Google Authenticator untuk iOS Kini Mendukung Face ID dan Touch ID

Google lewat aplikasi Google Authenticator memungkinkan pengguna untuk menambahkan autentikasi dua langkah. Fungsinya sebagai lapisan perlindungan tambahan untuk mengamankan akun online pribadi Anda.

svg%3E

Cara kerjanya saat melakukan login ke akun menggunakan kata sandi, Anda kemudian akan mendapatkan kode untuk verifikasi dari aplikasi Google Authenticator. Dengan begitu, meski kata sandi akun Anda dicuri, pencuri juga tetap tidak akan masuk ke akun karena tidak memiliki kode verifikasi dari Google Authenticator. Nah, untuk menjadikan Google Authenticator semakin aman Google baru saja memperbarui aplikasi ini dengan fitur perlindungan tambahan.

Privacy Screen Google Authenticator versi 3.2.0

Sayangnya, pembaruan yang bernama Privacy Screen ini sementara hanya untuk aplikasi Google Authenticator di iOS saja. Belum ada info kapan versi Android juga akan mendapatkan fitur perlindungan yang sama.

svg%3E

svg%3E

Lewat pembaruan Google Authenticator versi 3.2.0 aplikasi ini akan dilindungi oleh fitur pengaman FaceID atau Touch ID di perangkat iOS. Jadi, setiap ingin membuka aplikasi Google Authenticator di iPhone atau iPad, Anda akan diminta melakukan verifikasi dengan Touch ID atau Face ID. Cara ini cukup efektif untuk meminimalkan resiko saat ponsel dicuri.

Untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna, permintaan verifikasi untuk membuka aplikasi Google Authenticator bisa diatur durasinya. Pengguna bisa memilih durasinya setiap sepuluh detik, satu menit atau sepuluh menit.

Pembaruan ini sudah digulirkan oleh Google. Untuk mencobanya Anda bisa melakukan pembaruan Google Authenticator lewat App Store.