Review LG Optimus L5 II Dual

L Series merupakan ponsel LG yang paling banyak diserap oleh pasar di seluruh dunia. Alasan itulah yang membuat vendor Korea tersebut meluncurkan L Series II pada L3, L5 dan L7, tentunya dengan berbagai peningkatan.

Kali ini kami akan membahas Optimus L5 II Dual yang memiliki dua slot kartu, GSM/GSM. Dua seri lainnya juga hadir dalam varian serupa, yakni single dan dual SIM card, yang dibedakan dari desain bodinya. Jika seri Dual tampil membulat dan memiliki tombol khusus pindah kartu, seri Single memiliki desain lebih kotak persegi.

LG

Desain
L5 II Dual hadir dengan desain yang tipis (9.73mm) dan ringan. Casing yang digunakan berbahan plastik dengan kelemahan terbesar: mudah kotor oleh sidik jari, yang agak sulit dibersihkan. Masalah ini , sehingga case pelindung nampaknya mutlak diperlukan. Pada bagian depan terdapat earpiece yang sekaligus berperan sebagai speaker eksternal di atas layar, bersebelahan dengan sensor untuk mematikan layar saat Anda mendekatkan ponsel ke telinga ketika menelepon.

Sementara itu di bawah layar terdapat empat buah tombol sensitif sentuh yakni Kembali, Beranda, Opsi dan pengaturan dua kartu. Kami secara pribadi lebih menyukai desain tombol pada versi single SIM karena tiga tombol di bawah layar terlihat dan terasa lebih “pas” ketimbang empat. Apalagi tombol-tombol pada L5 II Dual ini tidak dilengkapi dengan lampu latar sehingga rentan salah sentuh saat berada di tempat gelap. Sedangkan pada versi Single, tombol Beranda di tengah merupakan tombol fisik dengan latar lampu LED yang akan berpendar dengan warna tertentu sesuai dengan fungsi yang aktif.

Sebagai ponsel dengan dua slot kartu, LG meletakkan kedua slot tersebut bertumpukan satu sama lain. Uniknya, slot pertama bersifat hot swap karena bisa dimasukkan maupun dikeluarkan tanpa harus melepas baterai, sementara slot kedua yang terletak di bawahnya, bisa dimasukkan kartu juga tanpa melepas baterai, meski untuk mengeluarkannya Anda tetap harus melepas baterainya.

Slot kartu memori jenis microSD yang terletak persis di sebelahnya dapat diakses dengan mudah tanpa perlu melepas baterai. Secara keseluruhan tampilannya terbilang keren, meski tak terasa istimewa sebagai ponsel dengan banderol harga dua jutaan rupiah. Pendapat pribadi, kami lebih memilih desain versi Single sebagai juara.

Fitur
Antarmuka L5 II Dual tak banyak berbeda dengan smartphone LG terbaru lainnya. Namun jika Anda pengguna baru smartphone Korea tersebut, maka tampilan yang Anda dapatkan relatif segar karena tak sama dengan vendor lainnya. LG sendiri selalu menegaskan bahwa mereka ingin memberikan antarmuka yang mudah bagi penggunanya. Misalnya, notification bar. Selain memiliki akses cepat ke pengaturan penting, elemen ini juga menampilkan informasi singkat seperti cara menggunakan Quick Memo serta memberi intipan email yang masuk.

Yang cukup menggembirakan adalah bekal tema menarik yang disertakan LG. Setidaknya ada empat tema yang bisa Anda pilih, yakni Optimus, Biz, Cozywall dan Marshmallow yang sepertinya akan populer di kalangan remaja putri atau ABG. Sementara saat masuk ke dalam menu utama, berbagai fitur termasuk yang merupakan khas smartphone LG dapat ditemukan. Sebut saja Cell Broadcast untuk melihat pesan yang dikirimkan oleh operator berdasarkan lokasi BTS, Polaris Viewer 4 yang bisa Anda gunakan untuk membuka berkas Office, Radio FM dengan handsfree sebagai antena, RemoteCall Service untuk memudahkan pelayanan smartphone LG Anda, Safety Care sebagai fitur darurat, dan LG Smart World sebagai pasar aplikasi.

Seperti pernah kami bahas sebelumnya, Safety Care merupakan fitur darurat yang bisa dimanfaatkan sebagai pelacak lokasi maupun alarm dari smartphone ini. Anda hanya perlu mendaftarkan nomor yang dapat mengakses lokasi smartphone sehingga saat darurat, ponsel akan secara otomatis mengirimkan informasi ke nomor-nomor tersebut. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan fitur pmeberitahuan jika ponsel tidak digunakan dalam waktu tertentu ke nomor-nomor tersebut. Tentunya fitur GPS harus dalam kondisi aktif.

Fitur Quick Memo masih memiliki fungsi yang sama seperti versi sebelumnya. Namun di L Series II, ada beberapa peningkatan yang dimilikinya. Anda dapat mempergunakan Quick Memo untuk “mencorat-coret” di atas layar langsung dengan menekan tombol di sisi kiri atas ponsel. Dari halaman apapun Anda berada, tekan tombol tersebut, tuliskan sesuatu, lalu kirimkan ke email atau ke akun sosial media dengan opsi yang tersedia. Anda juga dapat menyimpannya di ponsel.

Sebagai smartphone dengan dua slot kartu GSM/GSM, LG ingin memberikan pengalaman lebih bagi penggunanya dalam hal kemudahan penggunaan. Karena itu tersematlah tombol sensitif sentuh untuk berpindah kartu dengan cepat di bawah layar paling kanan. Tombol ini cukup membantu terutama saat Anda ingin mengganti nomor yang akan digunakan untuk menelepon, dari SIM 1 aktif menjadi SIM 2 atau sebaliknya. Kedua kartu dapat Anda bedakan baik warna maupun namanya.

Performa
Layar L5 II Dual tergolong tajam untuk smartphone di kelasnya. Meski tidak memiliki sensor cahaya otomatis, namun pengaturan tingkat tinggi-rendah cahaya bisa dilakukan dengan cepat via bar notifikasi. Sementara untuk kinerja hardware dan grafisnya, AnTuTu memberikan L5 II Dual poin 5023 dan menempatkannya di peringkat kedelapan di atas Samsung GALAXY S. Sementara pengujian Quadrant Standard mencatatkan poin 2764 di posisi ketiga, di bawah HTC One X dan Asus Transformer Prime.

Vellamo menguji kemampuan L5 II Dual dalam membuka berbagai konten multimedia menggunakan peramban internet. Poin 1155 menempatkannya di posisi cukup bawah, yakni 15 di bawah Sony Tablet S dan di atas Samsung GALAXY S II. Kami menambahkan satu aplikasi benchmark baru untuk menguji perangkat dalam menjalankan grafis game-game berat menggunakan 3D Mark. Pengujian Ice Storm menghasilkan skor 665 dengan keterangan bahwa skor tersebut tergolong hebat untuk perangkat ini.

Yang mengejutkan adalah L5 II Dual cukup lancar memainkan video andalan kami, Smurf.mkv berukuran 649MB, lengkap beserta teks-nya yang berformat SRT. Memang sih, untuk memutar video Full HD masih belum sanggup, namun ini sudah lebih dari cukup mengingat banyak smartphone kelas atas yang gagal memainkan film beresolusi HD 720p tersebut dengan sempurna. Di sisi lain, pemutar musiknya juga menghadirkan tampilan yang cukup menarik. Namun Anda hanya bisa mengatur efek suara saat menggunakan earphone saja. Untunglah, dua garis speaker di sisi belakangnya sangat bertenaga dalam menyemburkan suara. Dan hebatnya, tidak pecah atau mengalami distorsi berarti saat diset ke volume tertinggi!

Beralih ke kamera, resolusi foto maksimum 5MP yang dapat dihasilkan tergolong baik dalam menerjemahkan warna maupun autofokusnya yang juga mendukung touch focus alias sentuh obyek yang diinginkan di layar untuk menjadikannya fokus. LG juga telah menyematkan berbagai fitur kamera menarik seperti kontrol suara untuk mulai mengambil gambar, dengan mengucapkan kata-kata tertentu seperti Cheese (keju), Kimchi (makanan khas Korea), Smile (senyum), Whisky, dan LG. Ini berguna terutama untuk mengambil foto diri mengingat LG tak membekali L5 II Dual dengan kamera depan maupun tombol rana.

Resolusi maksimum video yang dapat dihasilkan L5 II Dual memang masih sebatas VGA saja. Untungnya kualitasnya juga sudah dapat diandalkan, baik gambar maupun audio yang terekam. Berikut contoh gambar dan video LG L5 II Dual.

Foto
CAM00001 CAM00010
CAM00014 CAM00007

Video

Berkapasitas 1700mAh, baterai L5 II Dual terasa cukup awet dalam pengujian, yakni bisa tahan lebih dari 12 jam dengan penggunaan untuk telepon, browsing, bermain game dan mendengarkan musik. Namun jika Anda mengaktifkan dua kartu sekaligus, daya baterai yang terserap tentu saja akan semakin cepat. Salah satu sisi positif adalah baterai L5 II Dual tak terasa cepat panas ketika dipakai dalam waktu lama seperti menonton atau bermain.

Kesimpulan
Sebagai ponsel kelas menengah, LG Optimus L5 II Dual mampu hadir sebagai smartphone dengan performa baik serta fitur yang cukup lengkap. Jika Anda tidak membutuhkan dua slot kartu pun, LG menyediakan varian single SIM-nya dengan harga seratus ribu rupiah lebih murah. Jadi kami sarankan sebaiknya Anda memilih yang versi Dual-SIM. Banderol harganya yang sekitar Rp2,2 jutaan memang cukup tinggi jika dibandingkan kompetitornya, namun cukup sebanding dengan kualitas yang ditawarkan.

Yang canggih:
(+) Desain tipis & ringan
(+) Kamera dilengkapi dengan lampu kilat, autofocus & touch focus
(+) Fitur kamera cukup lengkap
(+) Performa keseluruhan baik
(+) Video player mampu memutar film HD dengan lancar
(+) Speaker eksternal bertenaga

Yang kurang:
(-) Bodi plastiknya mudah kotor oleh sidik jari
(-) Hasil rekam video maksimum hanya VGA (belum HD)

[table th=”0″]” “;LG Optimus L5 II Dual
Layar;”IPS 4 inci, 480 x 800 piksel (WVGA)”
Sistem Operasi;Android v4.1.2 Jelly Bean
Prosesor;”MTK 6575 single core, 1GHz”
Memori;”internal 4GB, RAM 512MB, eksternal microSD”
Kamera;”5MP, lampu kilat, video VGA”
Baterai;1700mAh
Dimensi;118.4 x 62.2 x 9.2 mm
Bobot;100 gram[/table]

Verified by MonsterInsights