[CES 2013] Fujifilm X100S dan Fujifilm X20: Duo Kamera Retro Dengan Autofokus Cepat

Bangkitnya Fujifilm di dunia fotografi tidak membuat produsen kamera asal Jepang ini berhenti untuk melakukan inovasi. Buktinya Fujifilm kini kembali menghadirkan generasi terbaru dari kamera prosumer Fujifilm X100 yaitu FujiFilm X100S.

Fujifilm X100S

Kamera ini disiapkan dengan sederetan fitur dan teknologi baru yang membuatnya lebih baik dari generasi sebelumnya, Fujifilm X100. Dari segi desain Fujifilm X100S masih tetap sama dan tidak terlihat berbeda dengan Fujifilm X100. Lensa yang digunakan juga masih sama, yaitu lensa 23mm dengan bukaan diafragma F2.0.

Dibelakang lensanya tersebut kini tertanam sensor baru yaitu APS-C X-Trans CMOS II beresolusi 16.3 megapixel yang menggantikan sensor APS-C EXR-CMOS beresolusi 12.3 megapixel milik Fujifilm X100. Dengan menggunakan sensor terbaru ini, Fujifilm X100S diklaim memiliki performa autofokus yang sangat cepat di kelasnya yaitu hanya 0.08 detik. Kecepatan autofokusnya ini juga didukung dengan teknologi autofokus yang mengusung teknologi autofokus Hybrid Phase/Contrast AF yang sama seperti kamera CSC (Compact System Camera).

Berkat penggunaan sensor terbaru ini, Fujifilm X100S semakin dapat diandalkan untuk memotret di kondisi temaram. Sensornya ini menawarkan tingkat noise 30% lebih minim dari Fujifilm X100 pada ISO tinggi dan sanggup digunakan untuk memotret secara continuos dengan kecepatan 6fps serta merekam video pada resolusi 1080p.

Fujifilm X100S juga dilengkapi dengan lubang intip hybrid yang menggabungkan lubang intip optical dan elektronik. Untuk membantu Anda memotret dengan manual fokus, Anda dapat memanfaatkan fitur baru dari kamera ini yang diberi nama Digital Split Image. Dengan fitur ini pada lubang intip tersebut akan tampil dua gambar di kiri dan kanan untuk membantu menemukan fokus yang tepat.

svg%3E

Fujifilm X20

Di lini terbawah kamera prosumer miliknya, Fujifilm juga menyiapkan generasi terbaru pengganti X10. Fujifilm X20 hadir dengan sensor X-Trans CMOS II berukuran 2/3-inci, lubang intip optikal serta lensa zoom 4x dengan diafragma f/2.0-2.8. X20 juga mampu merekam video Full HD pada 60 fps. Kamera ini tersedia dalam dua pilihan warna yaitu hitam dan kombinasi hitam-silver.

Sayangnya Fujifilm belum menginformasikan harga resmi dan tanggal ketersediaannya secara resmi untuk saat ini. Tapi kami perkirakan harganya tidak berbeda jauh dari model yang digantikannya.

Spesifikasi singkat Fujifilm X20
[table th=”0″]Viewfinder;Optical Viewfinder dengan Digital Trans Panel
Sensor; X-Trans CMOS II 12 megapixel 2/3-inch
Lensa;FUJINON zoom optikal 4x (f/2.0-2.8)
Layar;LCD 2,8 inci (460 ribu titik)
Video;Full HD 60fps dengan dukungan manual fokus saat merekam
Jenis suara shutter;”Lens Shutter, Focal Plane Shutter, Mirror Up dan Silent Shutter”
Fitur;”Intelligent Hybrid AF, EXR Processor II, Pop-up Flash, Super Macro mode (1cm), Motion Panorama 360, 8 Filter, Advanced SR Auto mode dengan 64 pola pemotretan”
Baterai;”Lithium-Ion NP-50 (270 foto per charge)”
Ukuran;117 x 70 x 57 mm”
Bobot; 353 gram[/table]

Spesifikasi singkat Fujifilm X100S
[table th=”0″]Viewfinder;High Definition Hybrid Viewfinder (OVF / EVF)
Sensor;”APS-C X-Trans CMOS II 16.3 megapixel”
Lensa;FUJINON 23mm f/2
Layar;Premium Clear LCD 2,8 inci (460 ribu titik)
Video;Full HD (60fps / 30fps)
Baterai; Lithium-Ion NP-95 (330 foto per charge)
Ukuran;” 127 x 74 x 54 mm”
Bobot;445 gram[/table]

Verified by MonsterInsights