Home News Tips: Memotret di Kondisi Minim Cahaya dengan Lebih Baik Menggunakan Oppo F1s

Tips: Memotret di Kondisi Minim Cahaya dengan Lebih Baik Menggunakan Oppo F1s

Bagi yang mengandalkan smartphone sebagai kamera utama, tentunya enggan dibatasi penggunaannya. Walaupun teknologi kamera pada smartphone sudah berkembang pesat, namun kemampuan smartphone untuk memotret di kondisi minim cahaya masih belum dapat diandalkan.

Namun ini tidak berarti vendor smartphone tinggal diam saja saat meracik ponsel andalannya. Misalnya Oppo yang membenamkan fitur Expert Mode di kamera Oppo F1s dan F1 Plus. Dengan Expert Mode, Anda bisa mengatur beberapa setting pemotretan mendasar seperti fokus, ISO, kecepatan rana (shutter), White Balance, Exposure, serta penyimpanan foto dalam format .DNG (RAW).

Tips: Memotret di Kondisi Minim Cahaya dengan Lebih Baik Menggunakan Oppo F1s 1

Berbekal fitur tersebut, sebenarnya Oppo F1s akan mampu menghasilkan foto yang baik di kondisi malam hari untuk kamera smartphone di kelasnya. Berikut tips memotret lebih optimal saat kondisi minim cahaya menggunakan Oppo F1s.

1. Pilih ISO rendah

Saat mengaktifkan Expert Mode, Anda akan dapat mengatur beberapa hal. Dua setting yang sangat penting adalah pengaturan ISO dan Shutter. Dengan mengeset ISO ke angka yang lebih rendah, maka noise yang mengganggu detail pada foto akan dapat diminimalkan. Konsekuensi logisnya, dengan ISO rendah, kamera membutuhkan kecepatan rana atau shutter speed yang lebih lambat untuk dapat menyerap cahaya yang lebih banyak. Jika kecepatan rana terlalu tinggi, maka hasil foto akan menjadi gelap.

Untuk pengaturan kecepatan rana, Oppo F1s mendukung pengaturan mulai dari 1 detik dan seterusnya. Jadi boleh dibilang pengaturan ini memang ditujukan untuk memotret dalam kondisi minim cahaya. Tentunya dengan kecepatan yang lambat, pastikan Anda menggunakan tripod atau memiliki tangan yang stabil sehingga hasil akhir akan tetap tajam.

Berikut contoh hasil foto dengan pengaturan ISO 100 dan Shutter speed 1 detik, tanpa tripod. Untuk menyetabilkan ponsel, saya menekannya pada dinding sambil memencet tombol shutter.

IMG20170101191810

Bandingkan dengan hasil pemotretan pada mode Auto di bawah ini.

IMG20170101191656

Selain “terganggu” noise yang cukup parah, hasil foto ini juga terlalu gelap sehingga cukup sulit untuk melihat apa yang difoto.

2. Simpan foto dalam format RAW

Oppo F1s mendukung penyimpanan foto dalam format .DNG (Digital Negative) atau juga dikenal sebagai format RAW. Seperti namanya, inilah hasil foto “mentah” yang direkam kamera dan belum mengalami banyak penyesuaian untuk menyajikan foto yang bagus menurut manusia. Foto dalam format ini juga memiliki ukuran file lebih besar, mengingat belum ada pemrosesan dari kamera yang juga secara otomatis memperkecil ukuran file fotonya. Tentunya ini berimbas pada menyusutnya jumlah foto yang bisa disimpan.

Namun keuntungan yang didapat, foto dalam format RAW akan lebih fleksibel untuk disunting. Jika ada kesalahan exposure atau white balance, Anda akan dapat mengoreksinya dengan mudah menggunakan berbagai aplikasi penyunting gambar yang mendukung format .DNG. Setelah dikoreksi, Anda juga dapat menyimpannya dalam format .JPG untuk menghemat ruang memori.

Berikut contoh foto “salah” dengan pengaturan shutter 1 detik yang kemudian dikoreksi.

wrong exposure

wrong exposure

Berikut hasil foto yang sudah dikoreksi di Adobe Photoshop.
edited raw 2

edited raw

Tergantung pada aplikasi penyunting gambar yang digunakan, Anda bisa melakukan banyak pengaturan mulai dari White Balance, Shadows, Highlights, Levels, dan masih banyak lagi. Dengan begitu, hasil akhir fotonya akan sesuai dengan keinginan.

3. Atur fokus secara manual jika dibutuhkan

Walaupun autofocus kamera utama Oppo F1s termasuk sangat baik untuk ponsel di kelasnya, namun ada beberapa situasi yang membutuhkan pengaturan fokus secara manual. Opsi pengaturan fokus secara manual yang ada di Expert Mode Oppo F1s amat mudah digunakan. Anda hanya tinggal menggeser sesuai jarak obyek yang ingin difokuskan.

Satu contoh adalah memotret semut yang berbaris berikut ini. Ukuran semut yang kecil membuat kamera lebih memilih fokus pada dedaunan di latar. Solusi mudahnya, saya mengatur fokus secara manual sehingga semut yang difokuskan akan terlihat tajam sesuai keinginan.

IMG20170110103708

IMG20170110103356

Teknik pencarian fokus secara manual ini juga berguna di kondisi minim cahaya untuk memastikan kamera berfokus pada subyek yang diinginkan. Kualitas cahaya yang kurang ideal (gelap) mengurangi akurasi sistem fokus otomatis pada kamera Oppo F1s.

Selamat mencoba!

Single Post Template 36 – Entertainment 2
Kristian Tjahjonohttps://yangcanggih.com
Menulis tentang gadget sejak tahun 2003 di beberapa majalah gadget internasional, serta menggarap proyek-proyek digital untuk berbagai klien teknologi