Panduan Belanja Agar Tidak Salah Beli Gadget

Review Acer Liquid Z330



Acer tampaknya ingin mematahkan anggapan bahwa smartphone 4G LTE harus dibanderol dengan harga mahal. Lewat jagoannya yang bertitel Liquid Z330, vendor Taiwan ini menghadirkan sebuah pengalaman konektivitas jaringan internet super cepat 4G LTE dengan fitur yang cukup mumpuni, namun terjangkau dari sisi harga.

Acer Liquid Z330 frontBagi mereka yang menginginkan sebuah smartphone 4G LTE dengan harga yang ramah di kantong, Acer Liquid Z330 bisa jadi pilihan yang menggiurkan. Namun, apakah dengan harga yang dibanderol tidak lebih dari 1,5 jutaan rupiah, apakah smartphone ini cukup pantas dimiliki?

Desain yang menggoda

Acer memang terkenal reputasinya sebagai produsen smartphone dengan desain cantik, khususnya di lini Liquid. Begitupun dengan smartphone ini. Ya, Liquid Z330 hadir dengan desain yang terbilang menggoda jika dilihat dari sisi harga. Smartphone ini memiliki lis bernuansa chrome yang melingkari semua sudutnya yang membulat. Kesan elegan tidak dapat terbantahkan karenanya.

Tidak hanya berkesan elegan, tekstur pada permukaan backcover membuat Liquid Z330 nyaman untuk digenggam. Sekalipun terbuat dar material plastik, hampir tidak ada kesan murahan yang tersirat dari sektor desain smartphone ini.

Pada bagian belakang, kita bisa melihat logo Acer bernuansa silver yang menengahi kamera di bagian atas dan load speaker di bagian bawah. Untuk bagian depan yang hadir tanpa tombol apapun, terdapat logo dengan ukuran lebih kecil di bagian bawah dan kamera depan di bagian atas.

Untuk penempatan tombol, pada bagian kiri terdapat tombol pengaturan volume dan bagian atas tersemat tombol power yang bersanding dengan jack audio, sedangkan bagian dagu terdapat slot microUSB untuk transfer data dan pengisian baterai. Dengan begitu, Liquid Z330 membiarkan bagian sisi kirinya polos tanpa tombol dan slot apapun.

Ketika backcover dibuka, Liquid Z330 mempertontonkan deretan slot dual-SIM dan microSD yang bagian bawahnya tertutupi dengan baterai. Sekalipun mengusung material plastik, backcover smartphone ini tidak terkesan ringkih untuk dibongkar-pasang.

Layar tidak mengecewakan

Dengan layar 4,5 inci beresolusi 480 x 854 piksel dan berdensitas 218 ppi, tentu saja Liquid Z330 bukanlah smartphone yang mengasyikan untuk menonton video streaming, sekalipun jaringan 4G LTE yang dimilikinya sangat memungkinkan untuk itu. Resolusinya yang kecil sangat sulit menangkap detil gambar yang tajam.

20160601_144117Tapi jika untuk penggunaan sehari-hari, layarnya tidak cuma responsif, tetapi juga cukup baik untuk bermain game dan melihat-lihat foto. Dengan harga yang terbilang terjangkau, apa yang dibawa Liquid Z330 pada layarnya memang tidak begitu mengecewakan.

Performa lumayan untuk pemula

Bagi mereka yang pertama kali menggunakan smartphone Android, bisa dibilang spesifikasi yang diusung Liquid Z330 akan cukup memuaskan. Dengan chipset quad-core Qualcomm Snapdragon 210, GPU Adreno 304, dan RAM 1 GB, membuat smartphone yang berjalan dengan OS Android 5.1 Lollipop ini terbilang tangkas untuk kebutuhan social media dan gaming standar.

Ukuran memori internalnya memang terbilang kecil, yakni 8 GB. Namun dengan adanya slot memori eksternal, pengguna bisa menambah kapasitasnya hingga 32 GB dengan microSD.

Yang patut diacungi jempol, user interface yang dihadirkan Liquid Z330 cukup cantik, senada dengan desain yang diusung. Tidak cuma fungsional, tetapi apa yang dihadirkan juga membuat penggunaan jadi mudah.

Untuk memuaskan penggunanya di sektor multimedia, Liquid Z330 memiliki teknologi audio DTS yang speaker-nya mampu menampilkan keluaran suara yang jelas dan baik. Cukup lumayan bagi mereka yang suka mendengarkan musik atau menonton video, mengingat smartphone ini dibanderol di kisaran satu jutaan rupiah.

hp 200 g3 aio 728 yc

Kamera Cukup Oke

Memang tidak ada yang bisa terlalu diharapkan dari fitur kamera yang dibawa Liquid Z330. Namun, jika kembali lagi ke pertimbangan harga, apa yang dimiliki smartphone ini cukup mumpuni bagi mereka yang suka narsis di social media.

Kamera belakang Liquid Z330 yang beresolusi 5 megapiksel memang tidak begitu baik digunakan pada kondisi yang kurang cahaya. Tapi dengan fitur autofokus yang dimilikinya, apa yang tertangkap pada kamera cukup layak untuk dipamerkan di social media.

Dengan resolusi yang sama dengan kamera belakangnya, kamera depan Liquid Z330 juga cukup baik dalam menangkap fitur wajah dan objek di belakangnya. Bagi selfie addict, apa yang ditawarkan smartphone ini harus diakui tidak mengecewakan.

Untuk mengetahui lebih jauh tangkapan kamera Liquid Z330, Anda bisa melihatnya di akun Flickr YANGCANGGIHCOM.

Baterai tahan lama

Mengusung layar yang terbilang kecil, tentu akan masuk akal jika kapasitas baterai Liquid Z330 hanya 2.000 mAh saja. Tapi tunggu dulu, dalam pengujian kami, ternyata baterai ini sangat tahan lama.

Untuk penggunaan normal, baterai Liquid Z330 bisa bertahan hingga lebih dari 12 jam. Untuk pengisian ulangnya sendiri juga tidak banyak memakan waktu yang lama, sekitar 2 jam saja dari posisi nol persen.

Kesimpulan

Sebagai smartphone 4G LTE yang datang di segmen mid-low, Liquid Z330 bisa jadi pilihan yang masuk akal. Tidak cuma desainnya yang keren, smartphone ini juga diperkuat dengan fitur-fitur lumayan oke untuk di kelasnya. Bagi mereka yang ingin beralih dari feature phone ke smartphone dan langsung ingin menikmati kencangnya jaringan 4G LTE, smartphone ini patut jadi pertimbangan tersendiri.

Yang Canggih

+ Harga murah, desain ‘wah’
+ Kamera lumayan untuk di kelasnya
+ Baterai tahan lama
+ Keluaran speaker cukup ‘nendang’

Yang Kurang

– Layar kurang tajam

[table]Spesifikasi; Acer Liquid Z330
Dimensi; 136 x 66,5 x 9,6 mm
Fitur; DTS audio
Layar; IPS 4,5 inci (480 x 854), 218 ppi
Frekuensi; GSM/HSPA/LTE (Dual-SIM)
Sistem Operasi; Android 5.1 Lollipop
Prosesor; Qualcomm Snapdragon quad-core 1,1 GHz
GPU; Adreno 304
RAM; 1 GB
Storage; 8 GB (support microSD card up to 32 GB)
Kamera; 5 MP (belakang) AutoFocus, 5 MP (depan)
Battery; 2.000 mAh
[/table]

More Stories
Acer GN245HQ: Monitor 3D Pertama dengan Teknologi dari NVIDIA