5 Fitur Perlindungan Data dan Privasi pada Ponsel OPPO Berbasis ColorOS 12 dan ColorOS 13

OPPO berupaya untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap privasi dan keamanan data penggunanya. Hal ini diwujudkan melalui beragam fitur keamanan pada sistem operasi garapannya, yaitu ColorOS 12 dan ColorOS 13. Seperti apa?

Fitur keamanan ColorOS 12 dan ColorOS 13

ColorOS 13

Smartphone merupakan perangkat yang menunjang hampir seluruh aktivitas penggunanya. Mulai dari hiburan hingga transaksi belanja bisa dilakukan lewat smartphone. Itu artinya, berbagai aktivitas digital dan data pribadi tersimpan pada perangkat, sehingga menimbulkan potensi kebocoran data.

“OPPO sangat peduli dengan keamanan data dan privasi penggunanya. Oleh karena itu, melalui sistem operasi ColorOS, OPPO menjamin perangkat lini seri Find dan Reno untuk menerima security update selama 4 tahun kedepan setelah diluncurkan, sementara perangkat lini seri A akan menerima peningkatan security update selama 3 tahun kedepan sejak diluncurkan,” kata Aryo Meidianto, PR Manager OPPO Indonesia.

Aryo menambahkan, OPPO juga terus bekerjasama dengan erat dengan pengembang chipset untuk penelitian dan pengembangan bersama untuk menambal berbagai celah keamanan. Berikut beberapa teknologi dan fitur penting keamanan data dan privasi pada perangkat smartphone OPPO yang berbasis ColorOS 12 dan ColorOS 13:

1. Privasi History Clipboard & Pikselasi Otomatis

ColorOS secara otomatis akan menghapus riwayat clipboard setelah beberapa saat, untuk mencegah kebocoran informasi sensitif yang disebabkan oleh malware. Tak hanya itu, mengunakan algoritma kecerdasan buatan, Pikselasi Otomatis dapat mengenali dan mengaburkan foto profil serta nama pada tangkapan layar obrolan secara mudah dengan satu ketukan.

2. Nearby Wi-Fi

Fitur Nearby Wi-Fi membuat pengguna dapat menikmati Wi-Fi tanpa mengungkapkan informasi lokasi tertentu. Informasi dan lokasi pengguna tidak dapat dilihat oleh pengguna lain saat perangkat terhubung dengan koneksi Wi-Fi di tempat umum.

3. Payment Protection

Payment Protection akan menjaga keamanan transaksi dan pembayaran online di berbagai situs maupun aplikasi yang melibatkan keuangan. Dilengkapi dengan Secure Keyboard, fitur ini dapat mencegah perekaman input angka atau teks yang dilakukan oleh keylogger maupun malware, dan mencegah pengiriman data yang diinput ke jaringan internet.

svg%3E

Fitur Payment Protection akan otomatis aktif ketika pengguna membuka aplikasi keuangan, ditandai ikon huruf S pada status bar sebagai tanda aplikasi telah dilindungi.

4. Brankas Pribadi

Brankas Pribadi telah dienkripsi dengan Standar Enkripsi Lanjutan (AES). Pengguna dapat menyembunyikan dokumen atau informasi sensitif pada halaman Private Safe yang hanya dapat diakses dengan perlindungan melalui Password, Pattern, PIN, atau sidik jari yang telah dibuat pengguna.

Ini akan membantu pengguna apabila hendak menyembunyikan foto, video, maupun dokumen yang bersifat pribadi agar tidak dapat diakses orang lain karena tidak dapat dilihat secara langsung melalui aplikasi Photos maupun File Manager.

5. Standar Privasi Dan Keamanan Terbaik

Sistem operasi ColorOS memberikan perlindungan privasi dan keselamatan optimal yang dapat dipercaya pengguna berdasarkan standar otentikasi privasi dan keamanan otoritatif seperti ePrivacy, TRUSTe, ISO27701, dan ISO27001.

Reno8

Smartphone dengan ColorOS 12 dan ColorOS 13

Berbagai fitur keamanan privasi tingkat tinggi ini dapat dinikmati pengguna OPPO berbasis ColorOS 12 seperti seri OPPO Reno8. OPPO juga akan meningkatkan beberapa lini perangkatnya untuk semakin terlindungi dengan beberapa peningkatan fitur keamanan pada Android 13 melalui ColorOS 13 Beta.

Perangkat seperti Find X5 Pro 5G sudah dapat menikmati fitur keamanan ini sejak pertengahan Agustus. Sementara, Reno8 Pro 5G akan mendapatkan ColorOS 13 versi Beta pada September, disusul dengan OPPO Reno8 5G pada bulan Oktober dan ditutup OPPO Reno8 Z 5G dan OPPO Reno8 pada bulan Desember 2022. OPPO berkomitmen untuk meningkatkan keamanan perangkatnya dengan peningkatan ColorOS 13 ke lebih dari 20 perangkat mulai tahun 2023.

OPPO juga mengingatkan konsumen untuk tidak melakukan modifikasi sistem operasi dengan menembus sistem keamanan seperti melakukan rooting yang mengakibatkan beberapa celah dapat terbuka dan menjadikan perangkat smartphone menjadi lebih rentan.