[Tips] Cara Mengamankan Akun WhatsApp Agar Tidak Diambil Alih Orang Lain

Kasus pembobolan akun bisa terjadi di platform apapun. Termasuk pada aplikasi pesan instan seperti WhatsApp. Bagi para hacker, membajak akun WhatsApp seseorang memungkinkan mereka untuk melakukan penipuan hingga memperoleh informasi-informasi yang sifatnya pribadi. Misalnya, mengaku sebagai si pemilik nomor dan mengirim pesan ke orang lain untuk meminta bantuan uang, atau memantau dan menggali data-data penting dari pembicaraan di dalam grup.

Ilustrasi hacker
image credit: Thisdata.com

Terkadang cara hacker untuk membajak akun WhatsApp seseorang bisa sangat sederhana. Bagi yang belum tahu, ketika pengguna melakukan login di ponsel baru, WhatsApp akan meminta Anda untuk memasukkan nomor telepon yang terikat dengan akun Anda. Setelah itu, WhatsApp akan mengirim SMS berisi kode sebagai bentuk verifikasi bahwa Anda adalah pemilik nomor tersebut. Begitu kode dimasukkan, akun WhatsApp akan langsung aktif di ponsel tersebut.

Untuk mendapatkan kode rahasia ini para hacker bisa memanfaatkan platform lainnya seperti Facebook. Contoh: hacker berhasil membobol akun Facebook seseorang. Setelah itu ia mengirim pesan ke orang-orang yang ada dalam daftar pertemanan, dan bercerita bahwa ia kesulitan untuk menerima SMS kode dari WhatsApp.

Lalu hacker akan meminta tolong agar ‘teman Facebook’ tersebut bersedia memberikan nomor mereka untuk dikirimi SMS kode dari WhatsApp, dan memberikan kode tersebut ke hacker. Orang yang dimintai pertolongan ini tidak sadar bahwa yang sedang berkomunikasi dengannya lewat Facebook adalah hacker. Akibatnya, akun WhatsApp-nya berhasil diambil alih.

svg%3E

Terlihat sederhana dan bagi sebagian orang yang punya kewaspadaan ekstra terhadap potensi cyber crime, cara seperti ini tidak akan berhasil. Namun tidak menutup kemungkinan, masih ada sebagian besar orang lainnya yang mudah percaya karena ia yakin orang yang meminta pertolongan itu adalah temannya sendiri.

Itulah mengapa menurut kami sangat penting untuk menjaga keamanan akun WhatsApp Anda. Lalu, adakah langkah-langkah inisiatif yang bisa dilakukan untuk mengurangi potensi akun WhatsApp diambil alih oleh orang lain? Nah, dalam artikel kali ini, kami ingin membagikan sedikit tips yang bisa Anda terapkan langsung. Yuk, simak poin-poinnya:

1. Aktifkan fitur ‘Two-Step Verification’ untuk meningkatkan keamanan akun Anda.

svg%3E

svg%3EDengan fitur ini, dalam jangka waktu tertentu WhatsApp akan meminta penggunanya untuk memasukkan PIN berisi 6 angka rahasia yang ia buat sebelumnya. Permintaan memasukkan PIN ini juga akan muncul jika ada seseorang yang mencoba menggunakan nomor WhatsApp Anda di ponsel lain.

 

Selain PIN, WhatsApp memberikan opsi bagi penggunanya untuk menambahkan alamat email sebagai cara untuk me-reset PIN, jika kemungkinan suatu saat Anda lupa dengan PIN tersebut.

2. Langkah kedua adalah dengan mengaktifkan ‘Show Security Notifications’.

Ketika aktif, WhatsApp akan menampilkan notifikasi ketika security code berubah misalnya saat ada ponsel lain atau laptop mengakses akun Anda. Cara mengaktifkannya: masuk ke WhatsApp > Settings > Account > Security > Show security notifications.

Selain itu, pastikan Anda tidak pernah membagikan security code dari WhatsApp yang masuk lewat SMS di ponsel ke orang lain. Security code berfungsi untuk verifikasi perpindahan akun WhatsApp Anda ke ponsel baru. Jadi kalau Anda tidak merasa sedang memindahkan WhatsApp, berarti ada orang lain yang coba melakukannya.

Saat ini, ada praktek yang lebih canggih, yaitu dengan menyamarkan SMS verifikasi kode OTP dengan bahasa lain. Modusnya, akan ada yang menghubungi baik dari Whatsapp yang pura-pura meminta bantuan memberikan kode tersebut. Modus yang sering terjadi adalah kasir AlfaMart atau toko apapun yang pura-pura mengaku salah mengisi pulsa atau mengisi voucher game. Ujung-ujungnya, kode yang diminta itu akan digunakan olehnya untuk mengambil alih akun Whatsapp Anda.

Itulah beberapa langkah sederhana untuk meningkatkan keamanan akun WhatsApp Anda. Semoga artikel kami kali ini bermanfaat!