Review Acer Liquid Z2 Duo

Vendor asal Taiwan, Acer, mencoba mengerti pengguna kelas menengah bawah dengan meluncurkan smartphone yang memiliki dua slot kartu plus harga relatif terjangkau. Bagaimana dengan performanya?

Walaupun lebih dikenal dengan produk PC, Acer ternyata cukup serius menggarap pasar smartphone. Menggantikan Liquid Z110 yang dirilis tahun lalu, Acer masih mempertahankan konsep smartphone dengan harga terjangkau namun tetap memiliki desain dan performa yang baik.

featured

Desain
Secara keseluruhan, Z2 Duo tampil minimalis dengan ukuran imutnya. Layar 3,5 incinya dikelilingi bezel yang cukup tebal, satu aspek desain yang umum ditemukan di ponsel sekelasnya. Area tombol sensitif sentuh di bawah layar juga terlalu luas, yang berfek pada ketika bermain game misalnya, jemari malah sering tak sengaja menyentuh salah satu dari tiga tombol (Back/Home/Option). Ini kami alami saat menguji performa Z2 Duo dengan memainkan game Dead Trigger, dengan tombol Home (Beranda) yang sering tersentuh tidak sengaja.

Penempatan tombol daya di sisi atas serta volume di sisi kanan mudah dijangkau ketika ponsel berada di genggaman tangan kanan maupun kiri bagi Anda yang kidal. Earpiece di atas layar dan mikrofon di area bawah layar didesain dengan bentuk yang sama. Sementara speaker di sisi belakang juga berbentuk lingkaran yang senada dengan lingkaran kamera. Sentuhan desainnya ini cukup menarik dan ikonik.

bodi

Fitur
Antarmuka Z2 Duo yang berbasis Android v4.1 Jelly Bean tak banyak mengalami personalisasi bawaan. Kualitas layarnya termasuk standar, namun sudah memiliki opsi automatic brightness (kecerahan layar otomatis). Untungnya beberapa pengaturan bisa Anda lakukan. Saat menyentuh-tahan bagian kosong di layar Home (Beranda) misalnya, maka Anda akan dibawa ke fitur My Style (Pribadi) yakni pengaturan Wallpaper (gambar latar) di lock screen (layar kunci) maupun home screen (layar Home), Lock Screen manager (manajer kunci layar) dengan pengaturan shortcut, Sound Profile untuk mengatur nada dering (ringtone), Pemberitahuan (Notification) serta Volume. Ngomong-ngomong soal nada dering, Acer membekali Z2 Duo dengan nada dering yang sangat banyak. Saat kami hitung, total terdapat lebih dari 70 nada yang bisa dipilih.

fitur8 fitur0 fitur fitur9

Masuk ke pengaturan display atau tampilan, Anda dapat memilih Scenes yang memuat opsi Default dan Kantor (Office). Opsi ini memudahkan Anda mengatur shortcut atau pintasan ke aplikasi atau fitur sesuai dengan kondisi dan tempat Anda berada. Z2 juga memiliki opsi Wallpaper Video yang dapat Anda gunakan untuk memasang video favorit sebagai latar belakang layar utama sehingga lebih atraktif. Sebagai bawaan, terdapat video cuaca dalam berbagai kondisi serta penunjuk waktu.

Di menu utama, Anda akan mendapatkan Quick Mode. Fungsi ini akan secara otomatis mengubah tampilan Z2 Duo menjadi kumpulan beberapa akses cepat ke fitur-fitur tertentu, seperti Kamera, Media, Pusat Info, Sosial, Internet, Aplikasi Terpasang, My Style, Tools, dan Settings. Di bagian bawah terdapat tiga fitur yang cukup sering dipakai yaitu Messaging, Phone, dan Phonebook. Terdapat 2 tampilan yang tersedia yakni thumbnail dan list. Jika mau keluar dari modus ini, sentuh saja ikon keluar di pojok kanan atas.

fitur1 fitur2 fitur3 fitur4
fitur5 fitur6 fitur10 fitur7a

Performa
Saat diset ke tingkat kecerahan tertinggi, tampilan layar Z2 Duo termasuk oke untuk smartphone di kelas satu jutaan. Jika diamati, antara panel kaca dengan LCD terlihat cukup berjarak. Entah apakah ini yang memengaruhi respons sentuhan layar Z2 atau bukan, karena terasa agak berjeda sepersekian detik saat perpindahan halaman dilakukan dengan cepat.

Pengujian dengan berbagai software benchmark menghasilkan nilai yang beragam. AnTuTu misalnya, yang menempatkan Z2 di posisi kedua dari bawah dengan poin 5510; hanya unggul dari Samsung GALAXY S. Sementara Quadrant mencatatkan hasil yang lebih baik, yakni urutan keenam dengan poin 2572 di bawah Samsung GALAXY Nexus dan di atas LG Optimus 2X. MultiTouch Tester menunjukkan bahwa layar Z2 mampu merespons 2 sentuhan sekaligus. Cukup untuk luas layar yang dimilikinya.

benchmark2 benchmark3 benchmark4 benchmark1
perform1 perform4 perform2 perform3

Z2 Duo telah disuntikkan teknologi peningkat suara SRS Sound. Didukung oleh speaker di sisi belakangnya, keluaran suara yang dihasilkan termasuk bagus meski terkadang terdengar distorsi. Tanpa embel-embel “big speaker”, kekuatan audio dari speaker internal Z2 cukup memuaskan meski kurang dinamika alais terkesat flat. Berbagai pilihan penyeimbang suara alias ekualiser pun siap dipilih.

Sayangnya, pemutar video di Z2 Duo baru mampu memutar file sebatas resolusi standar saja. Saat kami mecoba memutar video HD apalagi Full HD, hanya suara saja yang akan dimainkan dengan keterangan, format video tidak didukung. Namun di sisi lain, Anda juga bisa memilih fitur peningkat suara SRS di mode ini dengan beberapa pilihan ekualiser sama seperti pada mode musik.

perform5 perform8 perform6 perform7

Kamera Z2 mampu menghasilkan foto resolusi 4,9MP atau 2560×1920 pixel. Sudah tersedia berbagai mode seperti panorama, efek hingga HDR. Sementara untuk video terdapat pilihan opsi kualitas, rendah, menengah, tinggi dan bagus, serta durasi perekaman paling lama 60 menit. Hasil fotonya tergolong biasa saja, sementara videonya meski masih berformat 3GP namun sudah dapat diandalkan. Berikut sampel foto dan video yang diambil menggunakan Acer Liquid Z2 Duo.

Foto
Z2 sample 1 IMG_20130430_132526 IMG_20130430_133311
Z2 sample 3

Video

Untuk bermain game, layar Z2 Duo terasa agak kecil untuk smartphone masa kini. Dead Trigger lumayan mampu dimainkan dengan lancar, meski tidak benar-benar smooth. Sementara itu bermodal daya 1300mAh, baterai Z2 Duo tergolong rata-rata. Saat menggunakannya untuk mendengarkan lagu dan menonton film, baterainya mampu bertahan hampir seharian.

Kesimpulan
Dengan harga satu jutaan rupiah, Anda akan mendapatkan smartphone berbasis Android dengan desain dan performa yang lumayan alias tidak mengecewakan. Cocok bagi Anda penggemar ponsel dengan speaker internal yang membahana atau yang mendambakan ponsel Android dual-SIM dengan performa lumayan dan harga terjangkau.

Yang canggih
(+) Desain cukup menarik
(+) Hasil rekam video tergolong baik
(+) Speaker besar & powerful dengan dukungan SRS Sound
(+) Sudah mengadopsi Android v4.1 Jelly Bean

Yang kurang
(-) Layar kurang tajam
(-) Hasil foto cenderung jelek
(-) Speaker cempreng, kurang dinamika

Verified by MonsterInsights