Review Synology DS720+

NAS 2-bay dengan Kinerja Super

Reader Rating3 Votes
9.2
8

Serangan Synology yang bertubi-tubi untuk mendominasi pasar NAS Indonesia berlanjut dengan DS720+. Adik kecil dari DS420+ ini dihadirkan untuk mereka yang menginginkan fitur-fitur canggih NAS bongsor tersebut namun dengan faktor bentuk yang lebih ramping. Semua yang diusung oleh DS720+ serupa dengan DS420+, termasuk prosesor kinerja tinggi, fitur cache data, dukungan ekspansi memori serta dukungan sistem operasi DSM yang tersohor. Mampukah DS720+ merebut hati pengguna dan penggemar NAS di Indonesia? Simak ulasan kami berikut ini.

Desain monolitik yang khas

Mengambil desain dari DS420+, DS720+ hadir dengan desain monolitik khas Synology. Bahkan bisa dibilang bila DS720+ secara fisik adalah DS420+ yang dibelah dua, dengan dimensi setengah dari kakak besarnya, komplit dengan materi casing utama plastik hitam debgan tekstur dof. Semua desain khas Synology ada di DS720, Dari sisi depan, dengan penempatan tombol di sisi kanan bawah yang ditemani dengan port USB 3.0 tipe A, tampilan DS720+ akan terlihat umum kepada pengguna Synology.

svg%3E

Seperti semua desain Synology, DS720+ hadir dilengkapi dengan logo di sisi kiri dan kanan yang juga berfungsi sebagai lubang ventilasi udara. Namun pada NAS ini, lubang ventilasi di sisi kiri dan kanan ini hanyalah sebagai pelengkap dan cenderung berperan sebagai elemen identitas saja. Hal ini disebabkan karena fungsi pemasukan udara utama berada di sisi depan, di sela-sela antara penutup tray HDD yang secara aktif dihisap oleh kipas DS720+. Dengan hanya dua HDD yang ada di dalam di NAS ini, kami tidak terlalu khawatir dengan panas yang dihasilkan karena kipas aktif di sisi belakang sudah secara efisien membuang panas tersebut keluar dari casing NAS.

svg%3E

Dari sisi belakang, DS720+ dilengkapi dengan dua port 1 Gigabit Ethernet yang mendukung link aggregation yang secara efektif melipatgandakan kecepatan teknis hingga 2 Gigabit. Kipas besar 9 Cm mendominasi sisi belakang NAS ini, dan seperti kakak besarnya, dilengkapi dengan sensor suhu untuk secara aktif mempercepat atau memperlambat pembuangan panas sesuai dengan tingkat suara yang dikehendaki penggunanya. Kami menyarankan untuk meninggalkan pengaturan pada sistem operasi secara otomatis untuk ketahanan HDD yang lama. Sebuah port e-sata tersedia untuk koneksi perangkat penyimpanan data yang mendukung konektor ini dan sebuah port USB 3.0 melengkapi konektivitas DS720+.

Sebagai bagian dari jajaran seri enterprise Synology, DS720+ mendukung fitur hot swap yang mengizinkan penarikan HDD langsung tanpa harus mematikan NAS. Untuk mendukung fitur ini, DS720+ menggunakan tray dengan penutup yang dapat dikunci. Adapun kami sangat memuji desain tray tool-less yang diusung oleh DS720+. Pengguna NAS ini tidak perlu repot-repot lagi dengan obeng dan baut untuk melakukan instalasi Hard Disk Drive karena pemasangannya dibantu dengan mekanisme kunci manual. Tentu saja untuk SSD diperlukan adanya bantuan obeng dan baut karena tidak tersedia adapter SSD ke HDD pada NAS ini.

Membuka semua tray depan pada DS720+ menampilkan slot ekspansi memori pada NAS ini yang terletak di sisi kanan, sejajar dengan tombol memori. Meskipun posisinya agak sulit untuk dijangkau, namun penyematan memori tambahan bukanlah sebuah tindakan berulang sehingga kami memaklumi posisi slot memori ini. Hadir dengan memori internal 2GB, kami merasa untuk penggunaan rumahan sudah cukup. Namun apabila DS720+ digunakan sebagai media dan web server beserta sebagai sistem CCTV dengan banyak kamera, memori yang lebih tinggi diperlukan pada kondisi ini.

Di bagian bawah DS720+ terdapat senjata rahasia Synology untuk merebut hati para pengguna NAS, dan senjata itu adalah fitur caching data SSD. Dengan dua buah slot NVME M.2, pengguna DS720+ dapat menggunakan slot ini sebagai penyimpanan data ataupun cache untuk mempercepat akses HDD utama yang digunakan.

Dukungan prosesor x86 multifungsi

Berbeda dengan kakak besarnya, DS720+ dilengkapi dengan prosesor 4 inti Intel Celeron J4125 berkecepatan 2.0 GHz dengan kecepatan turbo 2.7 GHz dan RAM bawaan 2GB. Dengan penambahan dua inti fisik dibandingkan dengan DS420+, menempatkan DS720+ sebagai sebuah NAS dengan potensi kemampuan proses data paralel yang lebih mumpuni.

svg%3E

svg%3E

Semua fitur yang ada di DS720+ berjalan dengan sempurna. Real time transcoding media melalui protokol Plex berjalan tanpa hambatan, semua pengujian benchmark kami dilalui dengan baik. Menjalankan aplikasi anti virus yang memakan hingga 70% di DS420+ hanya memakan sekitar 50% pada DS720+.

Penggunaan RAM 2GB kami rasa masih cukup untuk DS720+ bila digunakan sebagai media server, namun kami merasa jumlah memori internal bawaan bisa ditingkatkan menjadi 4GB untuk menjamin semua fitur canggih dari DS720 yaitu menjadi web server, media server, dan sistem kendali CCTV akan menjadi lebih efektif tanpa harus melakukan upgrade memori. Pasalnya, dengan semakin banyak jumlah virtual machine ataupun kamera CCTV, dibutuhkan memori yang besar juga. Bila diandaikan dengan sebuah truk, DS720+ bagaikan sebuah truk dengan mesin besar namun dengan kapasitas kargo menengah.

DS720+ sebagai sistem kendali CCTV mendukung hingga 40 kamera dengan total 1200 FPS pada resolusi 720p, hal ini berarti video yang dihasilkan adalah 30 FPS per kamera. Hal yang perlu diperhatikan adalah kebutuhan lisensi untuk kamera CCTV di mana Synology hanya menyediakan dua lisensi secara bawaan, dan penggunanya harus membeli lisensi terpisah untuk menambahkan kamera.

Slot NVME M.2 pada DS720+ dapat digunakan sebagai slot penyimpanan data internal ataupun caching data. Hal ini berarti dengan modul NVME M.2 gen 3, kecepatan akses teoritis data melalui protokol NVME dapat mencapai 32 Gigabit atau 4000 Megabyte per detik. Sayangnya ada dua hal yang mencegah kecepatan itu dapat terjadi pada DS720+. Pertama, kecepatan port LAN hanya 1 Gigabit, kedua, mahalnya harga SSD NVME M.2 dibandingkan dengan HDD. Alhasil, kami menyarankan untuk membeli SSD NVME M.2 dengan kapasitas kecil sebagai medium caching data yang dapat mempercepat akses data NAS hingga 20%.

Kesimpulan

DS720+ adalah sebuah NAS yang diperuntukkan bagi pengguna enterprise dengan kebutuhan proses data tinggi. Meskipun hanya mendukung dua bay HDD, kinerja prosesor 4 intinya sangat berguna sebagai web atau media server untuk banyak pengguna. Tentu kami menginginkan Synology menyertakan memori internal lebih dari 2GB yang ada sekarang, mengingat harga premium dari DS720+ ini.

Namun secara bawaan, kinerja tingginya sudah memuaskan. Fitur caching SSD sungguh berguna, dan merupakan fitur unggulan Synology di ranah NAS enterprise. Kami sangat menyarankan untuk menggunakan fitur caching data bila membeli DS720+.

Kelebihan Synology DS720+:

+ Performa prosesor tinggi
+ Slot M.2 untuk cache data
+ Ventilasi udara baik
+ Ekspansi memori
+ Software Synology punya banyak fungsi dan mudah digunakan

Kekurangan Synology DS720+

– Memori bawaan terbatas
– Harga premium

svg%3E
DS720+ adalah sebuah NAS yang diperuntukkan bagi pengguna enterprise dengan kebutuhan proses data tinggi. Meskipun hanya mendukung dua bay HDD, kinerja prosesor 4 intinya sangat berguna sebagai web atau media server untuk banyak pengguna. Tentu kami menginginkan Synology menyertakan memori internal lebih dari 2GB yang ada sekarang, mengingat harga premium dari DS720+ ini. Namun secara bawaan, kinerja tingginya sudah memuaskan. Fitur caching SSD sungguh berguna, dan merupakan fitur unggulan Synology di ranah NAS enterprise. Kami sangat menyarankan untuk menggunakan fitur caching data bila membeli DS720+.
Desain
8
Fitur
9
Performa
8
Harga
7
Reader Rating3 Votes
9.2
8