NewsOperatorTech NewsTelkomsel

Kolaborasi Telkomsel, Ericsson, dan Qualcomm Kembangkan Teknologi Fixed Wireless Access Berbasis 5G

Telkomsel kembali dilibatkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI untuk menggelar uji coba teknologi 5G paling canggih dengan berkolaborasi bersama Ericsson (NASDAQ: ERIC) dan Qualcomm Technologies, Inc. Ujicoba ini menggunakan spektrum frekuensi baru 3,5 GHz dan 26 GHz yang telah diizinkan penggunaannya untuk uji coba oleh Kementerian Kominfo RI.

telkomsel ericsson qualcomm 2023 5g fwa

Direktur Penataan Sumber Daya Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Dr. Denny Setiawan, S.T., M.T. mengatakan, “Kementerian Kominfo RI mengapresiasi kegiatan uji coba yang dilakukan Telkomsel bersama dengan Ericsson dan Qualcomm. Kami berharap uji coba yang telah dilakukan dapat memberikan kontribusi dalam proses pembangunan ekosistem dan mengakselerasi pengembangan teknologi jaringan 5G agar semakin matang.”

Kali ini, ketiga perusahaan menginisiasi uji coba 5G Akses Nirkabel Tetap atau Fixed Wireless Access (FWA) dengan spektrum Sub-6 dan mmWave Extended Range yang diperluas dengan konektivitas Gigabit last mile melalui perangkat 5G Sub-6 dan mmWave yang terjangkau, dengan mempertimbangkan spesifikasi teknologi jaringan Telkomsel.

Direktur Utama Telkomsel, Hendri Mulya Syam mengatakan, “Bersama mitra penyedia infrastruktur dan teknologi kami yakni Ericsson dan Qualcomm, kini Telkomsel melanjutkan kolaborasi untuk memperluas pengembangan peta jalan teknologi Fixed-Wireless Access berbasis 5G di Indonesia.”

Melalui kerja sama ini, Telkomsel, Ericsson, dan Qualcomm mempersiapkan kapasitas 5G yang lebih optimal dengan fitur latensi rendah, menggunakan teknologi 5G NR-Dual Connectivity dari Ericsson di spektrum frekuensi 3,5 GHz dan 26 GHz.

Head of Ericsson Indonesia, Jerry Soper menjelaskan, “Ericsson senang dapat mendemonstrasikan teknologi terbaru 5G di Indonesia bersama Telkomsel dan Qualcomm dengan fitur-fitur seperti NR-DC (Dual Connectivity) dan pembagian jaringan (network slicing) UE Route Selection Policy (URSP) yang canggih. Hal ini merupakan bagian dari komitmen Ericsson dalam mendukung Telkomsel untuk memperluas jangkauan jaringan 5G di Indonesia, yang mencakup daerah pedesaan yang terpencil hingga perkotaan yang padat.”

Kolaborasi terbaru ini juga merupakan kelanjutan dari uji coba teknologi 5G extended-range, yang sebelumnya telah didemonstrasikan menggunakan perangkat lunak extended range mmWave Ericsson, yakni Ericsson Massive MIMO AIR5322 serta Qualcomm Fixed Wireless Access Platform Gen 2 pada Snapdragon X65 5G modem-RF dan Qualcomm QTM547 mmWave Antenna module, yang berhasil dengan bandwidth 800 MHz pada 26 GHz millimeter-wave (mmWave), dan juga telah diizinkan oleh Kementerian Kominfo RI, tahun lalu di Danau Toba, Sumatra.

Vice President Qualcomm Technologies, Inc., ST Liew mengatakan, “ Dengan melengkapi operator dan Original Equipment Manufacturer (OEM) dengan teknologi hemat biaya dan dapat menjangkau semua titik, kita dapat memberdayakan konsumen dan perusahaan dengan konektivitas 5G terbaik untuk rumah dan bisnis, termasuk daerah-daerah yang sebelumnya belum terjangkau jaringan 5G.”

Kini, peta jalan kolaborasi telah diperluas untuk menjadi yang pertama di Indonesia dengan menghadirkan 5G Standalone NR-DC (Dual Connectivity), yang menggabungkan bandwidth 100 MHz di frekuensi 3.5 GHz dan bandwidth 800 MHz di frekuensi 26 GHz untuk kapasitas sangat besar, latensi yang lebih rendah, dan kecepatan peak throughput hingga 7.37 Gbps. Ericsson Massive MIMO AIR3268 yang sangat ringan, Radio Processor 6651, Cell Site Gateway, dan 5G Core yang disediakan untuk mendukung pembagian jaringan (network slicing) 5G, dikombinasikan dengan fitur UE Route Selection Policy (URSP) pada handset komersial yang menggunakan Android 12, akan memastikan pengalaman pengguna terbaik di jaringan Telkomsel.

Ketiga perusahaan juga telah melakukan penandatanganan MoU bersamaan dengan momen perhelatan Mobile World Congress (MWC) di Barcelona, sebagai wujud komitmen dalam keberlanjutan kolaborasi yang akan memperluas kebermanfaatan beragam solusi berbasis digital di masa mendatang.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button