5 Kelebihan AMD Ryzen 4000 Series Renoir APU, Prosesor Mobile Kencang dan Hemat Daya

Pada ajang CES 2020 lalu, AMD memperkenalkan Ryzen 4000-series mobile yang merupakan APU dengan nama sandi Renoir. Dibandingkan generasi sebelumnya, tentunya AMD menjanjikan banyak peningkatan baik dari segi performa maupun untuk urusan efisiensi daya. Bahkan kalau diadu dengan pesaingnya pun AMD mengklaim produknya lebih baik.

svg%3E

Harus diakui memang Ryzen 4000 Series Renoir APU punya banyak potensi yang membuatnya tampak menggiurkan untuk mempersenjatai laptop masa kini. Nah, agar lebih mudah dan ringkas, berikut kami sajikan 5 kelebihan AMD Ryzen 4000-Series:

1. Zen 2 7nm: kencang dan hemat daya

Semua prosesor Ryzen 4000-Series berbasis arsitektur Zen 2 dengan fabrikasi 7nm. Berkat ukurannya yang semakin kecil, AMD mengklaim produk garapannya itu mampu memberikan performa lebih tinggi tapi dengan konsumsi daya yang lebih rendah yang artinya baterai lebih hemat.

svg%3E

Menurut AMD, Zen 2 7nm ini dapat menghemat daya 20 persen lebih baik dan memberikan Performance Per Watt dua kali lipat dari generasi sebelumnya. Sangat ideal untuk memenuhi kebutuhan para pengguna laptop yang memang selalu menuntut performa dan efisiensi daya yang lebih baik.

svg%3E

svg%3E

2. Prosesor 8-core 16-thread

Pada seri tertingginya, prosesor terbaru dari AMD ini punya spesifikasi 8-core dengan 16-thread. Selain itu, Renoir juga mendukung memory LPDDR4X yang tentunya juga turut membantu meningkatkan kemampuan bukan hanya dari segi CPU, tetapi juga GPU.

3. GPU dengan arsitektur Vega 7nm

Walaupun masih menggunakan arsitektur Vega seperti generasi sebelumnya (belum Navi seperti pada seri desktop), AMD menjanjikan Radeon Core pada Renoir APU punya kinerja grafis hingga 59 persen lebih kencang karena sudah menggunakan fabrikasi 7nm. Peningkatan clockspeed dan penggunaan memory LPDDR4X juga menjadi faktor yang menentukan pengguna dapat merasakan kemampuan kartu grafis terintegrasi yang lebih bertenaga.

svg%3E

4. Teknologi AMD SmartShift

Dalam presentasinya di CES 2020 lalu, AMD juga mengumumkan teknologi SmartShift terbaru yang secara pintar akan mengendalikan alokasi daya antara CPU dan GPU, agar dapat memaksimalkan performa berdasarkan kebutuhan dari pekerjaan yang sedang dilakukan.

Sebagai contoh, mengutip dari Techcenturion, SmartShift akan menekan konsumsi daya pada CPU dan memberikan lebih untuk GPU ketika pengguna sedang bermain game. Hal sebaliknya akan dilakukan saat ada task yang butuh performa CPU lebih tinggi. Menurut AMD, SmartShift bisa mendongkrak penforma gaming hingga 10 persen dan performa terkait pembuatan konten (misalnya rendering video atau edit foto) hingga 12 persen.

svg%3E

5. Laptop yang lebih tipis dan stylish

Kehadiran AMD Ryzen 4000-Series Renoir APU dengan fabrikasi 7nm juga akan diikuti oleh laptop dengan form factor yang lebih ramping. Pada ajang CES 2020 lalu setidaknya ada dua perangkat yang dipastikan akan menjadi laptop berbasis Renoir pertama, yakni Asus ROG Zephyrus G14: laptop gaming dengan ketebalan hanya 17,9mm dan berat 1,6 kg, serta Lenovo Yoga Slim 7 dengan Ryzen 7 4800U yang diklaim sebagai laptop 8-core x86 tertipis di dunia.

Verified by MonsterInsights