[Hands-On] Mencoba Samsung Galaxy S9, Smartphone dengan Kamera Dua Aperture dan AR Emoji

Samsung sudah membuka pre-order dua smartphone flagship terbarunya, Galaxy S9 dan Galaxy S9+ di Indonesia. Dengan harga mulai dari 11,5 juta rupiah, tentunya keduanya dibekali berbagai fitur kelas premium.

Dalam acara di Jakarta, Senin (27/2), kami sempat mencoba sebentar untuk sekadar mendapat gambaran seperti apa kecanggihan yang ditawarkannya. Semoga artikel hands-on kali ini bisa membantu Anda untuk memutuskan meminang Galaxy S9 atau Galaxy S9+:

Desain mirip dengan Galaxy S8

svg%3E

Anda yang sudah melihat wujud resmi Galaxy S9 dan Galaxy S9+ dari foto-foto di dunia maya pastinya akan langsung menyadari, kedua smartphone ini amat mirip dengan pendahulunya, Galaxy S8, terutama jika dilihat dari depan yang masih didominasi layar Infinity Display.

Ya, Samsung memang tidak banyak melakukan perubahan pada desain dua smartphone barunya. Satu-satunya perubahan yang paling jelas terlihat adalah posisi sensor sidik jari di belakang yang kini lebih ke tengah, alias di bawah kamera.

Menurut kami ini merupakan perubahan yang positif. Bukan cuma kami, beberapa dari Anda mungkin menganggap posisi sensor sidik jari di Galaxy S8 sulit dijangkau dan sering salah menyentuh kamera. Apalagi di Galaxy S8+ yang dimensinya lebih besar. Nah, dengan posisi yang sekarang, sensor akan lebih mudah digapai.

svg%3E

Selebihnya hampir 90 persen tampilannya sama, setidaknya untuk Galaxy S9. Untuk Galaxy S9+, jelas perbedaan lainnya terletak pada keberadaan kamera belakang ganda karena Galaxy S8+ masih memakai satu kamera saja.

Lalu, bagaimana dengan materialnya? Tak perlu diragukan lagi, mewah! Namun karena berlapis kaca, sayangnya bodi Galaxy S9 dan Galaxy S9+ mudah kotor oleh bekas jari. Untungnya Samsung menawarkan casing premium Tumi atau Kate Spade selama pre-order.

svg%3E

Soal warna, opsi baru yang disebut Lilac Purple menurut kami sangat menarik perhatian. Warna yang mungkin belum pernah (atau sangat jarang?) Anda temui di produk dari brand lainnya. Kerennya lagi, warna ini akan berubah-ubah tergantung pantulan cahaya dari lingkungan sekitar.

Dari segi pengoperasian, baik Galaxy S9 dan Galaxy S9+ sama-sama mudah digenggam dengan satu tangan. Satu hal yang kami tangkap, Galaxy S9+ terasa sedikit lebih ramping dibanding Galaxy S8+. Anda yang sebelumnya merasa Galaxy S8+ terlalu kebesaran kami sarankan untuk mencoba Galaxy S9+ dan buktikan sendiri bedanya.

Kamera dengan dua aperture

Samsung Galaxy S9 dan S9+ menjadi duo smartphone pertama yang memiliki kamera dengan dua aperture. Berbekal sensor 12 megapixel, Anda dapat menggunakan aperture f/1.5 dan f/2.4.

svg%3E

Dengan dua aperture, smartphone ini dapat menghasilkan foto yang tajam baik di kondisi cahaya terang maupun temaram. Ketika cahaya terlalu terang misalnya di bawah sinar matahari yang terik, Anda bisa menggunakan f/2.4. Sebaliknya jika di tempat gelap, f/1.5 akan sangat membantu.

svg%3E

Anda juga diberi akses untuk menentukan sendiri aperture mana yang ingin digunakan. Caranya adalah dengan masuk ke mode Pro.

Kami sempat mencicipi fitur ini di lokasi acara (di dalam Mall), dan hasilnya memang terlihat. Aperture f/1.5 mampu memberikan foto yang lebih terang dan minim noise. Sedangkan f/2.4 di kondisi cahaya yang memadai lebih jago menangkap detail secara menyeluruh. (Lihat dua foto di bawah ini. Yang satu menggunakan f/1.5 dan yg satunya memakai f/2.4)

Samsung Galaxy S9

Samsung Galaxy S9

Sejauh percobaan singkat yang kami lakukan, menurut kami fitur dua aperture ini bisa menjadi senjata andalan Anda untuk mengabadikan momen-momen berharga dengan baik di kondisi apapun.

Samsung Galaxy S9

AR Emoji yang menyenangkan

Ini salah satu fitur lainnya yang ditawarkan Galaxy S9 dan Galaxy S9+. Pada dasarnya AR Emoji hanya fitur seru-seruan yang menurut kami, cukup menyenangkan.

Dengan fitur ini, Anda bisa membuat emoji yang mirip dengan wajah Anda. Hanya dengan mengambil foto selfie, Galaxy S9 akan menganalisa gambar wajah pengguna secara 2 dimensi dan memetakan lebih dari 100 ciri wajah untuk menciptakan model 3 dimensi.

Selain itu, emoji Anda bisa dimodifikasi sesuai keinginan, misalnya mengganti gaya rambut, mengganti pakaian, atau menambahkan kacamata. Ekspresinya juga dapat diubah mengikuti ekspresi Anda.

Tentunya emoji yang Anda buat tersebut bisa dikirim ke orang lain lewat berbagai platform (contoh: WhatsApp) dalam format GIF. Fitur yang menarik dan bisa menambah keceriaan selama berkomunikasi.

Masih banyak fitur keren lainnya

svg%3E

Sesungguhnya selain dua fitur baru di atas, Galaxy S9 dan S9+ masih memiliki berbagai fitur keren lainnya. Yang tak kalah keren adalah Super Slow-Mo 960fps. Sayangnya karena keterbatasan waktu dan unit yang tersedia, kami belum sempat membuat video super slow-mo yang layak untuk dipamerkan di sini.

Kesimpulan awal kami, Galaxy S9 dan Galaxy S9+ masih melanjutkan tradisi seri Galaxy S yang selalu menawarkan perangkat premium dan canggih. Terlepas dari desainnya yang tidak banyak berubah, keduanya tetap hadir dengan peningkatan di berbagai sektor, terutama kamera.

Banderolnya memang lebih tinggi dibanding Galaxy S8 ketika pertama kami meluncur di Indonesia. Namun apakah harga yang lebih mahal itu memang sepadan dengan segala hal yang disajikannya? Tunggu saja review lengkap kami di artikel selanjutnya!

Verified by MonsterInsights