Home Mobile Gadget Review Lumia 730

Review Lumia 730

Smartphone dengan layar besar masih menjadi primadona untuk tahun ini. Pun begitu, masih ada pasar untuk smartphone mainstream ukuran sedang dengan layar di bawah 5 inci. Microsoft dengan Nokia Lumia 730 mencoba mengisi celah pasar mainstream yang penuh kompetisi. Dengan fokus pada fitur-fitur kamera dan platform Windows Phone 8.1 dual SIM, Microsoft ingin memberikan impresi yang berkelas di segmen menengah.

Desain minimalis yang fungsional
lumia-730-depan
Berbeda dengan pendekatan desain Lumia seri x30 yang mengadopsi sudut-sudut hidup dengan bentuk persegi, Lumia 730 masih mengadopsi faktor bentuk seri x20, terutama Lumia 920 dan Lumia 1020. Dengan sisi melengkung yang nyaman di pegangan, menggenggam Lumia 730 akan terasa seperti menggenggam Lumia 920. Tentu saja hal tersebut merupakan pujian tersendiri karena Lumia 920 mendapatkan penghargaan desain terbaik International Forum Design pada tahun 2012.

Sebagai sebuah smartphone mainstream tentunya, terdapat beberapa penghematan fitur pada Lumia 730.
Sama seperti Lumia 530 dan 630, Lumia 730 hadir dengan konsep desain hardware terbaru Microsoft. Dengan dukungan Windows Phone 8.1, Lumia 730 hadir tanpa tombol kamera dan tiga tombol navigasi kapasitif yaitu back, home, dan search. Sebagai penggantinya, Lumia 730 mengandalkan tombol virtual pada layar. Optimalisasi navigasi virtual pada smartphone ini sangatlah baik. Seperti fitur immersive mode Android yang menyembunyikan navigasi virtual, Windows Phone 8.1 juga memiliki fungsi yang sama. Pada aplikasi-aplikasi yang mendukung, navigasi virtual pada Lumia 730 akan hilang bila tidak dibutuhkan. Untuk menampilkannya, Anda cukup menggeser jari dari bawah atau pinggir layar (tergantung orientasi) maka tombol navigasi akan muncul. Untuk menghilangkannya, cukup lakukan gerakan yang sama.

lumia 730 samping

Dengan bobot ringan dan dimensinya yang lumayan ringkas, Lumia 730 masuk ke dalam kategori kompak dan ringan. Uniknya, walaupun memiliki desain unibody, ternyata Lumia 730 memiliki panel belakang yang dapat dibuka untuk mengakses baterai, dua slot Micro-SIM serta slot MicroSD.

Fitur kamera diutamakan
Microsoft memosisikan Lumia 730 sebagai pilihan para penggila selfie. Smartphone ini memiliki kamera depan dengan resolusi 5 Megapixel fixed focus serta lensa wide angle. Untuk kamera utama, tersedia kamera 6,7 Megapixel autofocus dengan lensa Zeiss. Hasil tangkapan kamera utama masuk ke dalam kategori cukup baik. Di bawah pencahayaan yang ideal, saturasi warna serta detail yang tertangkap cukup baik. Terlebih dengan penggunaan software Lumia Camera yang mengijinkan pengaturan fokus, white balance, exposure, ISO dan shutter speed secara manual dan sangat mudah digunakan, pengguna Lumia 730 dapat memaksimalkan hasil fotonya.

Berikut hasil foto Lumia 730 tanpa penyuntingan. Untuk lengkapnya, kunjungi Flickr resmi yangcanggih.com.

Dengan lensa wide angle, kamera depan Lumia 730 dapat menghasilkan foto yang lebih luas, terutama pada posisi horizontal. Ini tentunya berguna bagi Ada yang suka mengambil foto we-fie atau selfie beramai-ramai. Berkat resolusi 5 Megapixel, hasil foto kamera depan Lumia 730 cukup baik. Tingkat detail dan saturasi memang sedikit di bawah tangkapan kamera utama, namun tetap cukup baik. Sayang sensitivitas cahaya kamera depan sedikit kurang dibanding kamera utama dengan hasil foto yang cukup “kotor” pada kondisi cahaya yang kurang. Untuk mengatasi hal itu, Microsoft juga mengeluarkan aplikasi kamera Lumia Selfie, yang mengombinasikan post processing dan fitur auto shot untuk kedua kameranya.

Aplikasi Lumia Selfie memiliki ragam fungsi yang menarik. Lumia Selfie menangkap gambar lalu meningkatkan kualitas gambar menggunakan software. Secara otomatis, warna dan tingkat keterangan gambar ditingkatkan hingga lebih optimal. Kemudian Anda dapat memilih dari 20 filter lalu dapat langsung sharing melalui jejaring sosial favorit. Fokus pada fitur selfie, Lumia Selfie juga dapat menggunakan kamera utama untuk mengambil gambar. Dengan fitur auto selfie, Anda dapat mengambil gambar sendiri melalui bantuan suara ketika aplikasi mendeteksi kepala di tengah layar.

Performa handal
Sebagai sebuah smartphone kelas menengah, Lumia 730 mengusung spesifikasi yang sama dengan para kompetitornya. Prosesor snapdragon 400 quad core 1.2 GHz, GPU Adreno 305, serta ram 1 GB memberikan Lumia 730 kasta yang lebih tinggi dibandingkan dengan Lumia 530 dan 630.

Microsoft hanya membagi “kasta” resmi seri Lumia dengan memori RAM-nya, yaitu 512 MB dan diatasnya. Aturan yang ketat dan optimalisasi sistem Microsoft cukup baik sehingga fitur inti smartphone Windows Phone tidak akan memiliki banyak pengaruh pada hardware yang menjalankannya.  Hal ini terlihat jelas pada penggunaan Lumia 730 sehari-hari. Navigasi antarmuka, membuka aplikasi inti seperti email, kalender, Internet Explorer, navigasi, dan OneDrive semuanya cukup cepat dengan animasi perpindahan layar yang apik. Ditambah dengan RAM 1 GB, Lumia 730 mampu melakukan multitasking yang baik dengan beberapa aplikasi chat online yang selalu berjalan di background.

Ekosistem aplikasi Windows Phone tampaknya berkembang cukup pesat. Pada saat mengulas smartphone besutan Microsoft devices, sudah pasti ada beberapa aplikasi populer Android dan iOS yang menyambangi platform Windows Phone. Farmville 2 dan Candy Crush Saga sebagai contohnya. Menjalankan Candy Crush Saga pada Lumia 730 bukanlah sebuah halangan yang berarti, animasi yang kaya serta pola permainan yang adiktif seakan membuat paritas aplikasi Windows Phone bukan lagi sesuatu yang berarti. Menjalankan Farmville 2 di lain pihak adalah sebuah tantangan tersendiri untuk Lumia 730. Entah apakah ada masalah optimalisasi aplikasi atau halangan dari sistem operasi, Farmville 2 berjalan sedikit tersendat terutama pada tampilan zoom terjauh. Penggila Farmville tampaknya harus puas melihat perkebunan mereka dari dekat untuk menghindari dari tampilan yang tersendat-sendat untuk sementara waktu pada Lumia 730.

lumia-730-teks

Lumia 730 hadir dengan layar OLED 4.7” ClearBlack display beresolusi 720 x 1280. Unik untuk Lumia 730, aspect ratio layar tampak memanjang ke atas dibandingkan smartphone Lumia lainnya. Tentunya hal ini untuk menunjang fungsi wide angle kamera depan yang melebar pada posisi landscape. Berkat teknologi layar OLED dan ClearBlack display, kontras dan saturasi warna menjadi istimewa. Tampilan di bawah cahaya matahari terik juga masih dapat dibaca dengan baik.

Dengan baterai berkapasitas 2200 mAh, Lumia 730 terlihat sama dengan smartphone lain di kelasnya dalam hal kapasitas baterai. Akan tetapi, daya tahan baterai smartphone ini pantas diacungi jempol. Pada saat pengujiaan looping menonton film 720P, Lumia 730 dapat bertahan hingga 8 jam. Pada penggunaan sehari-hari, Dengan sinyal penuh, menonton video setengah jam, berbicara setengah jam, bermain game setengah jam dan browsing kumulatif satu jam, smartphone ini hanya memakan daya 15%. Pada penggunaan sehari-hari dalam kondisi sinyal GSM stabil, smartphone ini dapat bertahan hingga satu setengah hari waktu aktif. Dengan fitur dual SIM aktif, Lumia 730 dapat bertahan hingga satu hari.

Kesimpulan
Lumia 730 mencentang semua daftar kebutuhan para penggila selfie. Dari kamera depan 5 Megapixel wide angle, aplikasi selfie yang mumpuni, serta layar yang baik untuk melihat hasil tangkapan, smartphone ini sangat tepat guna untuk penggila selfie. Kematangan sistem operasi Windows Phone juga terlihat semakin baik seiring dengan waktu. Sebagai pengusung sistem operasi Windows Phone 8.1 dengan prosesor quad core, Lumia 730 mampu melakukan tugasnya sebagai sebuah smartphone dengan sangat baik. Dengan harga Rp2.999.000, Lumia 730 cukup menarik bagi penggila selfie yang ingin tampil beda.

Yang Canggih:

+ Hasil foto kamera depan dan belakang amat baik, dengan lensa lebar di depan yang pas untuk selfie
+ Desain keren
+ Daya tahan baterai baik
+ Aplikasi kamera sangat baik
+ Baterai tahan lama

Yang Kurang:

– Ekosistem aplikasi membaik, tapi masih tertinggal cukup jauh dari Android dan iOS

Review Lumia 730 1
Michael Adhi
Pecinta gadget yang gemar belajar dan memasak. Michael selalu mencari gadget ideal untuk menemaninya mempelajari hal-hal baru di dunia. Seleranya terhadap gadget sama dengan selera makanannya, eksotis dan tidak mainstream.

3 KOMENTAR

  1. emang iphone samsung dkk g ada yg sering sering restart sendiri,
    sering mati sendiri, aku bb lover juga sama ada yg sering restart sendiri,
    sering mati sendiri, LOL

  2. Saya punya lumia 730,
    sering restart sendiri,
    sering mati sendiri,
    apanya yg canggih…???

Comments are closed.

%d bloggers like this: