Review Samsung Galaxy SII: Lebih Super dari Smartphone

svg%3E

Setelah diluncurkan beberapa waktu lalu di Jakarta, penjualan perdana Samsung Galaxy SII sukses menciptakan antrean panjang yang membuat stok harus “habis” sejak pukul 9 malam, sehari sebelum tanggal dimulainya penjualan. Tak puas hanya mencicipinya lewat hands-on, saya akhirnya memiliki kesempatan untuk menguji langsung kecanggihan si Super Smartphone ini.

Desain Samsung Galaxy SII

svg%3E
svg%3E
svg%3E

svg%3E
Super Slim

Samsung Galaxy SII mengambil bentuk candy bar seperti pendahulunya, namun hebatnya Samsung berhasil mengemas bodinya lebih ramping lagi, terutama dari Samsung Galaxy S terdahulu yang sudah tergolong sangat tipis tahun lalu. Para wanita tak akan kesulitan untuk menahan ujung-ujung ponsel dengan telunjuk Anda, dan para pria tetap tak akan kesulitan dalam menangani tebalnya yang hanya setipis 8.5mm ini.

Meski begitu, bagian bawah yang diisi oleh speaker eksternal tetap dibuat lebih menonjol dibanding bagian tubuhnya yang lain. Tak masalah, karena justru akan membuat pegangan kita semakin mantap saat menggunakannya dengan dua tangan. Harap ingat, meski hanya selisih 3 gram, Samsung Galaxy SII tetap berbobot lebih ringan daripada Galaxy S yang memiliki bobot 119 gram.

svg%3E

Ada beberapa hal menarik yang saya temukan di bodi ramping super smartphone dari Samsung ini. Pertama adalah mikrofon sebanyak 2 buah yakni di sisi atas samping jack 3.5mm dan di bawah samping slot microUSB. Mikrofon stereo ini tentu akan mengoptimalkan sisi perekaman suara, mengingat Samsung juga telah membenamkan kamera beresolusi HD untuk merekam video.

Berikutnya adalah “penempatan terbalik” antara slot microSD dengan slot SIM card. Seperti kita ketahui bersama bahwa kebanyakan vendor – termasuk Samsung sendiri – meletakkan slot SIM card di bawah baterai; sedangkan slot microSD sifatnya tentatif, kadang ia ditempatkan di bawah baterai dan kadang tidak (hotswap). Nah, pada Samsung Galaxy SII, justru slot SIM card-lah yang diposisikan hotswap, sedangkan untuk menjangkau slot microSD Anda harus terlebih dahulu membuka baterai. Apakah hal ini disebabkan oleh kapasitas memori internal mereka yang mencapai 16GB sehingga merasa penggunanya akan jarang mengakses microSD? Bisa jadi begitu.

svg%3E

Layar & User Interface

svg%3E
3 Halaman Homescreen

Saya heran mengapa 2 orang yang tak saling mengenal di waktu dan tempat yang berbeda bisa menggunakan istilah yang sama ketika saya memperlihatkan layar Samsung Galaxy SII kepada mereka. “Layarnya menusuk mata,” begitu ungkapnya. Samsung Galaxy SII memang menggunakan teknologi hasil pengembangan Samsung sendiri di sektor layar yakni Super AMOLED Plus yang berdasarkan sebuah pengujian independen memiliki keunggulan di beberapa sektor jika dibandingkan dengan NOVA Display milik LG dan Retina Display-nya iPhone. Yang pasti menurut penilaian saya adalah, layar S-II benar-benar tajam dalam mereproduksi warna-warni dan mampu bermain di warna gelap terutama hitam dengan sangat baik (saya mengujinya dengan menjalankan aplikasi Google Sky Map).

svg%3E

Menggunakan TouchWiz 4.0, User Interface di Samsung Galaxy SII mengalami banyak pengembangan. Selain tersedia lebih banyak widget dan penyegaran di sisi tampilan, Samsung juga memasukkan fungsi gestur baru untuk memaksimalkan fungsi pada sebuah fitur. Misalnya gerakan mencubit di home screen dan layar menu utama akan membuat semua halaman tersebut berkumpul menjadi thumbnails. Selain itu yang baru pertama kali saya temukan adalah dengan menempelkan dua jari di sisi kiri dan kanan layar, lalu lakukan gestur maju-mundur pada ponsel untuk memperbesar maupun memperkecil foto, misalnya.

svg%3E

Selain itu, keyboard virtual yang tampil pada layar mampu menangkap perintah tombol mana yang kita ingin pergunakan dengan baik, sehingga sangat jarang saya mengalami salah ketik; baik dalam modus layar portrait maupun landscape. Oh ya, tak perlu mengeluarkan dana ekstra untuk membeli antigores karena layarnya sudah Gorilla Glass.

Fitur & Benchmarking

svg%3E

Saya akan membahas secara singkat beberapa fitur baru, khas dan/atau unggulan yang dibawa pada Samsung Galaxy SII ini sesuai dengan urutan yang dapat Anda temukan pada layar menu utamanya seperti pada gambar di atas. Lalu tak lupa mengukur benchmark agar mendapat tolak ukur lebih global jika dibandingkan dengan perangkat lainnya.

Musik
Pemutar musik pada Samsung Galaxy SII didukung oleh pilihan ekualiser seperti Pop, Rock, Jazz, Dansa, Klasik, Langsung hingga kostumisasi alias pengaturan manual. Terasa sedikit? Tenang, karena masih ada Efek Suara yang dapat dipilih seperti Lebar (wide), Aula konser, Kejelasan lagu, Penambahan bass dan Eksternalisasi. Beberapa dari pilihan tersebt baru bisa dinikmati jika Anda menggunakan earphone, termasuk efek Surround 5.1ch.
svg%3E
Keluaran suara dari speaker eksternalnya cukup memiliki power dan dinamika. Sayang karena penempatan corong speaker berada di bawah, maka keluaran suara akan terhambat jika Anda meletakkan ponsel dengan layar menghadap ke atas.

Internet
svg%3E
Berselancar di dunia maya dapat terasa maksimal dengan lengkapnya fitur yang dibawanya. Mulai dari kecepatan tinggi (HSDPA 21Mbps, HSUPA 5.76 Mbps), settingan Internet otomatis (kecuali jika ada perubahan yang perlu dilakukan saat Anda mendaftar paket internet unlimited tertentu), hingga tanggapnya Flash 10.1 memainkan berbagai konten dalam situs berbasis web sekalipun.

Social Hub
svg%3E
Social hub mengumpulkan berbagai akun jejaring sosial, email, hingga IM Anda dalam satu halaman. Ini akan membuat Anda lebih cepat memantau aktivitas teman-teman Anda. Sayangnya, update informasi dari situs jejaring sosial ini tidak dapat ditampilkan di home screen.

Readers Hub
Fitur ini akan menampilkan beberapa koran, buku dan majalah internasional. Anda dapat melakukan pencarian dengan memasukkan judul dan membayar apa yang ingin Anda baca secara lengkap.

Game Hub
svg%3E
Senang bermain game? Jangan lewatkan fitur ini. Game Hub memiliki 2 kategori yakni Social games dan Premium Games. Perbedaan paling mecolok pada keduanya adalah soal besaran file yang berhubungan pula dengan grafis serta suara. Social games berisi game-game ringan sedangkan di Premium Games Anda bisa mengunduh permainan favorit seperti Real Football 2011 HD, GT Racing, Let’s Golf! 2 HD, Avatar HD, Shrek Kart HD dan beberapa judul favorit lainnya. Jangan lupa gunakan WiFi.

All Share
Fitur yang memanfaatkan teknologi DLNA (Digital Living Network Alliance) ini akan menghubungkan Samsung Galaxy SII dengan TV, printer dan peralatan bersertifikat DLNA lainnya dengan mudah tanpa harus mencolokkan kabel apapun.

Kies Air
svg%3E
Kini Anda tak perlu lagi kabel data -apalagi CD PC Suite- hanya untuk menghubungkan ponsel dengan PC atau laptop. Gunakan Kies Air, maka Anda bisa menghubungkan kedua device Anda tersebut secara wireless.

svg%3E

Diari Mini
Suka menulis kenangan pribadi? Tinggalkan diari konvensional dan gunakan Samsung Galaxy SII untuk menulis segala macam kegiatan Anda. Karena tak sekedar tulisan, Anda juga bisa langsung menambahkan foto yang akan ditandai pula dalam peta dengan bantuan GPS (Geo-tag). namun ingat, Anda butuh terhubung ke internet untuk menggunakannya.

Samsung Apps
Masih seperti yang dulu, Samsung Apps (pada Android) akan menyediakan aplikasi-aplikasi rekomendasi maupun favorit yang beberapa di antaranya juga bisa Anda dapatkan di Market. Pengategorian di dalamnya meliputi Diunggulkan, Teratas, Kategori dan Mencari.

Manajemen Tugas
Atau Task Manajer, sebuah fitur yang dapat Anda gunakan untuk mengatur aplikasi atau program yang sedang berjalan.

Polaris Office
svg%3E
Semua yang berhubungan dengan dokumen bisa Anda lakukan di sini, mulai dari membaca saja, mengedit hingga membuat berkas baru. Fiturnya pun terbilang lengkap dan Anda tidak wajib mendaftar dulu untuk dapat menggunakannya.

Benchmark
svg%3E
Hasil benchmark Samsung Galaxy SII jauh melampaui rival-rivalnya dengan perolehan skor hingga 1699. Lihat saja spesifikasi perangkat yang dimilikinya: Prosesor Dual-core 1.2GHz ARM Cortex-A9, Mali-400MP GPU (grafis) dan chipset Exynos.

Foto & Video

svg%3E
Samsung Galaxy SII memiliki fitur sunting foto dengan banyak tools seperti pengaturan efek (lens blur, ghost effect, dll.), mengganti saturasi warna, mengatur kontras dan kecerahan, pengurat (crop), hingga menggabungkan 2 foto atau lebih.

svg%3E
Kamera 8MP dengan autofocus dan lampu kilatnya ini juga memiliki banyak kemampuan, mulai dari self-potrait menggunakan kamera depannya yang beresolusi 2MP, smile/beauty/panorama/action/cartoon shot, mengatur nilai bukaan lensa (diafragma), pilihan resolusi (8MP/6.5MP/3.2MP/2.4MP/0.4MP dan 0.3MP), WB, ISO (100-800), visibilitas luar ruangan, Anti-shake, kontras otomatis, hingga deteksi kedipan. Selama pengujian, jarak waktu antara menyentuh ikon rana di layar dengan proses pengambilan foto tergolong cepat. Padahal kamera harus menyesuaikan fokus dan cahaya sekitar terlebih dahulu.

svg%3E
Tak ketinggalan adalah fitur edit video, di mana Anda bisa menyunting video yang telah Anda ambil dengan pilihan tema-tema yang sudah disediakan oleh Samsung. Di timeline, Anda juga dapat menambahkan foto dan lagu.

svg%3E
Samsung Galaxy SII mampu memainkan file video FullHD berformat mkv maupun avi, seperti yang saya coba dengan memutar film The Battle of Los Angeles. Tentu saja ini membuat tampilan tak akan mengalami penurunan ketika dihubungkan ke HDTV. Sementara itu kamera videonya pun memiliki kemampuan rekam video FullHD 1080 dengan pilihan lain yakni resolusi 1280×720, 720×480, 640×460, 320×240 dan 176×144. Merekam video menggunakan kameranya sungguh menyenangkan, seperti menggunakan handycam saja. Namun selain rentan goncangan, Anda harus ingat bahwa ada mikrofon di kedua sisi tempat tangan Anda memegang sehingga jangan sampai tertutup.

Hasil kamera yang dimiliki Samsung Galaxy SII cukup handal, dengan ketajaman dan reproduksi warna yang apik. Kinerja autofokus cukup gegas, walaupun terdapat shutter lag yang memang sering dialami di kamera ponsel. Terdapat opsi-opsi pemotretan yang lazim ditemukan di kamera digital biasa, seperti pengaturan exposure, ISO, scene mode, white balance, dan sebagainya. Berbagai opsi ini dapat diakses dengan mudah berkat penggunaan icon-icon yang berukuran lumayan besar dan jelas.

 

svg%3E

svg%3E

 

svg%3E

svg%3E

svg%3E

Kesimpulan

svg%3E

Samsung Galaxy S-II mungkin memiliki semua yang Anda butuhkan di perangkat Android. Dengan OS terbaru 2.3 Gingerbread, sektor multimedia yang mumpuni, hingga desain yang keren lagi tipis membuat kita tak heran ratusan orang rela menginap ketika mengantre hanya untuk mendapatkan si Super Smartphone seharga tak sampai Rp.5,5 juta ini. Untuk daya tahan baterai, untuk penggunaan sering dengan layanan data aktif hanya mampu bertahan tak sampai sehari. Cukup wajar untuk sebuah perangkat Android.

Dengan kombinasi kecepatan, kualitas layar, serta desain tipisnya, tak heran jika smartphone super dari Samsung ini juga layak disebut Super Vivid, Super Fast, dan Super Slim. Bagi Anda yang menginginkan pengalaman terbaik menggunakan smartphone berbasis Android, tampaknya akan dapat dipuaskan dengan Samsung Galaxy SII.

svg%3E

Kelebihan:
+ Layar sangat jernih dan tajam
+ Android 2.3
+ Memori internal 16GB dan RAM 1GB
+ Prosesor Dual Core 1,2 GHz menjadikan akselerasinya sangat cepat dan stabil
+ Desain tipis dengan bobot ringan
+ Kamera foto 8MP dan depan 2MP dengan AF, lampu kilat & fitur lengkap
+ Kamera video FullHD
+ Editor foto & video
+ Fitur konektivitas lengkap, termasuk Kies Air
+ Mampu memainkan file video mkv/avi dengan baik
+ Slot kartu SIM bersifat hotswap (jika ini penting bagi Anda)

Kekurangan:
– Slot microSD tidak bersifat hotswap
– Bodi tipisnya membuat ponsel cepat panas
– Tak ada fitur navigasi premium