Honor X6C hadir sebagai smartphone Honor paling terjangkau di 2026. Tipe ini melengkapi Honor X7D yang dirilis bulan Maret 2026 lalu. Dengan harga 2,99 juta rupiah, Honor X6c akan bisa dijangkau lebih banyak konsumen di Indonesia. Dan hape ini ternyata menarik perhatian kami dari pertama kali kami memegangnya.
Desain Mewah untuk Harganya
Ketika pertama kali memegang X6C, hal pertama yang terasa adalah ergonominya. Bobot 191 gram terasa pas, tidak terlalu berat, dan saat digenggam dengan satu tangan sekalipun (dimensi 163.54 x 77.64 x 8.78 mm) tidak akan membuat telapak tangan cepat pegal. Material dan finishing-nya terasa premium—melampaui ekspektasi untuk ponsel segmen 3 jutaan. Kalau dilihat dari samping, ponsel ini bener-bener terlihat mahal.

Soal ketahanan dan perlindungan, X6C punya rating IP64 yang membuat tahan debu dan percikan air. Satu hal penting yang perlu diperhatikan: jangan sampai hape ini tercelup air dalam waktu lama, karena bisa terjadi embun di lensa kamera yang akan bikin hasil foto jadi buram. Honor juga mengklaim ponsel ini tahan jatuh dari 1,5 meter dengan sertifikasi 5-Star Drop Resistance dari SGS.
Pilihan warnanya juga aman, tersedia dalam dua varian yang sama-sama elegan: Midnight Black dan Moonlight White. Jadi selain tampil mewah, hape ini juga tahan banting.
Layar Terang di Kelasnya
Layarnya 6.61 inci dengan resolusi 720 x 1604 pixel, brightness puncak 1010 nits, dan refresh rate 120 Hz. Sebelum Anda langsung bilang “kok 720p?”, dengarkan dulu—di kelasnya, resolusi ini sebenarnya sudah cukup tajam dan jelas. Kalau Honor pakai resolusi lebih tinggi dengan SoC standar seperti Helio G81 Ultra, malah jadi boros baterai dan performance jadi berat. Dengan 720p, trade-off antara ketajaman visual dan efisiensi daya sudah cukup seimbang dan proporsional.
Brightness 1010 nits itu mantap—outdoor siang terik sekalipun layar tetap terbaca dengan jelas. Warna-warna terasa natural, dan saat scroll atau main video dengan refresh rate 120 Hz, gerakan terasa smooth. Jadi overall pengalaman layar di X6C ini solid banget untuk pemakaian sehari-hari.
Chipset Standar untuk Kebutuhan Awam
Honor X6C ditenagai MediaTek Helio G81 Ultra dengan RAM 6GB dan penyimpanan 256GB. Chipset ini punya performa yang cukup, tapi jauh dari bertenaga. Jadi jangan ajak dia membuka aplikasi banyak-banyak atau menjalankan game dengan grafis tinggi. Tapi untuk kebutuhan mendasar seperti browsing, media sosial, video call, dan chat— performanya cukup gegas dan stabil.
Dalam penggunaan sehari-hari, terasa ada lag ringan saat menavigasi beberapa menu dan beralih antar aplikasi. Sekali lagi, ini juga tergantung seberapa banyak aplikasi yang dipasang dan dibuka. Begitu juga untuk gaming. Hape ini hanya cocok untuk menjalankan game ringan yang smooth. Game seperti PUBG Mobile atau Mobile Legend Bang Bang bisa dijalankan pada pengaturan paling rendah. Tapi jika menuntut performa lebih baik, kami anjurkan kamu memilih hape dengan spesifikasi lebih tinggi yang harganya di atas X6c.
MagicOS 9: UI yang Bikin Pemula Nyaman

Honor X6C menjalankan MagicOS 9 berbasis Android 15 dengan beberapa fitur AI yang cukup berguna. Ada Penerjemah teks, pencarian obyek, dan panduan menyelesaikan tugas—fitur-fitur yang membantu tanpa terasa ribet atau membebani sistem.
Yang paling menarik adalah AI Button di sisi kiri bodi. Dengan satu tekan, Anda bisa mengakses senter, kalkulator, atau app launcher tanpa perlu membuka layar. Interface UI ini juga bersih dan responsif.
Sesuai dengan spesifikasinya, fitur AI Honor X6c juga dibatasi. Tapi setidaknya fitur AI dapat digunakan dengan lancar dan tanpa hambatan.
Kamera Honor X6c : Sesuai Harga

Kamera utama 50 megapixel X6C mampu menghasilkan foto yang baik untuk harganya. Dalam cahaya ideal saat siang hari dengan pencahayaan cukup, hasil fotonya cukup memuaskan. Warna terasa natural dengan detail cukup. Ketajaman juga lumayan walaupun terlihat efek penajaman dari software jika gambar diperbear. Untuk foto casual, dokumentasi, atau upload ke Instagram, hasil foto X6c di kondisi siang cukup layak diandalkan. Berikut hasil foto Honor X6c tanpa penyuntingan.

Reproduksi warna biru cukup akurat. Detil pada patung ikan agak kurang dengan efek penajaman yang cukup banyak

Hasil foto cukup tajam dengan bokeh yang natural, walaupun fokus kurang akurat untuk foto jarak dekat. Solusinya, ambil foto dari jarak lebih jauh

Foto dari balik kaca mobil cukup jelas, namun tulisan kecil di sisi kiri frame sulit terbaca. Hal yang normal untuk kamera hape di kelasnya
Hasil yang baik juga masih bisa dicapai jika memotret di dalam ruangan dengan pencahayaan yang cukup. Hasil foto Portrait seperti ini juga masih termasuk baik untuk kamera seharganya.

Warna kulit dapat ditangkap cukup baik, dengan detil yang cukup

Efek bokeh pada mode Portrait cukup halus, walaupun tidak rapi dan gagal mengenali obyek di tangan sehingga ikut jadi kabur. Tapi sudah lumayan untuk hape 2 jutaan
Tapi saat cahaya mulai berkurang (golden hour atau dalam ruangan dengan cahaya redup), kamera agak lag waktu dioperasikan dan hasil foto mulai menunjukkan limitasinya. Detail kurang, warna jadi agak pudar dengan ketajaman yang menurun. Hasil yang harus diterima mengingat inilah yang terjadi di semua hape seharga 2 -3 jutaan rupiah.
Perekaman video mendukung resolusi Full HD (1080p) dengan hasil lumayan. Tapi sekali lagi terbatas di kondisi cahaya ideal. Di malam hari, hasil video menurun drastis, apalagi jika pencahayaan sangat redup. Tapi untuk dalam ruangan seperti di mall yang agak terang, hasil videonya masih lumayan.
Biarpun harga murah, hape ini punya fitur HONOR AI Eraser. Ini adalah fitur AI untuk menghapus obyek yang mengganggu dari foto. Hasilnya cukup lumayan untuk obyek sederhana.
Baterai Tahan Seharian
Ini salah satu kekuatan terbesar X6C. Baterai 5300 mAh dengan pengisian cepat 35 Watt bukan hanya sekedar spek—pengalaman pakai benar-benar terasa. Dengan pemakaian normal (browsing, media sosial, video streaming, chat), ponsel ini bertahan 14 jam sebelum butuh charging.
Kalau mode Power Saving diaktifkan saat baterai kritis (2%), ponsel ini masih bisa digunakan untuk call 60 menit dan stand-by hingga 13.9 jam. Pengisian cepat 35 Watt bisa isi dari 0% ke 18% hanya dalam 10 menit—berguna banget saat terburu-buru pagi atau perjalanan.
Honor juga mengklaim baterai ini tahan lebih dari 4 tahun atau 1000 siklus charge, jadi performa baterai akan tetap konsisten selama pemakaian benar.
Kesimpulan
Honor X6C bukan ponsel yang coba-coba. Ini adalah pilihan smart untuk Anda yang butuh smartphone terjangkau dengan desain yang enak dipandang dan digenggam, baterai yang setia 14 jam, plus UI yang tidak ribet. Meski chipset standar dan hasil kamera pas-pasan, harga Rp2.999.000 membuat kekurangan ini patut dimaafkan. Kalau kamu termasuk pengguna awam atau pengguna yang butuh hape kedua yang tangguh dengan baterai tahan lama dan desain oke, X6C pantas dipertimbangkan untuk dibeli.
Kelebihan:
- Desain ergonomis dan tahan banting
Bobot pas, material terasa premium, dan estetika visual melampaui ekspektasi segmen harganya. Plus sertifikasi tahan jatuh dari SGS - Baterai yang tahan seharian
Baterai berkapasitas 5300 mAh dengan fast charging 35W yang cepat - Layar terang 120Hz.
Walaupun resolusi 720p, layarnya cukup terang dengan refresh rate 120 Hz - UI simple dan cocok untuk pemula
MagicOS 9 responsif, minim bloatware, dan AI Button bikin akses fitur jadi mudah dan intuitif tanpa ribet - Kamera lumayan
Kamera utama cukup lumayan selama di dalam kondisi cahaya ideal seperti siang hari di luar ruangan - Fitur AI dan tombol AI
Fitur AI yang dimasukkan cukup standar tapi berguna dengan tambahan tombol AI di kiri - Harga terjangkau
Rp2.999.000 untuk desain premium, baterai besar, fitur AI yang berguna, dan bodi tahan banting
Kekurangan:
- Chipset dengan performa standar
Performa MediaTek Helio G81 Ultra kurang cocok untuk multitasking, tapi memang sudah sesuai harganya - Performa Gaming terbatas
Hanya cocok untuk game ringan - Hasil foto di kondisi minim cahaya kurang
Detail berkurang, warna datar, dan noise terasa ketika cahaya minim - Hasil video hanya bagus di kondisi siang hari
Video malam hari kurang tajam dengan noise tinggi
Spesifikasi Honor X6C
| Aspek | Spesifikasi |
|---|---|
| Processor | MediaTek Helio G81 Ultra |
| RAM | 6GB |
| Storage | 256GB |
| Layar | 6.61 inci, 720 x 1604 px, 120 Hz refresh rate, 1010 nits brightness |
| Kamera Belakang | 50 MP, fitur AI Eraser |
| Baterai | 5300 mAh, 35W fast charging |
| OS | Android 15 (MagicOS 9) |
| Desain | IP64 (tahan debu & air), 5-Star Drop Resistance SGS |
| Warna | Midnight Black, Moonlight White |
| Harga | Rp2.999.000 |
FAQ
1. Berapa lama baterai Honor X6C bertahan dengan pemakaian normal?
Dengan pemakaian normal—browsing, media sosial, streaming video, dan chat—baterai 5300 mAh bertahan sampai 14 jam sebelum perlu charging. Itu hasil real-world testing, bukan marketing claim. Kalau Anda heavy user yang sering main game atau buka banyak aplikasi bersamaan, durasi bisa berkurang jadi sekitar 10-12 jam.
2. Honor X6C cocok untuk gaming berat seperti PUBG Mobile atau Fortnite?
Tidak disarankan. Chipset MediaTek Helio G81 Ultra hanya cukup untuk game ringan seperti Candy Crush atau puzzle games. Untuk gaming yang lebih demanding, Anda memerlukan chipset yang lebih powerful. X6C akan terasa lag atau frame rate drop saat main game dengan grafis tinggi.
3. IP64 di X6C aman untuk percikan air atau hujan ringan?
Aman untuk percikan air atau terpercik hujan ringan. Tapi jangan celupkan ponsel ke air atau biarkan terbuka saat hujan deras. Yang lebih penting: hindari air masuk ke kamera, karena bisa bikin embun di lensa dan hasil foto jadi buram. Jadi meski tahan IP64, tetap harus hati-hati.
4. Apakah kamera X6C bagus untuk foto low-light?
Tidak terlalu. Di kondisi cahaya minim, kamera X6C menunjukkan limitasinya dengan detail kurang, warna datar, dan noise lebih tinggi. Hasil photo bagus hanya saat siang hari dengan cahaya cukup. Untuk low-light, Anda butuh ponsel dengan sensor yang lebih besar atau chipset dengan NPU AI yang lebih canggih.
5. Apakah UI Honor mudah dipelajari untuk pengguna baru?
Sangat mudah. MagicOS 9 berbasis Android dengan interface clean dan simple. Tidak ada customization yang terlalu rumit. AI Button juga memudahkan akses fitur cepat tanpa perlu mengerti cara kerja ponsel yang rumit. Cocok banget untuk pemula atau pengguna yang baru pertama kali pakai smartphone Honor.


