Infinix Jalin Kemitraan dengan PT. Adi Reka Mandiri Untuk Perakitan Infinix Hot S3 X573

Buktikan keseriusannya menggarap pasar ponsel di tanah air, Infinix Mobility, resmi menjalin kemitraan dengan PT. Adi Reka Mandiri (ARM). Adapun ARM merupakan salah satu manufaktur lokal yang telah berpengalaman dalam memproduksi ponsel dan berbagai komponen ponsel untuk keperluan industri. Melalui kerjasama ini smartphone pertama Infinix yang diproduksi oleh ARM adalah Infinix Hot S3 X573 yang resmi diperkenalkan ke pasar Indonesia bulan Februari 2018 lalu.

svg%3E

Vendor lokal kedua

svg%3E
ARM adalah vendor lokal kedua yang digandeng Infinix untuk perakitan smartphonenya di Indonesia. Sebelumnya, Infinix Mobility telah bekerjasama dengan vendor smartphone lokal PT. Satnusa Persada Tbk yang berlokasi di Batam.

Di kesempatan kunjungan yangcanggih.com dan beberapa awak media yang lain ke pabrik ARM di kawasan Delta Silicon Industrial Estate, Lippo Cikarang, pihak Infinix menuturkan pengalaman unggulan ARM dalam hal perakitan smartphone menjadi salah satu alasan Infinix menjalin kerjasama dengan ARM.

Selain itu, Infinix Mobility juga menyakini lokasi ARM yang strategis dan lebih dekat dengan kota Jakarta akan membuat pengiriman dan restocking produk di Jakarta menjadi lebih mudah.

Penuhi TKDN

svg%3E
Kerjasama Infinix Mobility dan ARM sekaligus bertujuan untuk menaati peraturan TKDN yang ditetapkan pemerintah mengenai kandungan komponen lokal untuk produk ponsel 4G yang dipatok sebesar 30 persen. Menurut Indrawan, R&D Manager ARM, Infinix Hot S3 X573 diklaim telah memenuhi standar TKDN sebesar 30.58% komponen lokal. Komponen lokal tersebut mencakup penggunaan earphone, kabel USB, label, boks packaging dan setiap unit Infinix Hot S3 X573 sudah termasuk 3 aplikasi lokal.

svg%3E

Kapasitas produksi hingga 700 unit per hari

svg%3E
Dengan jumlah pekerja sekitar 40 operator untuk satu lini produksi, per shift dalam 1 hari ARM mampu memproduksi hingga 700 unit Infinix Hot S3 X573.


Dalam satu lini produksi smartphone Infinix, sekitar 40 operator tersebut memiliki tugasnya masing-masing mulai dari Scan PID, memasang kamera depan, memasang sub PCBA, memasang papan FPC (Flexible Printed Circuit), speaker, baterai, menguji ponsel hingga proses packaging.

Setelah selesai produksi, sebelum dilepas ke pasaran Infinix Hot S3 X573 masih akan melalui serangkaian uji coba oleh ARM untuk menjamin dan kendali kualitas produk. Pabrik ARM ini sudah dilengkapi dengan berbagai alat untuk menguji kualitas ponsel di laboratorium OQA (Outgoing Quality Assurance). Adapun pengujian yang dilakukan pada sebuah ponsel akan menyesuaikan standar dan permintaan dari vendor ponsel sendiri.

Semua smartphone Infinix Hot S3 juga akan masuk ke ruangan vibration & aging room. Di sini Infinix Hot S3 wajib menjalankan run in test dan diuji terus bekerja selama 8 jam dalam keadaan terhubung ke charger. Selama pengujian ponsel akan dicoba untuk mengaktifkan kamera, aplikasi musik dan beberapa aplikasi lainnya.

svg%3E

Flash sale di Lazada

Dalam rangka menyambut kehadiran Infinix Hot S3 X573 di pasar Indonesia, Infinix berkerjasama secara ekslusif dengan Lazada sebagai satu-satunya platform e-commerce yang menjual produk resmi Infinix di Indonesia. Bagi konsumen yang berminat dengan Infinix Hot X573 bisa terus pantau jadwal Flash Sale di Lazada, setiap hari Jumat pukul 11.00 WIB.