Klik untuk baca ulasan gadget terbaru di 2020

Review Samsung GALAXY A8

04

Untuk kategori ponsel kelas atas, wakil Samsung yang terpopuler adalah seri S dan Note. Namun untuk kelas menengah, ada seri Galaxy A yang tetap mengedepankan desain. Salah satu ponsel andalan Samsung di seri tersebut adalah Galaxy A8 yang kami ulas berikut ini.

Desain khas Samsung dengan bahan berkualitas tinggi

Melihat Galaxy A8, ponsel ini memiliki karakter yang “Samsung banget”. Apalagi unit review kami berwarna putih. Ponsel ini memiliki sudut-sudut melengkung, ciri khas desain Samsung mulai dari seri Galaxy S3.

01

Yang membedakan dari kebanyakan ponsel Samsung adalah frame samping. Dengan bahan metal, terasa sekali kemewahan menjadi bagian dari seri Galaxy A. Dalam genggaman, ponsel ini terasa enteng, dengan berat hanya 151 gram saja. Sebagai perbandingan, Galaxy Note 5 yang ukuran layarnya serupa memiliki bobot 171 gram.

05

Masih dalam genggaman, ponsel super tipis (ketebalan 5,9mm saja) dengan layar besar (5,7 inci) ini tetap terasa nyaman dan ergonomis. Ini dikarenakan kover sedikit melengkung di pinggirannya, terbantu juga dengan desain frame yang dirancang sedemikian rupa agar terasa tidak kaku di tangan penggunanya, meski berbahan logam.

02

Bagian penutup belakang menggunakan bahan plastik, tapi yang berkualitas baik. Dengan finishing matte, tutup belakang masih terlihat dan terasa elegan saat digenggam. Bahan matte juga tidak selicin bahan plastik dengan finishing glossy yang sering ditemukan di ponsel Samsung selama ini. Anda juga tidak akan mudah mengotorinya dengan bekas sidik jari.

Adapun kekurangan desain dan material Galaxy A8 justru terletak di frame sampingnya. Seperti yang sering terjadi pada iPhone, frame metal ini seringkali penyok (dent) saat terbentur. Kekurangan lainnya, semua tombol yang ada, yaitu pengaturan volume, tombol daya dan tombol Home, kurang empuk saat ditekan.

Kualitas tampilan sangat baik

Bukan ponsel Samsung kelas atas kalau tidak menggunakan layar AMOLED. Resolusi layar pun sudah Full HD (1920 x 1080 piksel) sehingga dalam bidang diagonal 5,7 inci kerapatan pikselnya mencapai 386 ppi.

Kualitas layarnya sangat bagus selayaknya layar AMOLED. Warna yang dihasilkan sangat vivid, dengan saturasi berlimpah. Tentu ada ciri khas layar AMOLED yang lain. Saat layar menghasilkan warna hitam, pada bagian warna hitam tersebut, layar akan mati atau tidak menyala. Akibatnya, tingkat kontrasnya terlihat sangat tinggi, sehingga layar terlihat sangat kinclong.

03

Layar memang terasa kurang natural, namun Samsung menyediakan solusi. Ponsel ini memiliki beberapa mode layar, berturut-turut dari yang paling cerah warnanya hingga yang paling kusam: Adaptive Display, AMOLED Cinema, AMOLED Photo dan Basic. Jadi tergantung selera penggunanya saja.

picture14

Performa layar di tengah matahari terik bagus, layar masih terlihat meskipun harus menggunakan tingkat kecerahan tertinggi. Sudut pandang bisa dikatakan sempurna, dari sudut tersempit sekalipun layar masih terlihat sangat jelas.

Dari segi penggunaan, saat menyapukan jari, layar terasa nyaman dan smooth, dengan material kaca yang berkualitas tinggi.

TouchWiz rasa Lollipop

Ponsel ini menggunakan TouchWiz, antarmuka Samsung yang sangat terkustomisasi, yang berdasarkan Android 5.1.1. Fiturnya memang banyak sekali, demikian juga dengan aplikasi-aplikasi yang sayangnya kebanyakan tidak diperlukan alias bloatware.

Samsung Galaxy A8 memiliki pemindai sidik jari, yang menjadi satu dengan tombol Home di bawah layar. Proses mendaftarkan sidik jari sampai seluruh bagian di jari terekam memang butuh kesabaran ekstra. Namun untungnya pemindai sidik jari ini memiliki akurasi yang lebih baik.

Namun sebelum menaruh jari Anda harus menekan tombol Home atau tombol daya lebih dulu untuk menyalakan layar, tidak bisa dari keadaan layar mati. Anda bisa mendaftarkan beberapa sidik jari sekaligus, dan tentunya menambahkan password tambahan sebagai cadangan keamanan.

Halaman Lockscreen sendiri memberitakan notifikasi yang masuk. Layar Homescreen memiliki panel kurator berita Flipboard di halaman paling kiri. Pengguna dapat mengganti wallpaper, widget, themes dan ukuran ikon. Bar notifikasi tampil lengkap dengan berbagai pengaturan.

Multi Window dapat digunakan, dan kini menjadi satu dengan Recent Apps. Cukup tekan tombol kapasitif Recent Apps, lalu akan ada ikon Multi Window di sebelah tombol X di tiap aplikasi. Tentunya tidak semua aplikasi mendukung fitur ini.

Performa mulus

Secara keseluruhan, performa Samsung Galaxy A8 relatif bagus. Jarang terjadi lag yang mengganggu, sesekali memang ada, namun ini hal yang wajar. Paduan chipset Samsung Exynos Octa 5430 dengan prosesor octacore dan GPU Mali-T628MP6 juga cukup tangguh untuk menangani game dan keperluan multimedia lainnya.

RAM-nya 2GB dengan memori internal 32GB, terpakai sistem sebesar 6,63GB, sehingga total memori tersedia tinggal 25GB saja. Untungnya ada slot kartu memori, namun slotnya berbarengan dengan slot kartu SIM kedua, sehingga Anda harus mengorbankan salah satu.

Untuk hasil benchmark Antutu, Samsung Galaxy A8 mendapatkan angka 48930 poin, sementara dari Quadrant Standard angkanya 25272 poin. Untuk GeekBench 3, pengujian prosesor satu inti menghasilkan 935 poin, sementara multi prosesor menghasilkan 3308 poin. Benchmark pengolahan grafik NenaMark 2 memberi angka yang cukup tinggi 59,5 frame per detik. Untuk multitouch, A8 bisa menerima hingga 10 sentuhan sekaligus.

Hasil foto memuaskan

Samsung Galaxy A8 menggunakan kamera resolusi 16 megapiksel, dengan fitur autofokus dan LED flash. Lensanya memiliki bukaan f/1.9, cukup terang untuk ukuran lensa ponsel. Fiturnya terbilang sederhana, dengan pengaturan resolusi, garis bantu komposisi dan tag melalui GPS.

Mode pemotretan yang tersedia pun hanya Auto, Pro, Panorama, Continous Shot, HDR (Rich Tone) dan Night. Namun Anda dapat mengunduh mode pemotretan lain tergantung yang dibutuhkan. Ada Sport Shot, Beauty Face, GIF dan sebagainya.

Sayangnya mode “Pro” di sini hanya nama saja. Tidak ada pengaturan kecepatan rana (shutter speed), juga tidak ada fokus manual. Namun ada pengaturan metering, white balance dan ISO, serta tingkatan eksposur yang diinginkan.

Dari performa, A8 dapat menyimpan foto secepat kilat. Namun autofokusnya lambat, terutama untuk kondisi gelap dan obyek berjarak dekat. Untuk obyek dari jarak dekat, fokus kadang meleset.

Hasil kamera termasuk memuaskan untuk kondisi pencahayaan yang cukup. Tajam dan jernih, dengan warna yang memukau untuk ukuran ponsel, kadang terjadi saturasi berlebih terutama untuk warna merah dan kuning. Untuk kondisi dalam ruangan, noise reduction bekerja dengan baik dan tidak memunculkan efek cat air.

Hasil HDR dengan Rich Tone ternyata bagus dan tidak berlebihan. Pencahayaan yang dihasilkan merata tanpa warna yang aneh. Secara keseluruhan hasil kameranya bagus dan cukup memuaskan sebagian besar pengguna. Anda juga dapat mengakses galeri lengkap kami di tautan ini. Berikut hasil foto yang A8 yang sama sekali tidak disunting atau diberi filter.

Performa baterai satu harian

Diberikan kapasitas baterai 3050mAh, memang terlihat besar, namun perlu diingat layar ponsel ini berukuran cukup besar, dengan spesifikasi canggih seperti delapan inti prosesor. Penggunaan standar seperti sesekali chatting, browsing, menggunakan kamera dan main game sederhana, akan membuatnya dapat dipakai hingga 12 jam. Cukup tahan untuk ponsel sebesar ini.

Kesimpulan

Dengan harga 6 juta rupiah, Samsung GALAXY A8 akan langsung berhadapran dengan beberapa ponsel flagship keluaran vendor besar yang sudah turun harga seperti Sony Xperia Z3, LG G3, serta ponsel seperti HTC One E8 dan Huawei P8. Dari sisi spesifikasi, pesaingnya memang memiliki keunggulan.

Namun jika dicermati lagi, smartphone di rentang harga A8 jarang dilengkapi layar berukuran 5,7 inci. Tentunya ini membuat Galaxy A8 tampil beda dan dapat menjadi pilihan Anda yang menginginkan Note 5 tanpa S-Pen atau ponsel dengan layar ekstra besar. Ditambah dengan paduan desain khas Samsung, performa cukup baik serta hasil foto yang lumayan, Samsung Galaxy A8 patut dipertimbangkan bagi Anda yang membutuhkan smartphone layar besar yang handal.

Yang Canggih

  • Material mewah
  • Desain tipis dan mewah
  • Layar AMOLED terang dan tajam
  • Sensor sidik jari akurat

Yang Kurang

  • Spesifikasi di bawah pesaing di kelas harganya
  • Perekaman video belum 4K
  • Harga

[table]Spesifikasi;Samsung Galaxy A8
Prosesor; Samsung Exynos Octa 5430, 4 x 1,5GHz dan 4 x 1,3GHz
GPU;Mali-T628MP6
Layar;5,7 inci Full HD (1920 x 1080 pixel, 386ppi)
RAM;2GB
Memori;Internal 32GB, slot micro SD
Kamera;Belakang 16 megapiksel dengan autofokus dan LED flash, depan 5MP
Koneksi;4G LTE, dual SIM, GSM, Wi-Fi, Bluetooth 4.0
Baterai;3050 mAh
Dimensi;158 x 76.8 x 5.9 mm
Bobot;151 gram
[/table]

Baca juga
[CES 2020] Nikon D780: Adopsi Teknologi Mirrorless Nikon Z6 Ke Bodi DSLR