Citi Luncurkan Kemampuan AI di Indonesia, Hadirkan Citi Stylus Workspaces dan Citi Assist

Citi resmi meluncurkan kemampuan kecerdasan buatan, atau AI, di Indonesia. Langkah ini jadi bagian dari upaya bank asal Amerika Serikat tersebut untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja karyawannya di era digital yang serba cepat.

Gedung Citi Indonesia

Bukan cuma di Indonesia. Dengan peluncuran ini, tools AI milik Citi kini tersedia di 87 negara dan yurisdiksi, dan bisa diakses oleh sekitar 180.000 karyawan Citi di seluruh dunia. Citi menyebut bahwa adopsi AI di seluruh ekosistem mereka akan terus diperdalam sepanjang tahun ini.

Batara Sianturi, CEO Citi Indonesia, menegaskan bahwa Citi Indonesia kini memelopori era baru perbankan, dan jadi salah satu bank pertama di Indonesia yang memanfaatkan AI untuk memodernisasi cara kerja mereka.

“Ini adalah langkah penting dalam meningkatkan kesigapan organisasi kami dengan dukungan AI, sehingga mempertegas posisi Citi sebagai mitra perbankan terdepan bagi institusi dengan kebutuhan lintas batas,” ujarnya.

Fitur Unggulan AI Citi: Citi Stylus Workspaces dan Citi Assist

Ada dua tools utama yang kini bisa dipakai karyawan Citi di Indonesia, yaitu Citi Stylus Workspaces dan Citi Assist. Keduanya dirancang untuk menyederhanakan pekerjaan sehari-hari, dan tentu saja, meningkatkan produktivitas.

Citi Stylus Workspaces memanfaatkan conversational AI untuk membantu berbagai tugas harian. Fiturnya cukup lengkap, mulai dari pemrosesan dokumen secara cerdas, templat prompt siap pakai, penyimpanan riwayat percakapan, percakapan lewat chat, peringkasan halaman browser, sampai fitur tanya jawab.

Sementara itu, Citi Assist berperan sebagai asisten desktop yang membantu karyawan mencari panduan kebijakan dan prosedur internal Citi. Oh ya, satu hal yang menarik, basis kontennya disebut akan terus diperluas dari waktu ke waktu. Tujuannya sederhana, memberi karyawan akses cepat ke informasi penting, sekaligus menjaga kepatuhan dan meminimalkan risiko.

Ketersediaan Tools AI Citi di Indonesia dan Global

Untuk saat ini, peluncuran di Indonesia masih difokuskan pada penggunaan internal oleh karyawan Citi, bukan layanan yang langsung dirasakan nasabah. Tapi skalanya cukup besar. Secara global, tools AI Citi sudah tersedia di 87 negara dan yurisdiksi untuk sekitar 180.000 karyawan, dan Citi berencana memperluas adopsinya sepanjang tahun 2026.

Batara menutup pengumuman ini dengan menyebut bahwa pemberdayaan karyawan lewat AI bukan cuma soal beradaptasi. Menurutnya, langkah ini membuka peluang pertumbuhan baru dan membantu Citi menjawab kebutuhan klien yang kompleks dengan lebih cepat dan presisi.

Kesan Pertama yangcanggih.com

Langkah Citi menghadirkan Citi Stylus Workspaces dan Citi Assist terasa cukup masuk akal untuk institusi finansial. Bank besar biasanya bergelut dengan dokumen dan aturan internal yang menumpuk. Kalau AI benar-benar bisa memangkas waktu untuk hal-hal repetitif seperti itu, peningkatan produktivitasnya bisa terasa nyata buat karyawan Citi.

Di luar efisiensi internal, diharapkan solusi AI ini juga akan berdampak pada kualitas layanan yang diterima nasabah.