Samsung terus mengembangkan inovasi kamera pada Galaxy S Series untuk membantu pengguna menangkap momen dan menciptakan konten secara lebih cepat, praktis, dan intuitif. Salah satu fitur yang akan dikedepankan di Galaxy S26 Series terbaru adalaah fitur AI untuk fotografi yang dapat membantu mengambil gambar hingga mengoptimalkan proses pengolahan foto.
“Lebih dari pengembangan teknologi lensa dan sensor kamera, Samsung terus konsisten meningkatkan kecerdasan AI di dalamnya. Semua itu dilakukan karena kami ingin siapa saja bisa mendapatkan foto yang bagus dan berkreasi dengan mudah. Oleh karena itu, kami berupaya menghadirkan pengalaman yang responsif melalui berbagai kecanggihan AI di fitur kamera terdepan,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.
Tren AI dalam fotografi untuk pengguna Indonesia

Tren kamera smartphone di 2026 diprediksi akan menempatkan AI sebagai teknologi yang terdepan. Fungsi AI kini bergerak dari pemrosesan gambar pasif (seperti HDR otomatis) menjadi kemampuan generatif aktif (Generative Fill & Real-time Editing).
Di tahun ini, AI akan mampu memiliki pemahaman lebih mendalam tentang scene, subyek, dan kebutuhan pengguna, serta membantu menyempurnakan hasil akhir, termasuk pada tahap editing. Semua itu kami prediksi akan menjadi fitur utama di Samsung Galaxy S26 Series yang akan hadir di akhir bulan Februari 2026.
Untuk pengguna di Indonesia, tren ini terasa relevan karena smartphone menjadi perangkat utama untuk berbagai kebutuhan, mulai dari membuat konten media sosial, merekam momen keluarga, memotret dalam kondisi menantang seperti low light, hingga menghasilkan video yang stabil tanpa perangkat tambahan.
Pengalaman kami menggunakan Samsung Galaxy S25 Ultra juga menunjukkan betapa fitur AI di smartphone flagship Samsung amat relevan bagi kebutuhan pengguna di Indonesia. Fitur seperti Audio Eraser yang menghapus suara bising di latar saat merekam video juga menjadi fitur yang amat berguna bagi pengguna yang ingin merekam momen kebersamaan keluarga di berbagai acara, seperti ulang tahun atau hari raya Lebaran.
Menyingkap jejak inovasi AI di perangkat Samsung
Samsung mengembangkan kemampuan kamera berbasis AI secara bertahap untuk menjawab kebutuhan pengguna di berbagai era:
- Era Awal (Deteksi Cerdas – Galaxy S9 & Galaxy S20):
Di masa ini, tantangan utama pengguna adalah menangkap momen yang bergerak cepat dan mengambil gambar dari jarak yang jauh. Samsung menjawabnya lewat Galaxy S9 dengan fitur Super Slow-mo yang mampu mendeteksi gerakan secara otomatis. Kemudian, Galaxy S20 Ultra hadir dengan inovasi AI Space Zoom 100x pertama yang memungkinkan pengguna melihat detail yang tak terjangkau mata telanjang. Kamu bisa membaca ulasan kedua produk ini di YANGCANGGIH.COM.

Hasil foto dari kamera Samsung S9+ dengan lensa dual-aperture
- Era Stabilisasi & Portrait (Galaxy S21 Series & S22 Series):
Seiring maraknya tren vlogging dan foto portrait di media sosial, fokus inovasi beralih ke kualitas video dan subjek manusia. AI dimanfaatkan untuk menganalisis gerakan di fitur Super Steady agar rekaman video tetap mulus walau pengguna tidak pakai gimbal tambahan. AI juga hadir untuk menyempurnakan Skin Tone yang natural pada mode Portrait guna membuat setiap foto profil terlihat profesional. Kamu bisa membaca ulasan Galaxy S21 Series di sini dan S22 Series di sini.

Kamera telephoto menjadi salah satu keunggulan di Samsung Galaxy S22 Ultra, dengan hasil yang memukau di masanya.
- Era Nightography & ProVisual (Galaxy S23 Series hingga Galaxy S25 Series):
Merespons gaya hidup di malam hari yang dinamis, Galaxy S23 Ultra mengusung sensor kamera 200MP dengan pemrosesan AI untuk Nightography yang detail. Puncaknya, Galaxy S24 Series dan Galaxy S25 Series hadir dengan ProVisual Engine, yakni mesin AI komprehensif yang dilatih dengan lebih dari 400 juta dataset. Teknologi ini mendukung penggunaan fitur canggih seperti Photo Assist dan Generative Edit yang memberi kebebasan penuh bagi pengguna untuk mengedit karya mereka. Kamu bisa menyimak review Samsung Galaxy S24 Series di tautan ini dan review kamera S25 Ultra di sini.
- Era Nightography & ProVisual (Galaxy S23 Series hingga Galaxy S25 Series):

Foto malam hari atau di kondisi minim cahaya yang menawan menjadi andalan kamera Samsung S25 Series.
Apa yang menjadi fokus Samsung dalam mengembangkan fungsi AI di 2026?
Tren mobile photography diprediksi akan semakin didominasi oleh kemampuan Generative AI yang fokus pada:
- kecepatan (responsif untuk kebutuhan real-time),
- kemudahan (editing lebih intuitif), dan
- personal (hasil yang lebih sesuai dengan keinginan pengguna)
Integrasi teknologi fungsi AI pada Kamera Samsung menghadirkan keleluasaan bagi pengguna untuk mengeksplorasi berbagai dimensi kreativitas dalam pembuatan konten visual.
Dengan menggabungkan warisan inovasi optik dan kekuatan AI, Samsung Galaxy S Series siap memimpin era baru di mana setiap pengguna memiliki kebebasan penuh untuk Capture, Create, and Inspire.
Dari berbagai informasi yang ada, kami melihat bahwa Samsung akan meningkatkan kemampuan Audio Eraser di S26 Series, serta kemampuan pemotretan malam hari. Tentunya belum ada detil yang pasti mengenai fitur baru apa yang ada di kamera S26 Series, jadi nantikan ulasannya di YANGCANGGIH.COM.

