Canon PIXMA Pro-Series: Trio Mesin Cetak Sekelas Lab Foto Profesional

Jasa cetak foto di lab foto masih dibutuhkan para fotografer profesional untuk mendapatkan output cetak yang terbaik meski harus menungggu proses cetak yang memakan waktu. Nah, Canon kini hadir menawarkan solusi cetak foto sekelas lab foto lewat 3 produk terbarunya yang ditujukan bagi para fotografer profesional.

Canon Pixma Pro-1

svg%3E

Canon Pixma Pro-1 merupakan lini teratas dari seluruh Canon Pixma Pro-series yang sebenarnya telah terlebih dahulu dirilis dan dipasarkan pada bulan Juni 2012 lalu. Sebagai printer kelas profesional, Canon Pixma Pro-1 hadir dengan tinta berteknologi LUCIA Pigment Ink. Tinta ini merupakan teknologi tinta Canon yang mampu mencetak foto dengan kecepatan tinggi dan memiliki durabilitas lebih baik dari tinta biasa.

Untuk hasil cetak foto berkualitas tinggi, Canon Pixma Pro-1 dilengkapi kombinasi 12 tinta yang terdiri dari 5 tinta warna monochrome (Photo Black, Matte Black, Dark Gray, Gray dan Light Gray) dan 7 tinta warna termasuk 1 tinta Chroma Optimizer. Dengan sistem tinta dan Chroma Optimizer yang digunakan, Anda dapat menghasilkan cetak foto dengan reproduksi warna yang sangat akurat(terutama pada warna kulit), saturasi warna yang lebih baik, dan tingkat warna hitam yang lebih pekat. Berkat penggunaan 5 tinta warna monochrome tersebut, hasil cetak foto hitam putih juga dapat lebih maksimal dengan tingkatan gradasi warna dari tonal warna hitam ke putih yang lebih sempurna pada area hitam, highlights dan bayangan.

Canon Pixma Pro-10
svg%3E

Di lini tengah hadir Canon Pixma Pro-10. Printer ini mampu menghasilkan warna cetak dengan gradasi tonal warna yang halus sesuai dengan standar cetak foto profesional. Dengan teknologi Lucia pigment ink seperti Canon Pixma Pro-1, Canon Pixma Pro-10 hadir dengan kombinasi tinta Chroma Optimizer dan 3 tinta monochrome (photo black, matte black, dan gray). Dengan sistem tinta 10 warna ini, selain dapat meningkatkan gradasi tonal pada saat cetak hitam putih, teknologi ini juga dapat meningkatkan akurasi reproduksi warna untuk gelap terang. Dengan sistem ini, hitam akan menjadi lebih pekat, warna kusam berkurang dan lebih berkilau. Hasil cetak Canon Pixma Pro-10 menggunakan kertas Semi Gloss SG-201 dan kertas foto Luster LU-101 dapat terlindung dari efek penguapan hingga 50 tahun dan paparan cahaya hingga 80 tahun.

svg%3E

Selain hadir port Ethernet untuk konektivitasnya, untuk semakin mempermudah Anda Canon Pixma Pro-10 juga telah dilengkapi dengan teknologi WiFi yang mendukung fitur AirPrint dari Apple dan dukungan aplikasi Canon Easy PhotoPrint untuk perangkat Android. Soal kecepatan mencetak, Anda tidak perlu khawatir. Pasalnya, Canon Pixma Pro-10 dapat mencetak foto baik berwarna atau hitam putih dengan ukuran A3+ dalam waktu 5 menit 20 detik. Tersedia 2-way paper feeder yang intuitif yang dapat menggunakan 2 jenis ukuran kertas yang berbeda sekaligus saat mencetak.

Canon Pixma Pro-100
svg%3E

Hadir sebagai lini terbawah dari tiga printer kali ini, Canon Pixma Pro-100 sebenarnya memiliki banyak fitur yang mirip seperti Canon Pixma Pro-10 seperti fitur 2-way paper feeder, konektivitas melalui port ethernet dan Wi-Fi namun dengan banderol harga yang lebih terjangkau. Perbedaannya terletak pada teknologi tinta yang digunakan.

Canon Pixma Pro-100 hadir dengan dye ink system 8 tinta, termasuk 3 tinta monochromatic (black, gray dan light gray). Untuk memberikan hasil cetak yang lebih tahan lama, printer ini hadir dengan sistem tinta ChromaLife 100+. Hasil cetak Canon Pixma Pro-100 menggunakan kertas foto Platinum Pro PT-101, semi Gloss SG-201 dan Luster LU-101 memiliki ketahanan hingga 10 tahun dan tahan hingga 50 tahun terhadap paparan cahaya. Kecepatan mencetaknya juga sangat baik. Dengan printer ini Anda dapat mencetak foto berwarna ukuran A3+ dalam waktu 1 menit 30 detik dan foto hitam putih ukuran A3+ dalam waktu 2 menit 55 detik.

Untuk menjaga kualitas cetak foto yang terbaik pada ketiga printer ini, Canon masih melengkapinya dengan serangkaian teknologi cetak yang inovatif. Seperti misalnya Canon FINE (Full-photolithography inkjet Nozzle Engineering) yang dapat menghasilkan kualitas cetak foto lebih halus dan tajam dengan resolusi hingga 4800×2400 dpi dan teknologi OIG (Optimum Image Generating) System yang membuat campuran warna lebih optimal. sistem OIG ini dapat menganalisa warna dan mengkombinasikannya secara optimal berdasarkan gradasi tonal, kepekatan warna hitam, ketajaman tekstur dan kilauan.

Bagi Anda para fotografer yang biasa menggunakan aplikasi olah foto seperti Adobe Photoshop, Digital Photo Profesional atau Adobe Lightroom, Canon juga menghadirkan plugin khusus bernama Print Studio Pro yang dapat mempercepat alur kerja Anda karena dapat langsung terhubung pada ketiga aplikasi tersebut. Dan untuk ketepatan warna hasil cetak foto ketiga printer ini dengan layar monitor Anda, Canon menyediakan mode PRO yang dapat dijadikan parameter untuk menyesuaikan tingkat warna pada monitor dengan warna pada printer. Mode ini sangat cocok untuk pengguna awam yang tidak terbiasa dengan kalibrasi warna namun tetap ingin menghasilkan cetak foto berwarna yang tetap akurat.

Ketiga printer ini dapat diperoleh melalui PT Datascrip dengan harga Rp 9.750.000 untuk Canon PIXMA PRO-1, Canon PIXMA PRO-10 dengan harga Rp 6.750.000 dan Canon PIXMA Pro-100 dengan harga Rp 4.700.000. Untuk harga tintanya, tinta tipe PGI-29(12 colour) dibanderol dengan harga @Rp 350.000. Sementara tinta tipe PGI-72(10 colour) untuk Canon PIXMA PRO-10 dibanderol dengan harga @Rp 140.000 dan tinta CLI-42(8 colour) untuk Canon PIXMA PRO-100 tersedia dengan harga @Rp 150.000.

Verified by MonsterInsights