OMODA O4 : Mobil Listrik dengan Super AI Cockpit yang Dijalankan 10 AI Agent

OMODA & JAECOO resmi meluncurkan OMODA O4 di Jakarta pada 27 Juli 2026, dan Indonesia dipilih sebagai pasar pertama di dunia untuk peluncuran global mobil listrik ini. Yang jadi sorotan bukan bodinya, melainkan isi kokpitnya. OMODA O4 membawa Super AI Cockpit, yang diklaim sebagai penerapan pertama arsitektur Agentic AI (arsitektur kecerdasan buatan yang membagi tugas ke beberapa agen otonom) pada mobil produksi massal. Di dalamnya bekerja sepuluh AI Agent dengan fungsi masing-masing, dikoordinasikan oleh satu sistem pengenalan maksud berbasis large language model (LLM, model bahasa besar yang jadi otak AI generatif).

omoda 4 ev

OMODA & JAECOO menyebut mobil ini sebagai “First AI Car For Everyone“. Buat kamu yang selama ini melihat asisten suara mobil sekadar sebagai fitur pelengkap, klaim di OMODA O4 jauh lebih ambisius. Berikut rincian teknologinya, plus spesifikasi dasar yang menopangnya.

SpesifikasiOMODA O4
TipeMobil listrik murni (BEV)
BateraiLFP 65,05 kWh
Jarak tempuhHingga 553 km (NEDC)
Pengisian cepatDC hingga 119 kW, 20 sampai 80% dalam 22 menit
Tenaga maksimum160 kW
Torsi puncak275 Nm
Akselerasi0-100 km/jam dalam 7,1 detik
KokpitSuper AI Cockpit (10 AI Agent, arsitektur Agentic AI)

Apa Itu Super AI Cockpit dan Kenapa Beda dari Asisten Suara Biasa?

Super AI Cockpit membagi kecerdasan ke sepuluh agen yang bekerja paralel, bukan mengandalkan satu asisten suara tunggal. Menurut OMODA & JAECOO, sistem infotainment mobil pada umumnya masih memproses perintah lewat satu jalur Natural Language Processing (NLP, pemrosesan bahasa alami) yang bekerja dengan pola perintah lalu respons. Di OMODA O4, perintah dipecah dan diarahkan ke agen yang paling sesuai fungsinya.

Bedanya terasa saat perintahmu tidak rapi. Kamu bisa bilang “cari SPKLU terdekat yang buka” tanpa menyebut nama lokasi lengkap, dan sistem tetap paham maksudnya. OMODA mengklaim kokpit ini bergerak dari sekadar menjalankan perintah menjadi mampu memahami maksud, mempelajari kebiasaan, lalu mengenali preferensi pengguna. Jadi bukan lagi tebak-tebakan kata kunci yang harus persis.

Sepuluh AI Agent di Balik Kokpit OMODA O4

jian qiu chief scientist of intelligent cockpit center chery

Kesepuluh agen dibagi ke dalam dua kelompok besar. Kelompok pertama mengurus pemahaman perintah, kelompok kedua mengurus sisi personal dan pendamping perjalanan.

Kelompok 1: Smarter Command Understanding

  • Central Agent: memahami perintah kompleks dan jadi koordinator utama. Ini otak yang memutuskan perintahmu harus dikerjakan agen mana.
  • Vehicle Control Agent: menjalankan beberapa perintah kendaraan sekaligus. Artinya “tutup jendela, nyalakan AC 22 derajat, dan putar playlist” bisa diproses dalam satu instruksi, bukan satu per satu.
  • Navigation Agent: memahami tujuan meski informasinya tidak lengkap, misalnya saat kamu menyebut nama tempat secara umum tanpa alamat.
  • Vehicle Assistant: mengenali kondisi kendaraan secara real time, sehingga bisa memberi info status mobil tanpa kamu harus mencarinya sendiri di menu.

Kelompok 2: Personalized Companionship

  • Creative Agent: membuat wallpaper kokpit sesuai preferensimu, jadi tampilan layar tidak seragam untuk semua pengguna.
  • Customized Addressing Agent: mempelajari cara kamu ingin disapa oleh sistem.
  • Rekomendasi musik: menyarankan lagu berdasarkan kebiasaan dengar.
  • Pembaruan berita real time: memberi update berita selama perjalanan.
  • Informasi olahraga: menyampaikan skor atau kabar olahraga yang kamu ikuti.
  • Percakapan perjalanan: teman ngobrol selama di jalan, terutama saat berkendara sendirian.

Empat agen di kelompok pertama plus enam fungsi di kelompok kedua itulah yang menggenapkan angka sepuluh. Semuanya berjalan di atas basis LLM yang sama, yang membuat perpindahan antar tugas terasa menyatu ketimbang membuka aplikasi terpisah.

AI 2.0: Kemampuan yang Menyusul Setelah AI Brain 1.0

Rangkaian sepuluh agen di atas berada di bawah AI Brain 1.0. OMODA & JAECOO sudah menyiapkan pengembangan lanjutan lewat AI 2.0 dengan empat kemampuan baru:

  • Perencanaan perjalanan yang memahami tujuan pengguna, bukan cuma titik navigasi.
  • Pembelajaran kebiasaan berkendara, sehingga mobil menyesuaikan diri dengan pola pemiliknya dari waktu ke waktu.
  • Pendamping berbasis emosi lewat teknologi voice cloning (kloning suara) dan avatar hewan peliharaan.
  • Hiburan yang mengikuti tren, termasuk ekosistem gim OMODA O4 dan sistem audio yang dioptimalkan AI.

Bagian voice cloning dan avatar hewan peliharaan ini yang paling menarik untuk dilihat implementasinya nanti, karena mengarah ke pengalaman yang jauh lebih personal daripada asisten suara generik.

Baterai, Jarak Tempuh, dan Performa OMODA O4

Sebagai mobil listrik murni, OMODA O4 memakai baterai Lithium Iron Phosphate (LFP, jenis baterai yang cenderung lebih awet dan lebih tahan panas) berkapasitas 65,05 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 553 km. Perlu dicatat angka 553 km ini memakai standar NEDC (siklus uji di laboratorium yang biasanya lebih optimistis dari kondisi nyata), jadi jarak harian di jalanan Jakarta yang macet dan ber-AC realistisnya lebih rendah.

Untuk pengisian, OMODA O4 mendukung DC fast charging (pengisian daya arus searah cepat) hingga 119 kW, yang mengisi baterai dari 20 ke 80% dalam 22 menit. Cukup untuk sekali rehat kopi di rest area sebelum lanjut perjalanan. Motor listriknya menghasilkan tenaga 160 kW dan torsi 275 Nm, dengan akselerasi 0-100 km/jam dalam 7,1 detik. Torsi instan khas mobil listrik ini membuat respons saat menyalip terasa cepat, sambil tetap nyaman untuk pemakaian harian.

Dari sisi desain, OMODA O4 mengusung tema Cyber Mecha dengan lampu utama Cyber Lightning dan siluet aerodinamis. Di dalam kabin, ada tombol flip-start, layar sentuh besar, serta sistem hiburan dengan gim bawaan dan dukungan gamepad nirkabel.

Kapan dan Di Mana OMODA O4 Bisa Dilihat di Indonesia?

OMODA O4 akan tampil di hadapan publik pada gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) di Hall 9C, ICE BSD. Sampai artikel ini ditulis, harga resmi untuk pasar Indonesia belum diumumkan, jadi ada baiknya menunggu detail dari OMODA & JAECOO Indonesia menjelang atau saat pameran.

Peluncuran di Indonesia ini jadi titik awal ekspansi global Super AI Cockpit. OMODA & JAECOO mengonfirmasi teknologi ini akan masuk ke pasar Asia Tenggara dan Timur Tengah pada kuartal keempat 2026, lalu meluas ke berbagai model lain mulai 2027. Dengan begitu, AI diposisikan sebagai kapabilitas utama seluruh lini produk, bukan fitur eksklusif satu model.

Sebagai konteks, OMODA & JAECOO kini hadir di 77 negara dan mencatatkan penjualan kumulatif satu juta unit dalam tiga tahun. Di lini elektrifikasi, Super Hybrid System (SHS) mereka disebut menjadi merek PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle, mobil hybrid yang bisa diisi ulang dari colokan) dengan penjualan tertinggi di Inggris dan Polandia pada Juni 2026.

“Kami dengan bangga memilih Indonesia sebagai negara pertama di dunia untuk peluncuran global OMODA O4 sekaligus debut Super AI Cockpit produksi massal kami,” ucap Shawn Xu, CEO OMODA & JAECOO International.

Kesimpulan

OMODA O4 adalah mobil listrik yang menjadikan kokpit ber-AI sebagai daya jual utamanya, lewat Super AI Cockpit yang dijalankan sepuluh AI Agent berbasis LLM. Klaim seperti pemahaman perintah tak lengkap dan pendamping berbasis emosi terdengar ambisius dan baru bisa dinilai penuh setelah pengujian langsung. Dengan harga Indonesia yang belum diumumkan, GIIAS di ICE BSD jadi momen paling pas untuk melihat langsung sejauh mana teknologi ini bekerja.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apa itu Super AI Cockpit di OMODA O4?

Super AI Cockpit adalah sistem kokpit OMODA O4 yang diklaim sebagai penerapan pertama arsitektur Agentic AI pada mobil produksi massal. Alih-alih satu asisten suara, kokpit ini menjalankan sepuluh AI Agent dengan fungsi berbeda yang dikoordinasikan sistem berbasis LLM, sehingga bisa memahami maksud pengguna dan menjalankan beberapa perintah sekaligus.

Berapa jarak tempuh dan waktu pengisian OMODA O4?

OMODA O4 memakai baterai LFP 65,05 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 553 km berdasarkan standar NEDC, yang biasanya lebih optimistis dari kondisi nyata. Untuk pengisian, mobil ini mendukung DC fast charging hingga 119 kW dan mengisi daya dari 20 ke 80% dalam 22 menit.

Apa saja sepuluh AI Agent di OMODA O4?

Sepuluh agen dibagi dua kelompok. Smarter Command Understanding terdiri dari Central Agent, Vehicle Control Agent, Navigation Agent, dan Vehicle Assistant. Personalized Companionship mencakup Creative Agent, Customized Addressing Agent, serta empat fungsi lain untuk rekomendasi musik, berita real time, informasi olahraga, dan percakapan selama perjalanan.

Berapa harga OMODA O4 di Indonesia?

Sampai artikel ini ditulis, OMODA & JAECOO belum mengumumkan harga resmi OMODA O4 untuk pasar Indonesia. Mobil ini akan ditampilkan ke publik di GIIAS Hall 9C, ICE BSD, sehingga detail harga kemungkinan besar diumumkan menjelang atau saat pameran berlangsung.

Apakah teknologi Super AI Cockpit hanya untuk OMODA O4?

Tidak. OMODA & JAECOO menyatakan Super AI Cockpit akan diperkenalkan ke pasar Asia Tenggara dan Timur Tengah pada kuartal keempat 2026, lalu diperluas ke berbagai model lain mulai 2027. Artinya AI diposisikan sebagai kapabilitas utama seluruh lini produk, bukan fitur eksklusif OMODA O4.

Chief Editor

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *