Tips dan Trik Membuat Cinematic Video dengan Samsung Galaxy Note10

Tingginya minat pengguna untuk berbagi cerita melalui konten video menjadi salah satu landasan Samsung untuk menghadirkan fitur kamera pro-grade di Galaxy Note10 Series. Menurut Samsung, dengan kemampuan kamera yang canggih ini setiap pengguna bisa menjadi seorang kreator yang powerful.

svg%3E

Bagi yang belum tahu, Galaxy Note10 Series dibekali kamera 12 megapixel dual-aperture f/1.5 dan f/2.4 dengan OIS, kamera 12 megapixel telephoto juga dengan OIS, dan kamera 16 megapixel ultra-wide angle. Khusus untuk Galaxy Note10+, ada tambahan 3D ToF sensor yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang aplikasi 3D Scanner. Kamera selfie keduanya sama, 10 megapixel.

svg%3E
Yandy Laurens, Sutradara Keluarga Cemara

Namun yang membuat kamera tersebut menarik bukan cuma dari segi hardware. Samsung Galaxy Note10 Series didukung beberapa fitur unggulan seperti Advanced Super Steady, Video Live Focus, Zoom-in Mic, dan sebagainya. Itulah kombinasi yang membuka kemungkinan bagi siapapun untuk menciptakan karya video sesuai ide dan perspektifnya masing-masing.

svg%3E

Pertanyaannya, bagaimana agar semua hardware dan fitur canggih dari kamera Galaxy Note10 Series ini bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk menghasilkan konten yang powerful? Dalam acara yang dihadiri oleh Yangcanggih.com di Seoul, Korea Selatan, pekan lalu, Samsung bersama dengan sutradara film Keluarga Cemara, Yandi Laurens, membagikan beberapa tips dan trik bagaiman menciptakan cinematic video maupun film pendek yang baik. Penasaran seperti apa? Simak poin-poin di bawah ini:

1. Pastikan cerita Anda memiliki bentuk

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Yossie Dwi Prananto ?? (@yossiedwip) on

Setiap cerita pasti memiliki bentuk. Ada yang menggunakan struktur 2 babak, 3 babak, 5 babak, atau 8 sequence. Anda bisa membaca berbagai artikel tentang bagaimana membuat struktur cerita. Kalau sudah ada ide, Anda bisa langsung menuangkannya lewat coret-coretan menggunakan S Pen pada Galaxy Note10 Series. Asyiknya, nantinya coretan Anda tersebut bisa dikonversi dalam bentuk digital.

2. Rencanakan shot Anda

Ketika merekam momen atau membuat konten, seringkali kita gemar merekam tanpa henti sambil terus menggerakkan kamera. Ini seru, tetapi saat ditonton nanti kita menjadi lelah karena objek dalam frame menjadi random terus menerus. Ada baiknya Anda merencanakan terlebih dahulu shot seperti apa yang ingin Anda ambil.

Setiap shot yang kita ambil sebaiknya dirancang dengan baik angle, type of shot serta gerak kameranya – sespontan apapun situasinya. Khususnya gerak kamera, jika gerak kamera dirasa tidak memberi kontribusi apa-apa terhadap isi adegan maka perlakukan ia seperti berada di atas tripod, jika adegan selesai atau moment berlalu, cut. Pindahkan kamera, rencanakan kembali angle, type of shot, gerak kamera. Sudah fix? Rekam lalu cut lagi. Move – lock frame – record – cut. Ulangi.

svg%3E

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Yossie Dwi Prananto ?? (@yossiedwip) on

Anda bisa memanfaatkan fitur seperti Advanced Super Steady untuk mengoptimalkan shot pada adegan tertentu, terutama yang membutuhkan kestabilan. Fitur ini mampu menciptakan video yang stabil meski Anda mereka sambil bergerak (atau bahkan berlari), tanpa membutuhkan bantuan alat tambahan. Selain itu, ada pula fitur hyperlapse yang bisa turut berfungsi pada fitur Advanced Super Steady, dengan peningkatan sample rate dari 500MHz ke 833MHz. Gunakan kedua fitur tersebut sesuai kebutuhan shot-nya.

3. Eksplorasi fitur Video Live Focus untuk bangun mood pada gambar

Ketika kita menonton film, adegan-adegan tertentu tampak lebih dramatis ketika background objek ditambahkan efek bokeh. Bayangkan misalnya adegan ketika mengambil objek dengan latar belakang lampu perkotaan, dan sinar lampu tampak blur – maka ekspresi dan fokus pada objek menjadi semakin menarik dan cantik. Pada Note10, kamera Depth Vision dengan sensor ToF, bisa mendukung kita untuk membuat Video Live Focus dan menambahkan pengaturan efek bokeh menjadi 4 jenis background yaitu blur, big circle, colour point dan glitch. Pilih efek mana yang paling sesuai dengan kebutuhan adegan.

4. Kenali fitur Zoom-In Mic

Tidak hanya visual, sektor audio juga sangat penting untuk menunjang bagus tidaknya konten yang kita buat. Sesuai namanya, Zoom-In Mic memungkinkan Anda untuk mendapatkan kualitas audio yang lebih jelas dan fokus pada objek di dalam frame. Noise yang ada di sekitar akan ditekan seminimal mungkin. Sekadar informasi, fitur ini bekerja dengan menggabungkan tiga mikrofon pada Note10 sehingga bisa merekam suara
berkualitas baik tanpa mikrofon tambahan.

5. Editing adalah penulisan kembali

svg%3E
Adobe Premiere Rush

Terkadang keadaan di lapangan tidak sesuai dengan rencana kita. Inilah pentingnya tahap editing. Editing adalah kesempatan Anda untuk menulis kembali cerita menjadi lebih baik. Pada dasarnya Galaxy Note10 Series sudah dilengkapi dengan aplikasi video editor bawaan, dan dapat dimaksimalkan dengan penggunaan S Pen. Kerennya lagi, Anda juga disuguhkan aplikasi Adobe Premiere Rush yang memiliki banyak variasi dalam editing video.

6. Ingat, ada Samsung DeX

svg%3E

Anda harus selalu ingat bahwa Galaxy Note10 Series memiliki fitur bernama Samsung DeX. Fitur yang mengubah cara penggunaan menjadi layaknya sebuah PC ini dapat dioptimalkan untuk membantu editing foto atau video. Beberapa aplikasi editing video dan foto yang sudah terintegrasi dengan Samsung DeX antara lain Adobe Premiere Rush, Adobe Photoshop Sketch, dan aplikasi pendudung produktivitas dan kreativitas lainnya.

Nah, itulah beberapa tips dan trik menciptakan cimenatic video atau film pendek yang powerful menggunakan Samsung Galaxy Note10 Series. Semoga artikel kali ini bisa membantu Anda membuat karya yang lebih bagus, ya!

Verified by MonsterInsights