HP Sprout: PC AIO Kreatif Pertama di Dunia dengan Proyektor 3D

Bicara desktop PC tercanggih saat ini, Apple iMac terbaru dengan layar Retina beresolusi 5K memang layak menjadi juaranya. Tapi apa daya hanya dalam waktu yang sangat singkat, HP memperkenalkan inovasi desktop PC terbarunya yang diberi nama HP Sprout.

HP Sprout-1

Tanpa kita sadari sehari-hari kita hidup dalam sebuah ekosistem digital. Atas dasar ekosistem digital inilah HP Sprout dirancang. Dengan serangkaian teknologi dan fitur yang dimilikinya HP Sprout diharapkan bisa menjadi sebuah mesin komputasi serba bisa untuk mempermudah alur kerja penggunanya.

Andalkan Workmat dan Proyektor 3D
Ada satu hal yang menarik. HP Sprout tidak dilengkapi keyboard dan mouse. Sebagai penggantinya, HP telah menyediakan sebuah workmat atau permukaan khusus interaktif di lokasi keyboard. Permukaan ini mampu merespon 20 titik jari secara bersamaan dengan dukungan beragam perintah gestur seperti mencubit atau menyapu layar. Jadi untuk menggunakan HP Sprout, Anda harus beradaptasi untuk dapat bekerja secara virtual melalui layar sentuh atau workmat yang ada.

Workmat tersebut bertugas untuk menangkap proyeksi visual yang diproyeksikan oleh modul DLP Proyektor. Modul proyektor yang terpasang di atas layar ini sekilas memang mirip lampu meja. Di balik proyektornya, terdapat teknologi HP Illuminator dan Intel 3D RealSense. Selain itu, tersedia juga sebuah kamera beresolusi 14.6 megapixel dan lampu LED.

svg%3E

Lalu apa gunanya kamera pada modul proyektornya ini? Dengan dukungan teknologi 3D RealSense, kamera tersebut dapat digunakan untuk memindai objek secara 2 dimensi atau 3 dimensi. Caranya, taruh objek yang ingin dipindai di atas workmat kemudian jalankan aplikasi pindai. Dengan segera hasilnya kemudian akan muncul di layar atau workmat dan bisa langsung dimanipulasi di layar atau di workmat dengan bantuan aplikasi khusus.

Satu keunikannya yang lain, seluruh obyek yang tampil di layarnya bisa dipindahkan langsung ke workmat atau sebaliknya hanya dengan cara tekan dan geser. Untuk mempermudah alur kerja HP juga sudah mempersiapkan beragam aplikasi khusus untuk HP Sprout yang mendukung fitur gestur dan kemampuan mengolah banyak layer lewat satu aplikasi.

Spesifikasi tetap handal
Selain mampu digunakan untuk memindai objek secara 3D, HP Sprout juga mampu diandalkan sebagai mesin hiburan seperti untuk menikmati konten multimedia hingga bermain game. Untuk mengakomodir seluruh tugas yang dilakukannya ini HP Sprout ditenagai oleh prosesor Intel Core i7-4790S, besaran RAM 8GB yang bisa diekspansi hingga maximum 16GB, dan memiliki ruang penyimpanan SSD berkapasitas 1TB. Sementara sektor grafisnya dipercayakan pada kartu grafis Nvidia GeForce GT745A dengan besaran RAM 2GB.

Dengan konsepnya yang unik, HP Sprout akan membidik para profesional yang bergelut di industri kreatif. Apalagi HP juga sudah mendapat dukungan dari Microsoft dan Adobe untuk merancang aplikasi Adobe Photoshop versi khusus yang dapat berjalan di HP Sprout. Dengan adanya proyektor dan 3D Real Sense, kemungkinan besar nantinya akan hadir beragam aplikasi berbasis Augmented Reality (AR) untuk Sprout.

Hingga saat ini belum ada informasi resmi kapan produk ini akan tersedia di Indonesia. Untuk Anda yang sudah tidak sabar ingin mencicipi kecanggihannya, HP telah menjualnya dengan harga US$1900 atau sekitar Rp23.000.000. Untuk pemesanan bisa dilakukan di laman berikut ini.