Review AHA Link: Tetap Produktif di Mana Pun

svg%3E

Banyak orang yang menggantungkan “kehidupan” laptop, smartphone serta tablet PC mereka kepada hot spot di kafe atau tempat-tempat umum lainnya, agar tetap dapat terhubung ke internet dan melanjutkan aktivitas baik bisnis maupun pekerjaan. Masalahnya, uang yang dikeluarkan untuk terus menerus ke kafe tak bisa dibilang sedikit, apalagi jika diakumulasikan dalam sebulan. Di sisi lain, tak setiap mall menyediakan Free Hot Spot di area makan (food court) mereka atau, kalaupun ada, biasanya membutuhkan beberapa langkah seperti log in, yang tentu memakan waktu.

Ada masalah, pasti ada solusinya. Beberapa dari Anda pasti pernah mendengar istilah “MiFi”, yang sering diartikan menjadi “Mini wiFi”. Nah, MiFi yang sebenarnya adalah Wireless Router tersebut adalah sebuah aksesoris gadget yang dapat memancarkan sinyal WiFi sehingga dapat digunakan oleh perangkat lain (biasanya hingga 5 devices) untuk terhubung dengan internet. Tentu saja, membutuhkan rencana penggunaan data (data plan) dari operator supaya Anda bisa memaksimalkan Wireless Router. Namun jangan khawatir, karena biayanya masih lebih murah ketimbang ongkos Anda “nongkrong” di kafe selama sebulan kok!

svg%3E

Lalu, apa langkah yang harus dipersiapkan? Oke, seperti menggunakan modem, pertama-tama Anda akan dihadapkan pada pilihan jenis jaringan untuk layanan ini. Jika Anda memilih GSM, maka Anda harus memilih Wireless Router yang berjalan di jaringan GSM, begitu juga jika Anda memilih CDMA. Atau saat ini juga sudah beredar Wireless Router yang mampu berjalan di jaringan GSM/CDMA sekaligus jika Anda ingin lebih fleksibel. Namun dalam artikel ini, kami menggunakan AHA Link, sebuah produk Wireless Router dari AHA yang memiliki kecepatan maksimum hingga 3.1Mbps (download) menggunakan EVDO Rev.A. Pertimbangannya adalah, jaringan CDMA relatif lebih stabil dan lebar untuk keperluan data ketimbang GSM.

svg%3E

Secara fisik, AHA Link yang menggunakan perangkat buatan Huawei seri EC5805 ini cukup ringan dan kompak, hingga nyaman dimasukkan ke dalam saku saat Anda berada di dalam kereta atau bus. Untuk mengakses kartu UIM, Anda tinggal membuka saja casing tipis di belakang dan mengangkat baterainya yang sekilas, mirip dengan baterai ponsel berlayar warna pertama esia. Selain slot kartu, terdapat juga slot microSD yang bersifat hot swap. Anda bisa membagi data-data di dalam microSD ini kepada perangkat lain yang terhubung ke AHA Link, atau menjadikannya sebagai penyimpan data ala flashdisk yang hanya bisa diakses via USB dan PC.

Di bagian depan terdapat 2 tombol memanjang dan 3 indikator, yakni WPS (WiFi Protected Setup), indikator sinyal/jaringan dan indikator baterai. Jika indikator baterai berwarna hijau, maka baterai dalam kondisi penuh atau cukup. Jika hijau berkedip, berarti sedang mengisi, sedangkan jika menunjukkan warna merah, maka baterai sudah harus diisi ulang.

Di sisi atas, ada satu bagian tertutup karet yang merupakan port untuk antena tambahan agar tangkapan sinyalnya menjadi lebih kuat, menggunakan pigtail jenis SSMB. Namun karena mengurangi kepraktisan yang justru kita cari, sebaiknya kita tinggalkan saja port yang satu ini.

svg%3E

Setelah memastikan kartu AHA dengan saldo mencukupi telah masuk dengan benar ke tempatnya, pasang baterai dan hidupkan AHA Link dengan cara menekan-tahan tombol power (sebelah kanan) sekitar 3 detik. Perangkat siap digunakan jika semua indikator telah menyala. Cari sinyal WiFi dari AHA Link di laptop, sambungkan. Jika tidak otomatis keluar, pilih opsi untuk memasukkan password dan masukan kata sandi seperti yang sudah kami jelaskan di atas.

svg%3E

Buka peramban (browser) Anda, ketikkan 192.168.1.1 di kotak alamat. Pilih Login. Masukkan username admin dan password admin.

svg%3E

Password AHA Link secara default tercantum di sebelah slot microSD. Jika Anda ingin mengubahnya agar lebih mudah diingat, masuk ke Pengaturan dan ubah di kolom yang sesuai.

svg%3E

svg%3E

Jika sudah, Anda harus mendaftarkan diri dulu kartu AHA Anda untuk pertama kali dengan mengakses alamat http://aha.co.id/registrasiprabayar/default.aspx#. Laman AHA adalah satu-satunya laman yang bisa dibuka saat Anda belum terdaftar, belum melakukan log in, atau kehabisan saldo. Setelah masuk ke halaman tersebut, di bagian Info Produk, pilih Kategori Lain-lain dan Nama Perangkat AHA Link, seperti pada gambar di bawah. Lalu ikuti langkah-langkahnya hingga selesai.

svg%3E

Setelah itu, Anda bisa memilih paket internet yang Anda butuhkan di halaman http://aha.co.id/tarif/Pages/paket-internet-default.aspx. Ada pilihan durasi berlangganan yakni Harian, Mingguan dan Bulanan, serta kuota apakah 700MB, 2GB, 35GB atau Unlimited. Namun saran kami, hanya gunakan pilihan kecepatan maksimum (3.1Mbps) agar tak meganggu kinerja Anda, apalagi saat sedang berbagi dengan perangkat lain.

svg%3E

Jika teman atau kerabat membutuhkan jaringan dari AHA Link Anda, cukup lakukan pencarian WiFi di masing-masing perangkat seperti biasa. Namun jangan lupa untuk memberi tahu kata sandi yang Anda gunakan tadi ke mereka.

Untuk daya tahan baterai, rata-rata Anda bisa menggunakan AHA Link selama 3 jam koneksi terus-menerus, terkandung kondisi jaringan: semakin kuat dan stabil sinyal EVDO yang didapatkan, maka semakin awet baterainya. Anda juga bisa menggunakan AHA Link sambil dicas, terutama jika sedang mengunduh, namun baterai tetap harus terpasang.

svg%3E

Spesifikasi AHA Link (Huawei EC5805)
Dimensi: 96×56×11.6mm
Bobot: 80g termasuk baterai
Frekuensi: CDMA 2000 1x 800Mz (2G), EVDO Rev.A 800 MHz (3G)
Kecepatan Maksimum: Download 3.1Mbps, Upload 1.8Mbps
Lampu indikator LED
Baterai: 1150 mAh, 3 jam penggunaan, 90 jam siaga
Memori: internal 128MB Flash, 64MB RAM, microSD hingga 32GB
R-UIM (tidak dikunci)
WiFi: 802.11.b/g, enkripsi WEP, WPA, WPA2
Support OS: Windows XP, Vista, Windows 7, Mac OS X minimum v.10.4

Verified by MonsterInsights