Review Sony CyberShot-HX10V

svg%3E

Jajaran kamera saku dengan fitur zoom panjang adalah salah satu dari sebagian kecil jenis kamera saku yang masih lebih unggul dibanding smartphone saat ini. Setiap produsen pasti memiliki lini tersendiri untuk kategori tersebut, seperti Sony yang memberikan kami kesempatan untuk menguji salah satu kamera terbarunya, Sony Cybershot HX10V. Berikut ulasan kami..

Dari segi desain Sony Cybershot HX10V masih mewariskan body berukuran besar seperti Sony Cybershot HX-series yang lain. Lensa wide 24mm yang menjadi senjata utamanya dipadukan dengan layar berukuran 3 inci yang lapang untuk membantu membidik gambar. Meski memiliki bobot yang cukup berat dan ukuran yang besar, tapi disitulah keunggulannya kamera saku ini. Saat digunakan untuk memotret Sony HX10V sangat nyaman dalam genggaman dan cukup stabil ketika digunakan untuk memotret dengan zoom maksimal meski tanpa bantuan tripod.

Ukurannya yang relatif besar memuat tombol-tombol navigasi berukuran besar yang mudah dijangkau. Selain itu sebuah lampu kilat yang bersembunyi pada bagian atas kamera. Sedikit catatan mengenai lampu kilat atau flash di HX10V; Anda harus menyalakan flash dari menu, maka flash akan keluar. Jadi jangan ditarik paksa. Untuk menyimpannya, matikan flash di menu maka flash akan masuk kembali. Sedangkan untuk konektivitas, Sony hanya menyediakan port koneksi mini HDMI yang berfungsi untuk mengisi baterai sekaligus memindahkan foto langsung dari kamera ke PC.

svg%3E


Fitur

svg%3E

Selain menawarkan lensa dengan jangkauan 24-400mm atau zoom optikal 16,7x, Sony HX10V juga menawarkan sederetan fitur yang menarik. Selain opsi pengambilan gambar dan efek filter yang lengkap, Sony HX10V kini juga telah dilengkapi dengan modul GPS. Ketika mencoba modul GPS-nya, saya cukup terkesan dengan kemampuannya terhubung ke satelit GPS yang relatif cepat. Perlu diingat, penggunaan GPS akan menyedot baterai.

Sony HX10V dilengkapi dengan sensor CMOS BSI 18.2 megapixel yang unggul di kondisi minim cahaya. Pilihan ISO tergolong cukup tinggi yaitu mulai dari ISO 100 hingga 12800. Hasil foto pada setting ISO 100 hingga ISO 1600 masih termasuk tajam dengan tingkat akurasi warna yang akurat. Sementara dari ISO 3200 hingga ISO 12800, kualitas foto mulai mengalami penurunan dengan banyaknya noise diiringi dengan menurunnya ketajaman, kontras dan akurasi warna. Berikut hasil uji test ISO dari Sony Cybershot HX10V..

svg%3E

ISO 3200
ISO 3200
untuk selengkapnya klik foto diatas untuk menuju galeri ISO Sony Cybershot HX10V di Flickr.

Kamera ini memiliki waktu siap jepret yang tergolong cepat untuk sebuah kamera dengan lensa panjang, hanya sekitar 1-2 detik. Kinerja autofokus yang cepat dan sangat responsif berlaku di segala kondisi pemotretan baik itu di dalam atau luar ruangan. Hasil foto pada kondisi wide angle 24mm, ketajaman hasil gambar dan akurasi warna yang disajikan sangat baik dan cukup detil. Sedangkan pada posisi lensa zoom maksimal, berkat fitur Steady Shot dan Clear Image Zoom yang dimilikinya Anda masih dapat menghasilkan foto yang bebas blur dengan kontras dan warna yang masih akurat.

Tanpa zoom
DSC04303
Dengan Zoom maksimal
DSC04305

Galeri foto Sony Cybershot HX10V dapat dilihat di sini..

Tidak hanya menguji kemampuan fotonya, kami juga menguji kemampuan videonya. Video yang dihasilkan pada resolusi Full HD cukup baik untuk di kelas kamera saku dengan hasil gambar yang tajam dan suara yang cukup jelas baik itu di dalam atau di luar ruangan.

Kesimpulan

Bicara kualitas foto dan video secara keseluruhan Sony Cybershot HX10V sangat baik untuk di kelasnya. Performa lensa mulai dari wide angle 24mm sampai zoom maksimal cukup baik dengan hasil foto yang tajam dan penuh detil. Bagi Anda yang membutuhkan sebuah kamera dengan lensa berjangkauan panjang tapi tetap menginginkan kamera berukuran mungil, Sony Cybershot HX10V layak dipertimbangkan.

Kelebihan:
+ Hasil foto tajam di segala kondisi
+ Autofokus dan performa zoom yang cepat dan responsif
+ Hasil video sangat baik.

Kekurangan:
Bodi besar dan bobot agak berat
Fitur GPS cukup menguras baterai.

Verified by MonsterInsights