZenFone 3 Max (ZC553KL): Baterai Besar, Desain Kini Lebih Menawan

Cek Harga

Melihat kesuksesan generasi sebelumnya, Asus kembali meluncurkan smartphone Android dengan baterai besar sebagai nilai jual utamanya. Disebut ZenFone 3 Max, kali ini Asus benar-benar memikirkan sektor desain agar produknya bisa tampil menawan.

Perlu diketahui bahwa ada dua versi ZenFone 3 Max yang diluncurkan Asus, yaitu model ZC520TL dan ZC533KL. Versi yang kami review adalah ZenFone 3 Max ZC553KL dengan SoC Snapdragon 430 dan layar 5,5 inci.

Penasaran seperti apa keunggulan Asus ZenFone 3 Max ZC553KL? Simak ulasan kami berikut ini:

Desain premium dan menawan

Satu hal yang biasanya terlintas di benak pengguna ketika ditawarkan smartphone dengan baterai besar adalah desain yang bongsor dan berat. Tapi ZenFone 3 Max tampil berbeda. Mengusung kapasitas 4100 mAh, smartphone ini terlihat menawan dengan ketebalan 8,3 mm dan berat 175 gram.

Jika menengok pendahulunya, baterai yang ditanamkan pada ZenFone 3 Max memang lebih kecil dibanding ZenFone Max yang meluncur tahun lalu dengan 5000 mAh. Ya, sekilas Asus memang terkesan sangat ingin menciptakan smartphone baterai besar dengan desain menawan, sampai harus menurunkan baterai ke 4100 mAh.

Meski begitu, usaha tersebut terbukti patut diacungi jempol. Dengan material metal plus konsep unibody, ZenFone 3 Max berhasil terlihat cukup premium. Desainnya terlihat tidak kaku dengan sudut-sudut yang ergonomis. Di bagian depannya, Asus menggunakan kaca 2.5D.

Ketika kami menggenggam Asus ZenFone 3 Max, sangat terasa peningkatan kualitas dibanding generasi sebelumnya. Lebih ringan dan nyaman untuk dimasukkan ke dalam saku celana. Meski begitu, penggunaan material metal pada cover belakang sekaligus membuat bodinya sedikit licin.

Peningkatan lainnya yang bisa langsung terlihat dari luar adalah keberadaan sensor sidik jari yang terletak di bagian belakang smartphone, di bawah kamera. Selain warna Titanium Gray yang kami review, Anda bisa memilih opsi warna lainnya antara lain Sand Gold, Glacier Silver, dan Rose Pink.

Layar memuaskan

Seperti disebutkan di atas, dibanding model yang satunya, ZenFone 3 Max ZC553KL memiliki layar yang lebih besar dan lebih tajam, yakni IPS 5,5 inci dengan resolusi 1080p. Bezelnya cukup tipis, 2,25mm, dan rasio layarnya 77,5 persen.

 

Layar ini menawarkan tingkat kecerahan yang sangat baik. Bahkan untuk penggunaan di bawah sinar matahari sekalipun, kami tidak mengalami kesulitan sama sekali. Selain itu, ukurannya yang tergolong lebar juga memberikan kepuasan lebih untuk menonton video maupun berselancar di dunia maya.

Tapi perlu digarisbawahi, kami tidak menemukan informasi apapun terkait perlindungan tambahan yang digunakan Asus pada layar ZenFone 3 Max ZC553KL. Cukup disayangkan. Untuk amannya, Anda bisa memasang anti gores atau tempered glass.

Dari sektor audio, Asus tidak membenamkan fitur spesial yang membuat ZenFone 3 Max berbeda dengan smartphone kebanyakan. Untungnya, kualitas audionya masih aman-aman saja dan terdengar jernih bahkan di pengaturan volume tertinggi sekalipun.

ZenUI 3.0, ringan dan tidak membosankan

Asus ZenFone 3 Max ZC553KL mengadopsi sistem operasi Android 6.0.1 Marshmallow dengan ZenUI 3.0 terbaru. Secara tampilan, ZenUI 3.0 terlihat fresh dan tidak membosankan. Tidak hanya itu, UI ini juga terasa ringan serta nyaman digunakan.

Sama seperti ZenUI versi sebelumnya, Anda masih akan menemukan berbagai aplikasi bawaan (bloatware) yang mungkin sebagian di antaranya menurut Anda tidak berguna. Walaupun demikian, Anda juga akan disuguhkan berbagai fitur tambahan yang menarik.

Contohnya adalah Touch Gesture yang memudahkan Anda untuk mengakses banyak hal hanya dengan ‘menggambar’ huruf tertentu di layar. Ada pula Motion Gesture yang hadir dengan banyak fungsi seperti Shake Shake (goyangkan smartphone dua kali untuk mengambil screenshot).

ZenFone 3 Max ZC553KL pun memiliki Easy Mode jika Anda ingin tampilan yang lebih sederhana dengan icon-icon berukuran besar. Untuk mencegah anak-anak mengakses sesuatu yang tidak tepat dengan usianya, Anda bisa mengaktifkan Kids Mode.

Yang menarik, Asus menyisipkan fitur yang diberi nama Game Genie. Ketika Anda bermain game, Game Genie otomatis akan muncul dan menawarkan berbagai hal, seperti Speed Booster, Live & Record, Search, dan Share. Sementara di menu Settings, Anda memiliki opsi untuk terhubung dengan akun YouTube atau Twitch jika ingin menyiarkan video permainan Anda secara live.

Kamera cukup baik di kelasnya

Kamera belakang ZenFone 3 Max ZC553KL didukung Sensor 16 megapixel 1/3-inch dengan aperture f2.0 plus sistem autofocus Asus TriTech, yakni kombinasi antara contrast detection, phase detection, dan laser autofocus. Selain itu, kamera tersebut juga ditemani dual LED flash.

UI kameranya cukup komplit. Anda akan menemukan berbagai mode seperti HDR, Beautification, Low Light, Super Resolution, hingga Manual yang memungkinkan Anda melakukan pengaturan pada ISO, White Balance, Shutter Speed, dan fokus manual.

Hasil Foto ZenFone 3 Max ZC553KL (18)

Hasil Foto ZenFone 3 Max ZC553KL (16)

Hasil jepretannya menurut kami cukup baik di kelasnya. Foto yang disajikan terlihat bagus dengan detail yang lumayan memuaskan dan reproduksi warna yang cukup akurat. Pemotretan di luar ruangan dengan kondisi cahaya yang memadai tidak akan mengalami masalah berarti.

Hasil Foto ZenFone 3 Max ZC553KL (9)

Lain cerita jika Anda memotret di kondisi cahaya temaram. Dengan mode Auto Anda akan lebih sering mendapati hasil yang kurang tajam. Untungnya, ada Night Mode yang sesekali bisa Anda gunakan jika tidak mau repot dengan pengaturan di Manual Mode.

Non-HDR

HDR

Sementara untuk yang gemar selfie, ZenFone 3 Max ZC553KL mengandalkan sensor 8 megapixel f2.2 di depan. Hasilnya pun cukup baik dan layak untuk diunggah ke media sosial jika pemotretannya juga dilakukan di kondisi cahaya yang pas.

Di sektor perekaman video, Asus ZenFone 3 Max ZC553KL mendukung hingga resolusi 1080p. Smartphone ini juga dibekali fitur Electronic Image Stabilization (EIS) yang sayangnya hanya bekerja di resolusi 720p. Simak hasil rekaman videonya di bawah ini.

(Untuk foto, hasil yang lebih lengkap bisa Anda lihat di akun Flickr resmi YangCanggih.com)

Performa cukup untuk sehari-hari

Asus ZenFone 3 Max ZC553KL dipersenjatai SoC Qualcomm Snapdragon 430 dengan prosesor octa-core Cortex-A53 berkecepatan 1.4 GHz, dan GPU Adreno 505. Untuk urusan multitasking dan penyimpanan data, smartphone ini didukung RAM 3 GB serta memori internal 32 GB yang bisa diperluas lewat slot microSD.

Untuk kebutuhan standar sehari-hari, kombinasi di atas sudah lebih dari cukup. Terbukti dari performa ZenFone 3 Max ZC553KL yang mulus dan gesit ketika membuka atau menutup aplikasi, maupun pada transisi antar layar.

Gaming? Masih lumayan. Asalkan game yang Anda mainkan tidak menuntut kinerja grafis yang tinggi. Untuk game 3D yang mengedepankan sisi visual, ZenFone 3 Max ZC553KL belum mampu memfasilitasinya dengan maksimal karena Anda akan menemukan lagging di sana sini.

Yang patut diacungi jempol, meski digunakan untuk kegiatan yang butuh kinerja tinggi, kami tidak merasakan peningkatan panas yang mengganggu di smartphone ini.

Untuk lebih menjelaskan performanya, berikut adalah hasil dari beberapa aplikasi benchmark yang kami jalankan:

Baterai mantap

Ya, Asus memang menurunkan kapasitas baterai yang dibenamkan pada ZenFone 3 Max ZC553KL dibandingkan dengan ZenFone Max generasi sebelumnya. Tapi perlu digarisbawahi, walaupun kini dibekali baterai 4100 mAh, ZenFone 3 Max ZC553KL tetap menjadi smartphone dengan daya tahan baterai yang mantap.

Untuk pemakaian normal seperti browsing, chatting, sosial media, sesekali menelepon dan menonton video, ZenFone 3 Max ZC553KL bisa menyala sehari penuh atau bahkan hingga keesokan harinya (tergantung berbagai kondisi. Sementara pengujian menggunakan PCMark Battery Test menunjukkan angka 14 jam 5 menit yang menurut kami memuaskan.

Sayangnya, ZenFone 3 Max ZC553KL belum didukung fitur fast charging. Pengisian daya dengan charger bawaan (5V 2A) dari kondisi baterai di bawah 10 persen membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 2,5 jam untuk penuh 100 persen. Masih tergolong bisa ditoleransi.

Sekadar informasi tambahan, ZenFone 3 Max ZC553KL juga bisa digunakan sebagai power bank untuk mengisi daya gadget lainnya memanfaatkan OTG adapter.

Kesimpulan

Asus benar-benar menyajikan ZenFone 3 Max ZC553KL dalam penampilan yang berbeda. Berbeda dalam artian dibandingkan pendahulunya, smartphone ini tampil jauh lebih memikat dan tidak terkesan hanya mengandalkan baterai sebagai nilai jual utama.

Selain baterai yang bisa diandalkan, sektor desain dan kamera layak mendapat acungan jempol. Perpaduan yang pas antara fitur dan performa juga membuat smartphone ini terlihat menonjol di antara para pesaingnya di level harga setara.

Dijual dengan harga yang sangat kompetitif, yakni Rp2.999.000, Asus ZenFone 3 Max ZC553KL adalah opsi yang menarik dan sayang untuk dilewatkan jika Anda mencari smartphone menawan dengan baterai besar dan kamera yang bagus di kelasnya.

Yang Canggih:

+ Desain menawan berbahan metal
+ Bodi cukup ramping dan beratnya pas
+ Baterai 4100 mAh yang bisa diandalkan
+ Kamera tergolong baik di kelasnya
+ Layar besar yang memanjakan mata
+ Sensor cukup lengkap
+ Harga kompetitif

Yang Kurang:

– Akan lebih menarik jika sudah ada fast charging
– Layar tidak diberi perlindungan khusus seperti Gorilla Glass
– Masih banyak bloatware

Spesifikasi Asus ZenFone 3 Max ZC553KL
SoC Qualcomm Snapdragon 430 Octa-core 1.4GHz
GPU Adreno 505
Layar IPS 5,5 inci (1080p)
RAM 3 GB
Memori Internal 32 GB (ada slot microSD)
Kamera Belakang 16 megapixel (autofocus dan dual LED flash) / Depan 8 megapixel
Baterai 4100 mAh
Konektivitas 4G LTE, Bluetooth 4.1, A-GPS, GLONASS, WiFi b/g/n, microUSB
OS Android 6.0.1 Marshmallow (ZenUI 3.0)
Dimensi 151.4 x 76.2 x 8.3 mm (175 gram)
Asus ZenFone 3 Max ZC553KL
Opsi menarik bagi yang butuh baterai besar, namun tetap menginginkan desain menawan dan kamera yang mumpuni di kelasnya
Cek Harga

Komentar

comments

No more articles
%d bloggers like this: