Panduan Belanja Agar Tidak Salah Beli Gadget

Review ASUS ZenBook 13 (UX334): Laptop Tangguh yang Tipis dan Ringan dengan Dua Layar

Inovasi ASUS di kategori laptop tipis dan ringan tidak berhenti di dimensi bodi yang semakin ringkas. Lewat keluarga ASUS ZenBook terbaru yang diperkenalkan di ajang Computex 2019 lalu, ASUS mempersembahkan laptop tipis dan ringan yang sangat inovatif karena hadir dengan membawa 2 layar di satu laptop. Nah, di artikel ini kami berkesempatan untuk mencicipi salah satu varian ASUS ZenBook dengan dua layar tersebut yaitu ASUS ZenBook 13 (UX334).

ASUS ZenBook 13 UX334 4

Rancangan bodi yang sempurna untuk mobilitas

ASUS ZenBook 13 (UX334) merupakan suksesor dari ASUS ZenBook 13 (UX333) yang diperkenalkan ASUS di tahun 2018 lalu. Sekilas desain keduanya terlihat sangat identik. Dimensinya pun masih tetap ringkas.

ASUS ZenBook 13 UX334 6

Hadir dengan membawa layar NanoEdge dengan rasio kontras bodi mencapai sekitar 95%, dimensi ASUS ZenBook 13 (UX334) hanya 30.2 x 18.9 x 1.79cm atau seukuran kertas A4. Bobotnya pun ringan yakni hanya sekitar 1.22 Kg. Ini menjadikan ASUS ZenBook 13 (UX334) sangat sempurna untuk para pengguna yang bermobilitas tinggi. Keunggulan lain bodinya tersebut juga telah dirancang tangguh sesuai standar militer.

Untuk konektivitas di laptop ini bisa ditemukan satu port USB 3.1 Gen 2 Type-C, USB Gen 2 Type-A, USB 2.0, HDMI, MicroSD Reader dan Audio combo Jack. Cukup lengkap mengingat laptop ini berbodi sangat langsing.

Layar cukup memuaskan

ASUS ZenBook 13 UX334 7

Bingkai layarnya yang tipis memang berhasil menjadi daya tarik tersendiri dari laptop ini. Meski belum dilengkapi fitur sentuhan, panel layar IPS berukuran 13.3 inci yang dibawanya berhasil memanjakan mata kami dengan tampilan yang tajam di resolusi Full HD dan warna yang amat baik. Satu nilai tambah meski bingkai layarnya sangat tipis ASUS ZenBook 13 (UX333) tetap dilengkapi dengan webcam di bagian atas layar.

ASUS ZenBook 13 UX334 9

Panel layarnya ini juga tidak memantulkan bayangan. Nilai positifnya mata tidak akan cepat lelah saat memandang layarnya terlalu lama saat bekerja. Di dalam ruangan sangat nyaman digunakan. Tapi, minusnya panel layar tersebut agak sulit terlihat di kondisi pencahayaan yang sangat terang meski pengaturan kecerahan layar sudah diatur paling maksimum.

ScreenPad 2.0 yang inovatif

ASUS ZenBook 13 UX334 8

Desain engsel Ergolift juga masih hadir di ASUS ZenBook 13 (UX334). Berkat desain engsel ergolift dan ukuran tombol-tombol keyboard yang berukuran relatif besar serta jarak antar tombol yang tidak terlalu rapat menjadikan laptop ini semakin nyaman digunakan untuk mengetik. Keyboardnya ini juga telah dilengkapi dengan lampu backlit untuk mendukung kegiatan mengetik di kondisi temaram.

ROG G14 728 yg

ASUS ZenBook 13 UX334 5

Satu pembaruan yang dibawa ASUS ZenBook 13 (UX334) adalah touchpad mousenya yang kini adalah sebuah panel layar sentuh. Dinamakan ScreenPad 2.0 panel tersebut mengusung teknologi IPS yang resolusinya Full HD. Ukurannya sendiri cukup besar yakni 5.65 inci.

Secara keseluruhan tampilan di layar keduanya ini terlihat cukup tajam dengan warna yang cukup baik. Respon dengan sentuhan juga amat baik. Tampilan di ScreenPad 2.0 juga menarik dengan mengadopsi antarmuka ala smartphone.

Keunggulan dari ScreenPad 2.0 adalah dukungan ScreenXpert software dengan beragam fitur yang berguna untuk meningkatkan produktivitas. Pada prakteknya, dari pengujian kami ScreenPad 2.0 ini memang akan sangat berguna untuk multitasking atau bekerja dengan membuka dua aplikasi sekaligus. ScreePad 2.0 juga mendukung input coretan tangan. Tapi, wajib diperhatikan pengguna juga harus beradaptasi dengan ScreenPad 2.0.

Pasalnya, saat layar tersebut membuka aplikasi fungsinya sebagai touchpad mouse akan terhenti. Kurang praktis karena untuk kembali mengubah fungsinya menjadi touchpad mouse Anda harus mengaktifkannya terlebih dulu. Jika tidak ingin repot menggunakan mouse tambahan bisa jadi solusi dan ScreenPad 2.0 ini bisa difungsingkan langsung hanya sebagai layar kedua saja.

Performa memadai untuk produktivitas

Di sektor performa, ASUS ZenBook 13 (UX334) yang kami review datang dengan prosesor Intel Core i5-10210U, RAM 8GB dan ruang penyimpanan SSD PCIe 3.0 x4 yang kapasitasnya sangat besar yakni 1TB. Hasil benchmarknya berikut ini:

Berkat dukungan kartu grafis Nvidia GeForce MX250 laptop ini juga masih bisa diajak bermain game-game ringan. Cukup dimaklumkan mengingat laptop ini memang bukan diperuntukkan untuk bermain game atau untuk penyutingan video yang berat. Kendati demikian, untuk mendukung produktivitas seperti mengolah dokumen, browsing hingga menyunting foto dan video sederhana performanya sudah sangat mencukupi.

Baterai tahan lama

Lalu bagaimana dengan daya tahan baterainya? Dari pengujian kami dengan skema penggunaan terhubung ke WiFi, tingkat kecerahan layar sekitar 70%, ScreenPad di posisi aktif, mengetik dokumen dan browsing baterainya ini bisa tahan hingga sekitar 8 jam. Cukup tahan lama dan bisa menemani kami bekerja hampir seharian saat diluar ruangan.

Kesimpulan

Patut diakui ScreenPad 2.0 memang sangat inovatif. Secara fungsi ScreenPad 2.0 juga sangat fungsional terutama untuk menjadi layar kedua. Kendati demikian, yang menjadikan laptop ini semakin menggoda adalah dimensinya yang sangat ringkas dan ringan, performa memadai dan baterai yang relatif tahan lama. Jika ingin mencicipi fitur ScreenPad 2.0 dan tidak keberatan dengan harga jualnya yang ada di kisaran 15 juta Rupiah, ASUS ZenBook 13 UX334 sangat ideal untuk mendukung produktivitas pengguna yang mobilitasnya tinggi dan sering multitasking.

Yang Canggih:
+ Bodi tangguh yang ringkas dan ringan
+ ScreenPad 2.0 cukup berguna terutama untuk multitasking
+ Performa memadai untuk produktivitas harian
+ Baterai relatif tahan lama

Yang Kurang
– TouchPad nonaktif saat ScreenPad menjadi layar kedua
– Performa audio agak kurang bertenaga
– Layar agak sulit terlihat di kondisi pencahayaan sangat terang

More Stories
Huawei Honor 6X 1
Huawei Honor 6X: Harga 2 Jutaan, Andalkan Kamera Ganda dan Sensor Sidik Jari