[Hands-On] Samsung Galaxy Watch: Desain Tetap Keren, Baterai Lebih Awet

Selain diajak mencoba berbagai fitur canggih Galaxy Note9, dalam acara media yang digelar di Pulau Bintan Samsung juga ingin memperkenalkan jam tangan pintar terbarunya, Galaxy Watch. Kesempatan ini kami manfaatkan untuk setidaknya mendapatkan kesan pertama dalam menggunakan smartwatch tersebut.

Desain tetap keren

svg%3E

Sejak Gear S3, bisa dibilang kami cukup kagum dengan desain yang disajikan jam tangan pintar Samsung. Ketika generasi terbaru yang kini disebut Galaxy Watch ini dirilis, sektor desain kembali menjadi yang paling menarik perhatian.

Harus diakui bahwa pada dasarnya jam tangan adalah pendukung fashion. Karena itu, wajar jika tampilan eksterior menjadi pertimbangan utama bagi sebagian besar pengguna saat memilih jam tangan.

Perlu diketahui bahwa ada dua ukuran Galaxy Watch yang tersedia, yakni 42mm dan 46mm. Varian yang kami coba adalah yang lebih besar, dengan paduan warna silver dan hitam serta strap berbahan karet berkualitas tinggi.

svg%3E

Desain Galaxy Watch kurang lebih mirip dengan jam tangan konvesional berbentuk bulat pada umumnya. Stylish dan cocok untuk dipakai di berbagai kegiatan baik yang formal maupun yang santai.

atch ini masih mengandalkan rotating bezel berbahan stainless-steel untuk memudahkan navigasi ke berbagai aplikasi. Selain itu, Anda juga tetap disuguhkan dua buah tombol fisik yang berfungsi untuk Back dan Home.

svg%3E

Layar Super AMOLED yang dibenamkan pada varian 46mm berukuran 1,3 inci, lengkap dengan perlindungan Gorill Glass DX+. Di bagian belakang, Galaxy Watch memiliki Heart Rate sensor yang sesuai namanya berfungsi untuk mengukur detak jantung.

Yang menarik, Galaxy Watch sudah memiliki sertifikasi IP68 yang artinya tahan air dan debu. Selain itu, smartwatch ini juga tangguh menahan tekanan hingga rating 5ATM. Standar militer MIL-STD-810G juga sudah disematkan untuk menjanjikan perangkat yang tangguh terhadap benturan.

svg%3E

Fitur kebugaran lengkap, baterai lebih awet

Galaxy Watch masih berjalan dengan OS Tizen. Yang membedakannya dengan generasi sebelumnya adalah smartwatch ini hadir dengan fitur-fitur kebugaran yang lebih lengkap dan telah disempurnakan.

svg%3E

Samsung membenamkan kemampuan untuk mendeteksi berbagai aktivitas kebugaran, mulai dari bersepeda, berjalan, berlari, treadmill, hiking, dan sebagainya. Ada setidaknya 6 kegiatan yang bisa terdeteksi secara otomatis dari total 39 kegiatan.

Selain itu, Anda juga dapat melihat informasi terkait berapa langkah yang sudah Anda lakukan hari ini, berapa jaraknya, dan berapa kalori yang terbakar. Serunya lagi, Galaxy Watch juga memiliki fitur untuk mendeteksi Stress Level!

svg%3E

Tapi dari sekian banyak fitur menarik yang dimilikinya, sektor baterai menurut kami merupakan peningkatan yang paling menggiurkan. Varian 46mm dibekali baterai 472 mAh yang diklaim Samsung mampu membuatnya menyala selama beberapa hari.

Hasilnya memang terbukti demikian. Kami menggunakan jam tangan pintar ini selama 2 hari 3 malam. Di hari ketiga, baterai masih tersisa sekitar 40 persen. Padahal Galaxy Watch kami selalu terhubung dengan Galaxy Note9 dan berbagai notifikasi aktif.

Kesimpulan

svg%3E

Jika Anda penggemar jam tangan pintar, Samsung Galaxy Watch menurut kami merupakan salah satu opsi paling menarik yang ada di pasaran saat ini. Apalagi, kompatibilitasnya tergolong lengkap. Selain bisa terhubung ke smarpthone Android, Galaxy Watch juga kompatibel dengan perangkat iOS.

Di Indonesia, Galaxy Watch bisa Anda dapatkan dengan dana mulai dari Rp4.299.000 untuk varian 42mm dengan pilihan warna Midnight Black dan Rose Gold, serta Rp4.499.000 untuk varian 46mm dengan warna Silver.