ReviewMobile GadgetSmartphone

Review Xiaomi Mi 10T

Performa Gahar, Layar 144Hz, Harga Ramah Kantong

Xiaomi Mi 10T Cosmic Black 2
9.1
Cek Harga

Memasuki penghujung tahun 2020, Xiaomi ternyata masih punya sederet kejutan untuk para Mi Fans di Indonesia. Salah satunya adalah dengan meluncurkan Mi 10T, smartphone berkinerja kencang yang didukung kemampuan kamera mumpuni dan layar refresh rate tinggi.

Apakah Xiaomi Mi 10T merupakan versi upgrade dari Mi 10? Kalau dilihat dari harganya jelas bukan. Anda tetap disuguhkan beberapa hardware dan fitur khas ponsel flagship, tapi dalam kemasan yang tidak se-premium Mi 10. Satu hal yang membuat Xiaomi Mi 10T terlihat begitu menggiurkan adalah banderolnya di Tanah Air, yakni Rp5.999.000.

Penasaran seperti apa kemampuannya? Yuk, langsung saja simak ulasan kami:

Desain Xiaomi Mi 10T

Xiaomi Mi 10T tampil dengan sajian eksterior yang minimalis sekaligus elegan. Varian yang kami review kali ini adalah warna Cosmic Black. Kalau dibandingkan dengan Mi 10 versi standar, Anda akan menemukan perbedaan yang lumayan signifikan pada desain kamera belakang. Xiaomi memilih menggunakan frame persegi dengan menyusun sensor utama di sisi paling atas dan dua kamera lainnya beserta lampu flash tepat di bawahnya.

Xiaomi Mi 10T Cosmic Black 1

Bagian frame kamera ini tampak besar dan menonjol keluar. Selain menghabiskan cukup banyak ruang, Anda juga wajib berhati-hati ketika meletakkan Mi 10T di bidang datar agar kameranya tidak terbentur. Untungnya dalam paket penjualannya Xiaomi menyediakan softcase dengan kualitas yang menurut kami cukup bagus dan sekaligus mampu sedikit melindungi pinggiran frame kamera.

Smartphone ini memiliki bodi dengan bahan aluminium yang dilapisi kaca Gorilla Glass 5 baik di depan maupun belakang. Sekilas terlihat cukup premium dengan kualitas rancang bangun yang juga amat baik, meski sayangnya bisa menjadi magnet sidik jari dan lebih mudah kotor.

Xiaomi Mi 10T Cosmic Black 3

Ketika digenggam, Xiaomi Mi 10T terasa lumayan berisi. Bobotnya mencapai 216 gram dengan ketebalan 9,3mm yang artinya agak bongsor. Untuk Anda yang bertangan kecil dan gemar memasukkan ponsel ke dalam saku celana, dimensi dan berat Mi 10T mungkin tidak termasuk dalam golongan yang nyaman.

Beralih ke depan, Xiaomi memasang layar berukuran 6,67 inci dengan bezel yang lumayan tipis di kiri, kanan, dan atasnya. Sedikit lebih besar di bagian dagu, tapi menurut kami masih dalam batas wajar. Untuk kamera selfie, Mi 10T menempatkan lensa pada bagian punch-hole di pojok kiri atas.

Untuk sensor sidik jari Xiaomi Mi 10T belum menerapkan teknologi di balik layar. Xiaomi membenamkan pada tombol power yang ada di samping. Kami sudah mencobanya selama kurang lebih satu minggu, dan sensor ini mampu bekerja dengan gesit dan akurat dalam membaca jari kami. Posisinya pun terasa natural dan mudah dijangkau.

Xiaomi Mi 10T Cosmic Black 4

Xiaomi Mi 10T memiliki port USB Type-C di bagian bawah, berdampingan dengan lubang speaker. Port audio jack 3.5mm? Sayangnya tidak ada. Tapi jangan khawatir. Dalam dus penjualannya Anda langsung diberikan adapter USB-C ke audio jack 3.5mm. Jadi Anda tetap bisa menggunakan headset kabel favorit Anda. Satu hal lainnya yang patut Anda ketahui adalah Mi 10T tidak memiliki slot microSD. Hanya ada dua slot nano SIM-card saja.

Layar Xiaomi Mi 10T

Layar menjadi fitur yang paling dikedepankan Xiaomi Mi 10T. Panel yang digunakan memang masih IPS dengan resolusi Full HD+. Tapi yang menjadi nilai jual utama datang dari refresh rate tinggi 144Hz. Ya, 144Hz! Sejauh ini ponsel berlayar 144Hz masih tergolong langka di Indonesia. Memang sudah ada dari brand lain, tapi kategorinya gaming dan harganya lebih mahal.

Xiaomi Mi 10T Cosmic Black 2

Sekadar informasi, refresh rate pada Mi 10T bersifat adaptif. Fitur AdaptiveSync akan mengatur refresh rate sesuai kebutuhan, misalnya saat menonton film, menelusuri media sosial, hingga bermain game. Dalam skenario pemakaian sehari-hari ketika refresh rate tinggi sedang tidak dibutuhkan, AdaptiveSync juga sekaligus menyesuaikan refresh rate ke 60Hz atau bahkan 30Hz agar lebih hemat daya.

Sejauh pengujian kami layar Xiaomi Mi 10T tampak cukup memanjakan mata. Warna hitamnya memang tidak sepekat layar AMOLED, tapi secara keseluruhan, masih memuaskan untuk mendukung berbagai kegiatan. Warnanya didukung teknologi TrueColor, tingkat kecerahannya oke di bawah sinar matahari, dan sudah memiliki sertifikasi TUV Rheinland untuk memastikan mata tidak cepat lelah saat menatap layar terlalu lama.

Sedikit membahas sektor audio, Mi 10T mengusung dual speakers dan sertifikasi Hi-Res Audio. Kualitas suaranya terdengar jernih dan bertenaga, sekaligus lebih hidup karena sudah stereo. Untuk menemani menonton video dan bermain games, menurut kami audio Mi 10T sudah amat memadai.

Sistem operasi Xiaomi Mi 10T

Xiaomi Mi 10T mengadopsi sistem operasi MIUI 12 berbasis Android 10. Belum ada bocoran informasi soal update ke Android 11. Yang pasti Anda tetap akan menemukan sederet fitur bawaan khas Xiaomi yang sebagian besar menurut kami lumayan berguna untuk penggunaan sehari-hari.

Dark Mode jelas tersedia. Anda juga dapat memilih aplikasi pihak ketiga mana yang ingin dipaksakan tampil di mode gelap meski secara default belum mendukung. Atau sebaliknya. Ketika Anda merasa mode gelap kurang ideal di sebuah aplikasi, Anda bisa menonaktifkannya sendiri khusus untuk aplikasi tersebut.

Fitur lain yang selalu menjadi favorit kami adalah Second Space. Bagi yang belum tahu, fungsinya seperti memiliki dua buah smartphone dalam satu perangkat karena akun dan aplikasi yang berjalan di Second Space benar-benar terpisah. Game Mode? Ada. Fungsinya mirip dengan fitur serupa di smartphone kebanyakan.

Satu fitur yang bagi kami cukup menarik dan bermanfaat adalah floating windows. Sesuai namanya, Anda bisa membuka aplikasi dalam sebuah jendela kecil sembari melakukan aktivitas di aplikasi lainnya. Floating Windows ini memiliki fungsi sepenuhnya, bukan sekadar mengintip apa yang terjadi di aplikasi tersebut.

Kamera Xiaomi Mi 10T

Xiaomi Mi 10T Cosmic Black 5

Xiaomi Mi 10T dipersenjatai kamera utama 64 megapixel f/1.9 dengan lensa wide dan dukungan PDAF. Selain itu, Anda disuguhkan kamera ultrawide 13 megapixel f/2.4 dan kamera macro 5 megapixel f/2.4. Ya, hanya tiga walaupun sekilas terlihat ada 4 kamera selain lampu flash. Untuk yang gemar selfie, ada kamera 20 megapixel f/2.2 di depan.

Kamera belakang Mi 10T didukung sederet fitur tambahan yang cukup menarik, mulai dari Pro, Portrait, Night, 64M, Slow Motion, Front & Back, Long Exposure, dan Clone. Fitur yang kami sebut terakhir ternyata lumayan menyenangkan. Intinya memudahkan Anda untuk membuat efek seperti di bawah ini: (gambar pertama Clone Photo, yang kedua Clone Video)

Clone Mode Mi 10T

Clone Video Mi 10T

Hasil foto kamera utamanya menurut kami tergolong baik di kondisi cahaya yang ideal. Detail yang ditangkap tinggi, reproduksi warnanya cenderung natural, akurat, dan dynamic range-nya bagus. Tidak adanya lensa tele membuat Anda hanya bisa mengandalkan digital zoom ketika ingin memotret dengan jarak yang lebih jauh.

Mi 10T Auto Mode (4)

Mi 10T Auto Mode (2)

Mi 10T Auto Mode (7)

Portrait Mi 10T

Fitur menarik lainnya yang patut dicoba adalah Skyscapping 3.0. Singkatnya, dengan fitur ini Anda bisa mengubah suasana langit menjadi beberapa preset bawaan yang beragam. Foto pertama di bawah adalah foto asli, sementara tiga di bawahnya setelah di-edit menggunakan Skyscapping 3.0:

Mi 10T Skyscapping (4)

Mi 10T Skyscapping (1)

Mi 10T Skyscapping (2)

Mi 10T Skyscapping (3)

Memotret di malam hari juga akan disajikan hasil foto yang cukup memuaskan. Nuansa malamnya tetap terjaga karena exposure tidak diangkat berlebihan pada bagian yang tidak perlu, misalnya langit. Yang harus digarisbawahi, karena tidak ada OIS Anda wajib menjaga tangan tetap stabil mengingat Night Mode membutuhkan waktu beberapa detik untuk menangkap gambar.

Night Mode Mi 10T (1)

Night Mode Mi 10T (2)

Kamera ultra wide Mi 10T ternyata juga cukup oke, meski detail tidak setajam kamera utama. Bahkan kamera lensa sudut lebar ini juga didukung Night Mode. Itu artinya, Anda bisa mengabadikan suasana malam dengan tangkapan gambar yang lebih luas seperti foto di bawah ini:

Ultrawide Night Mode Mi 10T

Untuk urusan videografi, Xiaomi Mi 10T mampu merekam video hingga resolusi maksimal 8K. Ya, 8K. Selain itu, Anda juga bisa merekam di resolusi 4K 60fps, 4K 30fps, 1080p 60fps, 1080p 30fps, dan 720p 30fps. Xiaomi tidak lupa menyediakan fitur Ultra Steady jika Anda ingin merekam dengan stabil di kondisi yang ekstrem. Slow Motion? Bisa hingga 960fps di 1080p.

8K Mi 10T

1080p 30fps Night Mi 10T

Performa Xiaomi Mi 10T

Performa jelas menjadi salah satu daya tarik utama dari Xiaomi Mi 10T. Perpaduan chipset Qualcomm Snapdragon 865 dengan RAM 8 GB LPDDR5 yang kinerjanya 1,5x lebih cepat dari generasi sebelumnya, dan storage kencang UFS 3.1 128 GB sudah cukup menggiurkan.

Mungkin satu-satunya yang agak mengganjal adalah kapasitas 128 GB. Bukan berarti kecil, tapi karena tidak adanya slot microSD, Anda harus pintar-pintar mengatur file yang disimpan agar tidak kepenuhan. Apalagi smartphone ini mampu merekam video di resolusi 4K atau bahkan 8K, yang artinya akan lebih banyak memakan ruang di storage.

Kalau dari segi performa tidak ada yang perlu diragukan. Semua terasa mulus, lancar, dan amat responsif. Bermain game pun belum kami temui masalah yang berarti. PUBG Mobile bisa dimainkan dengan nyaman di setting grafis Ultra HD dengan frame rate Ultra. PES 2021 juga aman.

Genshin Impact Mi 10T 1

Genshin Impact Mi 10T 2

Game yang lebih berat seperti Genshin Impact juga bisa dimainkan dengan setting grafis tinggi (mentok kanan) di 60fps. Konsekuensinya memang ponsel bekerja lebih keras, tapi kinerjanya tergolong stabil. Selama permainan tentunya terasa adanya peningkatan suhu tapi masih dalam taraf yang tidak berlebihan dan tidak mengganggu permainan.

Jika ingin memaksimalkan potensi dari layar 144Hz, Anda wajib mengunduh judul game yang memang sudah mendukung mode frame rate tinggi 90fps atau lebih. Contohnya Shadowgun Legends atau Dead Trigger 2. Game endless run seperti Temple Run 2 juga sudah mendukung hingga 120fps.

Untuk lebih menggambarkan seperti apa performa dari Xiaomi Mi 10T, berikut kami sajikan beberapa hasil pengujian menggunakan aplikasi benchmark:

Baterai Xiaomi Mi 10T

Mungkin salah satu faktor yang membuat Mi 10T tampil cukup bongsor adalah baterai 5.000 mAh yang tertanam di dalamnya. Sisi positifnya, kapasitas baterai tersebut mampu membuat smartphone ini menyala cukup lama. Dengan gaya pemakaian casual sangat mudah untuk menjadikan Mi 10T teman beraktivitas seharian penuh.

Charging juga lumayan cepat, walaupun bukan yang terkencang di kelasnya. Teknologi fast charging 33W menurut kami tidak terlalu ketinggalan dibanding beberapa pesaingnya. Butuh waktu sekitar 1 jam 15 menit untuk bisa mengisi daya dari kondisi di bawah 10 persen hingga 100 persen penuh.

Xiaomi Mi 10T Series

Kesimpulan

Tidak bermaksud melebih-lebihkan, tapi harus diakui bahwa Xiaomi Mi 10T adalah produk yang amat menggiurkan. Bukan berarti sempurna, hanya saja, segala keunggulan yang ditawarkannya membuat beberapa kekurangan dari smartphone ini seolah tidak perlu diambil pusing. Performa mantap, kamera mampu bersaing, layar sudah 144Hz, dan baterainya juga awet. Secara desain pun Mi 10T tampil cukup premium.

Bagi yang berminat, Xiaomi Mi 10T dijual dengan harga Rp5.999.000. Selain warna Cosmic Black, Xiaomi juga menyediakan varian lainnya yakni Lunar Silver dengan finishing matte.

Kelebihan Xiaomi Mi 10T:

  • Desain cukup bagus
  • Layar sudah 144Hz, masih tergolong langka di Indonesia
  • Performa super kencang, gaming memuaskan
  • Kualitas kamera tergolong baik di kelasnya
  • Fitur pendukung kamera cukup komplit
  • Perekaman video hingga resolusi 8K
  • Baterai awet
  • Charging tergolong cepat untuk baterai 5.000 mAh
  • Dual-speaker stereo
  • Ada NFC

Kekurangan Xiaomi Mi 10T:

  • Dimensi bongsor dan lumayan berat
  • Tidak ada slot microSD
  • Akan lebih menarik jika kamera didukung OIS
  • Belum ada IP rating

Xiaomi Mi 10T ideal untuk: Gamer yang menginginkan performa kelas flagship. Penikmat multimedia yang ingin mencoba layar 144Hz. Kreator konten foto dan video. Pengguna yang butuh ponsel dengan baterai tahan lama.

Xiaomi Mi 10T kurang ideal untuk: Pengguna yang tidak membutuhkan layar refresh rate tinggi. Pengguna yang kurang menyukai ponsel dengan dimensi agak jumbo.

SpesifikasiXiaomi Mi 10T
LayarIPS LCD 6,67 inci Full HD+ 144Hz
SoCQualcomm Snapdragon 865
RAM8 GB
Memori internal128 GB
Kamera Belakang64 MP + 13 MP ultrawide + 5 MP makro
Kamera Selfie20 MP
Baterai5.000 mAh
Charging33W Fast Charging
Sistem OperasiMIUI 12 (Android 10)
Konektivitas4G LTE
Sistem KeamananSide fingerprint sensor
WarnaCosmic Black, Lunar Silver
Xiaomi Mi 10T Cosmic Black 2
Xiaomi Mi 10T
Harus diakui bahwa Xiaomi Mi 10T adalah produk yang amat menggiurkan. Bukan berarti sempurna, tapi segala keunggulan yang ditawarkannya membuat beberapa kekurangan dari smartphone ini seolah tidak perlu diambil pusing.
9.1
Cek Harga
Back to top button