Review Western Digital My Passport SSD

Secara perlahan tapi pasti SSD menjadi standar ruang penyimpanan atau storage untuk sistem PC. Hal ini juga menular ke media penyimpanan eksternal. Hard disk eksternal mulai tergeser popularitasnya dengan SSD eksternal. Keunggulan utama dari SSD eksternal adalah dimensi. SSD eksternal bisa hadir dengan kapasitas besar dan dimensi yang sangat ringkas. Salah satu contohnya adalah Western Digital My Passport SSD. Penasaran apa saja keunggulan lain dari Western Digital My Passport SSD? Simak ulasannya berikut ini.

svg%3E

Desain Western Digital My Passport SSD

Western Digital My Passport SSD di tahun ini tampil dengan desain yang lebih cantik. Permukaan bodinya hadir dengan pola bergelombang. Keempat sudut bodinya membulat di tiap sisinya. Berkat rancangannya tersebut Western Digital My Passport SSD sangat nyaman digenggam tangan. Pilihan warnanya juga sangat menarik yaitu abu-abu, biru, merah, dan gold.

Selain desain yang cantik, SSD eksternal ini terasa sangat premium. Case bodinya terbuat dari metal. Rancangan bodinya ini tahan terhadap guncangan dan getaran untuk melindungi semua data Anda yang tersimpan di dalamnya. Anda juga tidak perlu khawatir saat SSD ini terjatuh. Pasalnya, Western Digital My Passport SSD tahan jatuh dari ketinggian hingga 1,98 meter.

svg%3E

Beralih ke dimensi, dengan dimensi bodi 3.94 x 2.17 x 0.35 inci Western Digital My Passport SSD memang bukan SSD eksternal yang paling ringkas. Tapi, secara keseluruhan dimensinya ini tetap sangat hemat tempat dan ringan dengan bobotnya yang hanya 45.7 gram. SSD ini bisa dengan sangat mudah dibawa masuk ke dalam tas atau saku celana saat berpergian.

svg%3E

Untuk terhubung ke perangkat PC Western Digital My Passport SSD mengandalkan port USB-C 3.2 Gen-2 dengan konektor USB-C. Kabar baiknya, jika sistem PC Anda belum mendukung port USB-C, dalam paket pembeliannya sudah termasuk dengan sebuah USB-C adaptor ke USB-A. Jadi, tidak perlu merogoh kocek ekstra untuk membeli adaptor tambahan.

svg%3E

Performa Western Digital My Passport SSD

Western Digital My Passport SSD membawa teknologi SSD NVMe. Pilihan kapasitasnya ada tiga yaitu 500GB, 1TB dan 2TB. Untuk unit yang kami review ini adalah yang kapasitasnya 1TB.

svg%3E

svg%3E

Mengusung teknologi NVMe kemampuannya memindahkan data sangat cepat. Kecepatan bacanya bisa hingga 1050 MB/detik dan kecepatan tulisnya hingga 1000 MB/detik. Nyaris dua kali lebih cepat jika dibandingkan Western Digital My Passport SSD generasi sebelumnya. Hasil benchmarknya sebagai berikut:

svg%3E

Pada prakteknya, saat kami coba untuk memindahkan file berukuran 60GB dari SSD yang merupakan ruang penyimpanan laptop kami ke Western Digital My Passport SSD hanya membutuhkan waktu sekitar 2 menit 30 detik saja. Membuka file video 4K untuk disunting pun terasa sangat singkat. Kemampuan baca tulisnya yang sangat cepat ini jelas menjadikannya sangat ideal untuk ruang penyimpanan file-file berukuran besar seperti game dan file foto atau video resolusi tinggi.

Secara kesluruhan kami sangat puas dengan kinerja yang ditawarkan SSD ini. Walau begitu, untuk penggunaan dalam jangka waktu yang lama kami juga merasakan permukaan bodi Western Digital My Passport SSD ini memang akan terasa agak panas. Tapi, panasnya masih relatif normal dan tidak terlalu mengganggu.

Lalu bagaimana dengan kompatibilitasnya? Western Digital My Passport SSD kompatibel dengan sistem operasi Windows dan MacOS. Untuk sistem operasi Windows kompatibel dengan OS Windows 8.1 dan Windows 10. Sementara, untuk MacOS kompatibel dengan MacOS Catalina, Mojave atau High Sierra. Jadi, bisa dibilang Western Digital My Passport SSD kompatibel dengan hampir semua perangkat PC berbasis Windows dan MacOS.

Fitur pengaman juga tersedia di Western Digital My Passport SSD untuk memastikan data Anda senantiasa aman dari tangan-tangan jahil. Fitur pengamannya ini berbasis enkripsi 256-bit AES. Selain itu, Western Digital My Passport SSD turut dilengkapi dukungan software untuk mempermudah pengguna melakukan back-up ke layanan komputasi awan. Untuk pengguna MacOS Western Digital My Passport SSD juga kompatibel dengan fitur backup Apple Time Machine.

Kesimpulan

Di pasaran SSD eksternal saat ini mulai banyak bermunculan. Namun, Western Digital My Passport SSD menurut kami berhasil tampil menonjol dengan menggabungkan tiga keunggulan utama yaitu desain ringkas yang sangat cantik, opsi pilihan kapasitas yang besar dan performa yang cepat.

Dengan harga jual mulai Rp1.899.000 untuk kapasitas 500GB, Rp2.999.000 untuk kapasitas 1TB, dan Rp6.299.000 SSD eksternal ini memang tergolong premium dan tidak murah. Harga jualnya ini juga sudah termasuk dukungan garansi terbatas hingga lima tahun. Di atas rata-rata SSD eksternal lain yang umumnya terbatas hingga 3 tahun.

Kendati demikian, jika tidak keberatan dengan harga jualnya tersebut Western Digital My Passport SSD sangat kami rekomendasikan untuk siapa saja. SSD eksternal ini cocok untuk para konten kreator, para pekerja kreatif, hingga pekerja kantoran yang membutuhkan solusi ruang penyimpanan SSD eksternal yang ringkas, kapasitas besar dan desain ekslusif yang tidak pasaran.

Kelebihan Western Digital My Passport SSD
+ Desain sangat cantik dan tidak pasaran
+ Dimensi ringkas dan ringan
+ Tahan jatuh
+ Performa cepat
+ Pilihan kapasitas besar
+ Dalam paket penjualan sudah termasuk USB-Converter
+ Mendukung fitur enkripsi
+ Garansi hingga 5 tahun

Yang Kurang
– Harga relatif mahal
– Tidak ada lampu indikator
– kabel bawaan agak pendek
– Tidak ada medium untuk menyimpan adapter USB-C ke USB-A

SSD eksternal ini cocok untuk para konten kreator, para pekerja kreatif, hingga pekerja kantoran yang membutuhkan solusi ruang penyimpanan SSD eksternal yang ringkas, kapasitas besar dan desain ekslusif yang tidak pasaran.
9