Klik untuk baca ulasan gadget terbaru di 2020

Review Canon PowerShot G7 X Mark III: Kamera Prosumer dengan Video 4K untuk Vlogger & YouTuber

Last updated:
4.5

Beragam model kamera prosumer di pasaran saat ini sudah mampu menghasilkan foto dan video dengan kualitas jempolan. Canon PowerShot G7 X Mark III adalah salah satunya, apalagi kamera ini tampil semakin menggoda dengan sederetan teknologi dan fitur baru yang dibawanya. Tapi, tidak bisa dimungkiri satu fitur yang paling menonjol dari Canon PowerShot G7 X Mark III adalah kemampuan rekam video 4K tanpa crop. Kemampuan rekam videonya jelas meningkat signifikan dari generasi keduanya yang hanya bisa merekam video hingga resolusi Full HD.

Apakah kemampuan rekam videonya yang semakin baik bisa menjadikan Canon PowerShot G7 X Mark III kembali menjadi favorit para vlogger seperti generasi keduanya? Simak ulasannya sebagai berikut.

Desain yang nyaman digunakan

Tidak banyak pembaruan dari desain Canon PowerShot G7 X Mark III. Kamera ini masih terlihat mirip dengan pendahulunya. Di bagian grip, lekukan grip G7 X Mark III mendapat sedikit pembaruan. Lekukan grip terasa lebih dalam, menjadikan kamera ini semakin mantap dan nyaman digenggam dengan satu tangan saat memotret atau melakukan vlogging.

Dimensinya yang ringkas juga menjadikan kamera ini sangat ideal dibawa ke mana saja. Bahkan, kami bisa dengan mudah memasukannya ke dalam saku celana.

Di bagian muka, masih seperti pendahulunya Canon PowerShot G7 X Mark III membawa lensa 24mm dengan kemampuan optical zoom 4.2x atau setara lensa 24-100mm. Jarak fokal lensanya ini cukup pas untuk beragam skenario pemotretan dari portrait hingga landscape. Dengan opsi makro yang tersedia lensanya juga masih bisa diandalkan untuk memotret makro dari jarak yang sangat dekat. Lensanya ini ditemani dengan sebuah cincin putar yang bisa diatur fungsinya sesuai selera pengguna.

Kamera ini juga belum membawa jendela bidik elektronik. Hot-shoe untuk memasang flash atau aksesoris lain pun tidak ada. Bagi sebagian pengguna mungkin ini akan merepotkan.

Pasalnya, Canon menyediakan input mic untuk memasang mic eksternal. Abesennya fitur hot shoe menjadikan input mic tersebut terasa kurang berguna karena tidak ada tempat untuk menempatkan mic. Jika ingin menggunakan mic eksternal, solusinya Anda wajib merogoh kocek ekstra untuk membeli grip vlogging Canon HG-100TBR.

Di Canon PowerShot G7 X Mark III kami juga masih tetap bisa menemukan layar sentuh 3 inci yang bisa dilipat ke atas. Layar sentuhnya sangat respon dengan sentuhan jari. Ini sangat mempermudah saat memilih titik focus ataupun memilih beragam opsi pengaturan di menu.

Fitur semakin kekinian

Canon PowerShot G7 X Mark III membawa cukup banyak fitur yang menarik. Untuk memotret kamera ini tetap membawa beragam fitur dan mode pemotretan secara manual ataupun otomatis yang bisa disesuaikan dengan selera pengguna. Beragam efek filter juga tersedia di sini untuk menghasilkan foto yang lebih kreatif.

Tidak ketinggalan kamera ini juga dilengkapi dengan filter ND terintegrasi yang amat berguna untuk mengurangi kompensasi eksposur saat memotret atau merekam video di kondisi pencahayaan sangat terang. Sementara untuk memotret aksi-aksi cepat G7 X Mark III bisa memotret dengan kecepatan hingga 20fps.

Satu fitur yang sangat menarik dari Canon PowerShot G7 X Mark III adalah kemampuan live streaming. Fitur ini bisa jadi jawaban untuk pengguna yang sering siaran langsung lewat media sosial. Lewat konektivitas WiFi, kamera saku ini bisa diandalkan untuk siarang langsung ke platform Youtube.

Hasil foto jempolan, kemampuan rekam video semakin baik

Pembaruan yang paling utama dari Canon PowerShot G7 X III ada di sensornya. Canon PowerShot G7 X III hadir dengan rancangan sensor CMOS baru dengan model bertumpuk (Stacked CMOS). Sensornya tersebut berukuran 1 inci dengan resolusi 20 megapixel.

IMG_9706

Berikut spesifikasi Canon PowerShot G7 X Mark III

Sensor
1 inci Stacked BSI-CMOS, 20 megapixel
Prosesor Canon DIGIC 8
ISO
Auto, hingga ISO 12800
Lensa
24-100mm, 4.2x Optical Zoom
Autofocus
Contrast Detect (sensor), Multi-area, Center, Selective single-point, Tracking, Single, Continuous, Touch, Face Detection, Live View
Layar
Layar sentuh 3 inci, 1.040.000 titik
Continuos drive hingga 20 fps
Video
hingga 4K/30p, Full HD hingga 1080/120p, HDR, tanpa crop
Kartu memori
SD/SDHC/SDXC card (UHS-I compatible)
Dimensi
105 x 61 x 41 mm
Bobot 304 gram

Hasil foto dengan kamera ini sangat memuaskan. Warna dan kontras bisa ditangkap dengan amat baik. Lensanya juga bisa menghasilkan foto yang sangat tajam dan detil. Kinerja autofocusnya pun sangat responsif di hampir semua skenario pemotretan.

IMG_9752

IMG_9895

IMG_9870

Memotret di kondisi temaram kamera ini masih bisa diandalkan. Kendali noise di ISO tinggi cukup baik. Di ISO 6400 hasil foto masih cukup terjaga ketajamannya meski noise sudah mulai nampak yang berimbas pada warna agak kurang akurat dan kurang detil.

ISO 400
IMG_9819

ISO 2500
IMG_9771

ISO 6400
IMG_9772

Untuk hasil foto dari Canon PowerShot G7 X Mark III tanpa proses penyuntingan bisa dilihat di akun resmi FLICKR Yangcanggih.com

Mengusung stacked CMOS Sensor dan prosesor Canon DIGIC 8, PowerShot G7 X Mark III membawa peningkatan di sektor videonya. Untuk merekam video Canon PowerShot G7 X Mark III kini bisa merekam video hingga resolusi 4K tanpa crop. Hasil videonya sebagai berikut.

Kemampuan rekam video 4K tanpa crop Canon PowerShot G7 X Mark III ini jelas kabar yang sangat menggembirakan. Tapi, pada prakteknya kami menjumpai ada beberapa keterbatasan. Pertama, kemampuan rekam videonya di resolusi 4K secara kontinu hanya terbatas 10 menit saja. Kinerja autofocus di modus videonya juga agak kurang responsif saat melacak dan mengunci focus.

Untunglah hasil videonya tergolong memuaskan di kelas harganya dengan gambar yang tajam dan cukup detil. Hasil rekaman audio juga sangat baik. Kemampuan fitur penstabilnya pun wajib diacungi jempol.

Untuk fitur penstabil, selain dari lensa Canon menyediakan 3 opsi penstabil digital dari low, standard dan high. Di mode low Anda bisa menghasilkan rekaman yang cukup mulus tanpa crop. Di mode standard akan di crop 1.11x dan di mode high mendapat crop sekitar 1.4x. Modus videonya turut didukung dengan kemampuan rekam video HDR, bisa merekam gerakan lambat di resolusi Full HD 1080/120p dan bisa merekam video dengan posisi vertikal.

Mendukung isi ulang lewat powerbank

Untuk daya tahan baterainya, PowerShot G7 X Mark III bisa menghasilkan hingga sekitar 235 jepretan foto untuk sekali isi ulang baterai. Jika baterainya habis Anda juga tidak perlu khawatir karena Canon PowerShot G7 X Mark III kini bisa diisi ulang lewat USB-C menggunakan powerbank. Kendati demikian, Powerbank yang kompatibel hanyalah powerbank yang mendukung fitur Power Delivery saja.

Kesimpulan

Desainnya yang ringkas menjadikan Canon PowerShot G7 X Mark III bisa jadi teman liburan yang mudah dibawa ke mana saja. Untuk memotret kamera ini sangat bisa diandalkan. Hasil rekam video 4K tanpa crop juga memuaskan, meski bukan yang terbaik, hasil videonya sudah lebih dari cukup untuk membuat konten vlog atau video. Dengan kemampuan rekam video yang semakin mumpuni, mendukung mic ekstrenal, layar sentuh lipat, bisa merekam video vertikal, dan tersedia fitur live streaming ke platform Youtube, kamera ini jelas bisa jadi pilihan untuk para pengguna yang ingin memulai membuat konten video atau vlog.

Singkatnya, Canon PowerShot G7 X Mark III adalah satu paketan kamera saku premium yang komplit di kelasnya. Apalagi, harga jualnya yang ada di kisaran 9 jutaan pun sangat kompetitif dan relatif sangat terjangkau jika dibandingkan kamera saku premium pabrikan lain yang menawarkan kemampuan rekam video 4K.

Yang Canggih:
Hasil foto sangat memuaskan
Bisa rekam video 4K tanpa crop
Bisa live streaming
Tersedia input mic eksternal
Dilengkapi ND filter terintegrasi
Memotret tanpa henti 20fps sangat cepat
Layar lipat mempermudah untuk vlogging

Yang Kurang:
Tidak dilengkapi hot shoe untuk memasang mic
Tidak dilengkapi jendela bidik elektronik
Hanya bisa diisi ulang dengan Powerbank Power Delivery
4K video hanya bisa direkam 10 menit saja
Kinerja autofocus kurang konsisten di modus video

Ideal untuk:
Para konten kreator atau Traveller yang fokus membuat konten foto atau video. Para pemula yang ingin memulai debut menjadi vlogger atau membuat konten video. Para pengguna yang baru ingin belajar fotografi.

Kurang ideal untuk:
Videografer yang sering menggunakan banyak aksesoris saat merekam video. Fotografer yang suka memotret dengan jendela bidik.

Canon PowerShot G7 X Mark III adalah satu paketan kamera saku premium yang komplit di kelasnya. Apalagi, harga jualnya yang ada di kisaran 9 jutaan pun sangat kompetitif dan relatif sangat terjangkau jika dibandingkan kamera saku premium lain yang menawarkan fitur rekam video 4K.
4.5
Baca juga
Resmi di Indonesia, Huawei Freebuds 3, Watch GT2 42mm dan MediaPad T5 dijual Mulai 2 Jutaan Rupiah