[IFA 2017] Acer Predator Orion 9000: Desktop PC Gaming Paling Mutakhir dengan Performa Ekstrim dan Sistem Pendingin Cerdas

Tidak cukup memukau gamer dengan laptop gaming Acer Predator 21 X yang hadir dengan layar lengkung dan spesifikasi yang sangat bertenaga di tahun lalu, di IFA 2017 kali ini Acer kembali menjadi sorotan dengan memperkenalkan Acer Predator Orion 9000.

Desain futuristik
svg%3E
Tampilan futuristik Predator Orion 9000 diadaptasi dari desain pesawat luar angkasa. Bodinya yang bongsor diberi sentuhan warna hitam dan perak. Untuk membuat tampilannya semakin garang, sepanjang sisi bezel depannya juga bisa ditemukan pencahayaan RGB yang warnanya dapat disesuaikan dengan selera gamer.

svg%3E

Sisi panel Predator Orion 9000 dirancang tembus pandang, jadi gamer bisa melihat dengan jelas semua komponen yang terpasang di dalamnya. Panel ini juga telah mengusung desain tool-less yang artinya bisa dilepas pasang dengan mudah tanpa perlu obeng atau alat lain. Sebagai pelengkap, Acer juga menambahkan sepasang handle di bagian atasnya dan roda dengan pola serat karbon agar desktop PC bongsor ini bisa dengan mudah dipindahkan.

Performa ekstrim
svg%3E
Diklaim sebagai desktop PC gaming paling mutakhir saat ini, Acer mempersiapkan Predator Orion 9000 dengan dapur pacu yang sangat ekstrim.

Predator Orion 9000 diotaki prosesor Intel Core i9-7980XE yang hadir dengan 18 core dan 36 threads. Prosesor Extreme Edition ini juga telah di unlocked jadi gamer bisa dengan mudah melakukan overclocking untuk mendongkrak performanya. Mengimbangi kinerja prosesor tersebut Predator Orion 9000 mendukung penggunaan RAM DDR4 hingga 128GB. Untuk ruang penyimpanan tersedia 3 slot SSD M.2 dan 4 slot PCIe x16.

Lalu bagaimana dengan sektor grafisnya? Sektor grafis Predator Orion 9000 juga tidak kalah mengagumkan. Acer menyediakan 2 opsi kartu grafis untuk Predator Orion 9000. Opsi pertama menggunakan 2 kartu grafis Nvidia GeForce GTX 1080 Ti dengan konfigurasi SLI. Atau, tersedia juga opsi yang menggunakan 4 kartu grafis AMD Radeon RX Vega. Dengan spesifikasinya ini gamer dijamin akan sangat puas. Pasalnya, selain bisa menikmati pengalaman gaming dan VR (Virtual Reality) di resolusi tinggi hingga 8K, gamer juga bisa bermain game di pengaturan grafis paling maksimum tanpa masalah.

svg%3E

Sistem pendingin mumpuni
svg%3E
Untuk menjaga performanya tetap stabil Acer Predator Orion 9000 hadir dengan sistem pendingin berbasis cairan dan dukungan teknologi Acer IceTunnel 2.0.

Teknologi IceTunnel 2.0 adalah solusi manajemen aliran udara yang canggih dan pintar. Teknologi ini bisa mendinginkan setiap komponen dengan memisahkan sistem menjadi beberapa zona termal yang masing-masing bisa mengalirkan udara individu untuk menghantarkan panas.

Panel jala logam berukuran besar di bagian depan dan atasnya memungkinkan aliran udara dingin untuk masuk dan udara panas dari CPU yang berasal dari sistem pendingin berbasis cairannya dialirkan keluar.

Sementara lima kipas berukuran 120mm di depan, atas, dan belakang akan menyalurkan udara dingin melalui chassis. Bagian dari aliran udara kemudian dialihkan ke bagian belakang motherboard untuk mendinginkan perangkat penyimpanan. Kartu grafis memiliki kipas blower untuk mengeluarkan suhu panas dari belakang, sementara PSU dapat secara mandiri menahan gangguan thermal.

Konektivitas sangat lengkap
Beragam jenis konektivitas bisa ditemukan di Acer Predator Orion 9000. Diantaranya, 2 port USB 3.1 Gen 2 ( 1 Tipe-C dan 1 Tipe-A), 8 port USB 3.1 Gen 1 ( 1 Tipe-C dan 7 Tipe-A), dan 2 port USB 2.0 (Tipe-A).

Acer Predator Orion 9000 rencananya akan mulai tersedia di pasaran Amerika di akhir tahun ini. Untuk membawanya pulang setidaknya gamer harus menyisihkan dana mulai dari US$1999. Berminat?

[table] Spesifikasi; Acer Predator Orion 9000
Prosesor; Intel Core i9-7980XE
RAM; DDR4 hingga 128GB
GPU; 2 x Nvidia GeForce 1080 Ti / 4 x AMD Radeon RX Vega
Kapasitas; tersedia 3 slot SSD M.2 dan 4 slot PCIe x16
Sistem pendingin; Liquid Cooling dengan dukunga Acer IceTunnel 2.0
OS; Windows 10
[/table]

Verified by MonsterInsights