[Hands-On] Kesan Pertama Mencoba Samsung Galaxy A31

Samsung baru saja meluncurkan smartphone terbarunya di kelas menengah untuk pasar Indonesia, yakni Galaxy A31. Dibandingkan dengan Galayx A30s, ada beberapa peningkatan menarik yang ditawarkan oleh produk seharga 4 jutaan rupiah ini. Mulai dari chipset yang berbeda, baterai yang besar, hingga upgrade pada kamera.

Sebelum melakukan pengujian yang lebih lengkap, kami terlebih dahulu ingin mengajak Anda untuk melihat lebih dekat tampilan eksterior dari Samsung Galaxy A31, sekaligus mencoba kemampuan chipset MediaTek Helio P65 untuk memainkan salah satu game terpopuler, Mobile Legends. Seperti apa kesan pertama kami? Langsung saja simak:

Desain Samsung Galaxy A31

svg%3E

Samsung merancang bodi Galaxy A31 dengan DNA desain yang kurang lebih mirip dengan sederet Galaxy A-Series lainnya yang dirilis di tahun 2020. Di bagian depan ada layar Infinity-U dengan panel Super AMOLED berukuran 6,4 inci serta resolusi Full HD+. Kualitas layarnya tidak perlu diragukan, sangat khas Samsung yang selalu memanjakan mata baik dari segi tingkat kecerahan, ketajaman, dan warnanya.

Di bagian belakang, Anda akan menemukan sususan kamera berbentuk L dalam sebuah frame di pojok kiri atas, lengkap dengan lampu flash. Samsung kembali mengusung finishing glossy dengan desain prisma yang tidak hanya terlihat modern, tetapi juga cukup menawan ketika memantulkan cahaya.

Bagian belakang Galaxy A31 tampak cukup polos karena tidak ada sensor sidik jari fisik. Samsung memindahkan fitur keamanan ini ke bagian depan, tersembunyi di bawah layar. Di sisi bawah, smartphone ini memiliki port USB Type-C yang berdampingan dengan lubang audio jack serta speaker.

svg%3E

Ketika pertama kali menggenggamnya, kami menilai Galaxy A31 adalah perangkat yang cukup ramping meski mempunyai layar yang cukup besar. Pengoperasian dengan satu tangan terasa nyaman. Jika melihat lembar spesifikasinya, bodi Galaxy A31 memiliki ketebalan hanya 8,6mm dengan berat 185 gram.

Performa Samsung Galaxy A31

Smartphone dengan chipset MediaTek Helio P65 ini dipersenjatai RAM sebesar 6 GB dan storage internal 128 GB. Jika masih kurang, pengguna bisa menambahkan microSD hingga kapasitas 512 GB yang slotnya terpisah dari slot Dual-SIM. Baterainya juga besar, 5.000 mAh dengan teknologi fast charging 15W.

Pada sesi peluncuran yang digelar dalam format live streaming, Selasa (5/5), kami sempat mencicipi kinerja Galaxy A31 dengan memainkan game Mobile Legends bersama awak media lainnya. Hasilnya ternyata cukup memuaskan. Game berjalan dengan lancar, stabil, dan asyiknya lagi, sudah bisa mengaktifkan mode High Frame Rate.

svg%3E

Kalau harus membandingkan dengan produk pesaing, chipset Helio P65 mungkin bukan penawaran terbaik di kisaran harga Galaxy A31. Tapi harus diakui, performanya sudah sangat mencukupi untuk mendukung kebutuhan standar hingga bermain games.

Selain itu, Galaxy A31 juga telah didukung AI Gaming Booster yang diklaim dapat meminimalisir terjadinya lag dengan adanya fitur Frame Booster. Fitur ini akan membuat game berjalan lebih smooth dengan mengoptimalkan pemakaian baterai, suhu, dan memori.

Kamera Samsung Galaxy A31

Dari sektor kamera, Galaxy A31 mengandalkan 4 kamera belakang yang terdiri dari 48 megapixel f/2.0, ultrawide 8 megapixel 123 derajat, depth sensor 5 megapixel untuk mendukung fitur Live Focus, dan macro 5 megapixel. Sementara untuk urusan selfie, pengguna bisa memanfaatkan kamera depan 20 megapixel f/2.2 yang juga dilengkapi fitur Live Focus.

svg%3E

Samsung menjanjikan kamera pada Galaxy A31 bisa diandalkan untuk mengabadikan momen di berbagai kondisi. Keberadaan AI pada kamera diyakini secara otomatis mampu mengoptimalkan pengambilan gambar termasuk di kondisi cahaya yang minim. Menarik untuk mencoba lebih jauh seperti kemampuan fotografi maupun videografinya.

Kesimpulan awal

Sejak 2019 hingga Mei 2020 ini, Samsung sangat rajin meluncurkan smartphone untuk kelas menengah dengan harga di bawah 5 juta rupiah. Kehadiran Galaxy A31 akan semakin memperkaya pilihan untuk Anda yang berminat meminang smartphone Samsung dalam waktu dekat. Meskipun di satu sisi, harus membuat Anda lebih spesifik untuk menentukan fitur smartphone seperti apa yang paling Anda butuhkan dan menentukan mana smartphone yang paling tepat untuk Anda.

Dengan range harga yang tidak jauh berbeda (bahkan lebih murah), Anda juga bisa memilih Galaxy M31 yang punya baterai lebih besar yakni 6.000 mAh. Prosesornya juga kencang, dan kameranya pun menurut kami cukup baik (simak reviewnya di tautan berikut ini). Meski begitu, Galaxy A31 punya keunggulan yang tidak dimiliki oleh saudaranya itu. Sebut saja in-display fingerprint sensor dan NFC.

Nah, tinggal Anda yang menentukan, mana yang lebih sesuai dengan gaya hidup Anda. Samsung Galaxy A31 dijual dengan harga Rp4.199.000. Kalau Anda masih penasaran, tunggu review lengkap kami dalam waktu dekat dan pantau terus Yangcanggih.com!