Review Lenovo IdeaPad Yoga

Konsep unik Lenovo IdeaPad Yoga memberi warna tersendiri di tengah banyaknya produk Ultrabook yang menawarkan fungsi ganda. Yoga menawarkan 4 mode yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan Anda. Apakah keunikannya mampu membuatnya layak menjadi pilihan? Lalu bagaimana dengan performanya? Simak review berikut ini.

Konsep dan desain
Desain luar Lenovo IdeaPad Yoga sekilas mengingatkan saya dengan seri Ultrabook Lenovo IdeaPad U410 dan U310. Selain tipis, bodi dengan finishing matte dan warna yang trendi berhasil tampil memikat. Kebetulan redaksi yangcanggih.com kebagian Yoga dengan warna Clementine Orange yang cantik dan jarang ditemukan di notebook lain.

Dibandingkan dengan iPhone, Yoga 13 hanya sedikit lebih tebal.

Bagian dalam IdeaPad Yoga didominasi warna hitam, mulai dari keyboard hingga bingkai layarnya. Untuk tampilan, layar sentuhnya berukuran 13-inci cukup baik, dengan panel IPS dan resolusi 1600×900 pixel. Layar sentuhnya ini sanggup menerima input 10 jari secara bersamaan sama seperti rata-rata ultrabook Windows 8 lainnya saat ini.

Walau belum dilengkapi dengan lapisan Gorilla Glass yang tangguh, layarnya terasa cukup mantap menahan beban jari saat bernavigasi di layarnya. Input jari dapat direspon dengan sangat baik. Di dalam atau luar ruangan, layarnya tetap dapat terlihat dengan jelas dari berbagai sudut, tanpa perlu khawatir buram seperti kebanyakan layar notebook lainnya. Sementara itu, port konektivitasnya tersusun rapih di samping kiri dan kanan dengan penempatan yang sangat baik. Jadi pada mode tablet atau laptop, semua portnya ini dapat dijangkau dan tidak mengganggu satu sama lain. Di samping kiri terdapat port
HDMI, usb 3.0 dan tombol pengaturan suara. Sementara bagian kanan terdapat tombol untuk mengunci orientasi layar, slot kartu memori SD, port USB 2.0 dan port listrik.

lenovo_ideapad_yoga_13_5

Keistimewaan IdeaPad Yoga terletak pada engsel layar yang membuat layarnya dapat dilipat 360 derajat. Engsel layar yang sangat kokoh ini memungkinkan Yoga digunakan dalam 4 mode penggunaan yang berbeda. Pertama, mode Notebook yang merupakan fungsi notebook biasa. Putar posisi layar ke sudut 270° dan Anda masuk ke mode Stand yang cocok untuk presentasi atau membaca buku. Atur engsel ke sudut 300° dan Anda masuk ke mode Tent yang cocok untuk menonton video dan membaca buku. Jika ingin memfungsikannya sebagai tablet, Anda dapat melipatnya habis ke sudut 360°. Melipat layarnya ini dapat dilakukan dengan mudah, mirip seperti melipat sebuah buku berukuran besar.

Lenovo IdeaPad Yoga hadir dengan keyboard bergaya chicklet dan touchpad berukuran besar. Jarak antar tombol keyboard cukup berdekatan. Sama seperti Ultrabook kebanyakan, tombol-tombol di keyboard Yoga 13 nyaris rata dengan bodi. Saat digunakan, ternyata keyboard Yoga 13 cukup nyaman. Touchpad juga sangat responsif dengan dukungan fitur gestur yang dioptimalkan untuk Windows 8.

lenovo_ideapad_yoga_13_4

lenovo_ideapad_yoga_13_2

Keyboard dan touchpad Yoga memiliki karakteristik lain yaitu dapat non-aktif secara otomatis saat dalam mode tablet. Ketika layar dilipat ke belakang, secara otomatis Anda tidak dapat menggunakan keyboard dan touchpad. Satu hal yang menarik perhatian saya adalah bagian sekeliling keyboard dan touchpad yang berbeda dari Ultrabook atau laptop kebanyakan. Permukaan sekeliling keyboard dan touchpad tersebut menggunakan material plastik berlapiskan lapisan karet bertekstur. Dengan lapisan karet bertekstur ini, Yoga sama sekali tidak terasa licin di tangan saat digunakan dalam mode tablet. Karena keyboard dan trackpad tidak berfungsi di mode tablet, Lenovo juga memindahkan tombol power ke bagian depan bersama dengan tombol OneKey Recovery.

Performa
Lenovo IdeaPad Yoga hadir dengan 2 pilihan konfigurasi, yaitu dengan Intel core i7 dan Intel Core i5. Unit yang kami review berikut ini hadir dengan konfigurasi Intel Core i5-3317U, RAM 4GB DDR3, kartu grafis terintegrasi Intel HD 4000 dan SSD berkapasitas 128GB. Untuk hasil test benchmark, dapat dilihat di bawah.

benchmark

svg%3E

Dibekali prosesor yang lumayan bertenaga, IdeaPad Yoga dapat menjalankan Windows 8 dengan sempurna. Berbagai aplikasi seperti penyuntingan foto dan video juga dapat ditangani dengan baik olehnya. Ketika digunakan untuk membuka banyak aplikasi sekaligus secara bersamaan, tidak ada penurunan performa yang signifikan. Perpindahan antar aplikasi atau browsing dengan banyak tab bersamaan juga dapat dijalani dengan sangat baik, tanpa terasa adanya lag. Bagi Anda yang mengincarnya sebagai alat hiburan, Lenovo IdeaPad Yoga adalah pilihan yang tepat. Selain lebih dari memadai untuk memutar film Full HD, Yoga juga memiliki kualitas audionya yang sangat baik dan telah didukung teknologi Dolby home theater. Kualitas suara dari speaker internalnya cukup oke, walaupun agak sedikit tipis dan kurang keras jika kondisi ruangan sekitar agak bising.

Fitur
Tidak seperti Ultrabook para kompetitornya, Lenovo telah menyediakan aplikasi khusus Lenovo yang cukup berguna seperti OneKey Recovery dan sebagainya. Tapi ada sederetan fitur tambahan lain yang membuatnya sangat menarik.

lenovo-motion-control

Yang pertama ada fitur Motion Control. Dengan bantuan webcam, Yoga dapat dinavigasikan lewat perintah gerakan tangan. Tapi, fitur ini hanya terbatas dan hanya dapat berfungsi untuk beberapa aplikasi saja seperti Powerpoint, PDF reader, Windows Media Player dan Media Player Classic.

Fitur Motion Control ini bekerja dengan sangat baik. Bagi saya pribadi, fitur ini sangat membantu ketika membaca PDF pada aplikasi Reader. Karena hanya dengan menggerakkan tangan di depan kameranya, perpindahan halaman dapat dilakukan. Selain itu, Anda juga akan terbantu saat melakukan presentasi karena Anda dapat melakukan perpindahan slide hanya dengan menggerakkan tangan saja tanpa perlu lagi memerlukan bantuan pointer yang biasa digunakan presentasi.

lenovo-transitition

Kedua ada fitur Lenovo Transition. Lewat fitur ini, Anda dapat mengatur layarnya sesuai dengan orientasi masing-masing mode. Anda juga dapat mengatur aplikasi apa saja yang ingin ditampilkan secara otomatis dengan tampilan layar penuh.

lenovo-energy-management

Sama seperti notebook Lenovo lain, tidak ketinggalan hadir juga fitur Lenovo Energy Management yang berguna untuk mengatur penggunaan baterai dan menghemat baterai. Untuk aplikasi yang disertakan Lenovo di IdeaPad Yoga ini antara lain game Brizzle, aplikasi Evernote, Lenovo Support, Lenovo Cloud Storage, Lindle, Accuweather, dan rara.com untuk musik.

birrzle

Kesimpulan
Lenovo IdeaPad Yoga merupakan perangkat yang sangat inovatif menggabungkan antara ultrabook dan tablet PC. 4 mode yang ditawarkan layarnya sangat patut diacungi jempol dan membuatnya unggul dari para kompetitor sekelasnya. Kinerjanya cukup bertenaga untuk komputasi sehari-hari dan meski kurang mumpuni untuk bermain game-game masa kini namun untuk sektor multimedianya sudah sangat baik dengan kualitas visual dan audio yang sangat prima. Dengan banderol harga Rp11.999.000, Yoga cocok dimiliki Anda yang ingin memiliki tablet PC tapi dapat juga dapat difungsikan sebagai ultrabook tanpa harus merogoh kocek lebih.

Yang Canggih:
+ Engsel layar amat baik
+ Kualitas layar sangat baik, di dalam atau di luar ruangan
+ Kualitas audio dari speaker internal lumayan
+ Fitur Motion Sensor sangat berguna
+ Kinerja cepat, memadai untuk berbagai kebutuhan

Yang Kurang:
– Berganti mode pemakaian tidak begitu mudah jika banyak kabel yang tertancap ke Yoga
– Layar belum dilapisi Gorilla Glass

Verified by MonsterInsights