Telkomsel dan Bluebird Hadirkan Taksi Berbasis IoT

Telkomsel baru-baru mengumumkan kolaborasinya dengan Bluebird sebagai salah satu wujud komitmennya dalam melakukan digitalisasi di berbagi industri. Dengan kerja sama ini, Telkomsel dan Bluebird menghadirkan taksi berbasis IoT (Internet of Things).

Dukungan perangkat IoT dengan jarigan 4G LTE

Telkomsel dan Bluebird Hadirkan Taksi Berbasis IoT 16 operator, Telkomsel

Hasil dari kolaborasi keduanya adalah IoT Contro Center, solusi cloud-based yang aman dan terpercaya untuk melakukan manajemen perangkat IoT. IoT Control Center mampu memberikan visibilitas dan keamanan aset perusahaan, menjaga kualitas layanan, memastikan kinerja perangkat selalu optimal, serta memprediksi biaya pengeluaran.

IoT Control Center mampu memperkuat sebuah ekosistem IoT secara menyeluruh melalui berbagai perangkat yang saling terkoneksi di dalam jaringan Bluebird. Selain itu, sistem ini juga hadir sebagai solusi pengganti Fleety, perangkat penghitung argo serta penerima pesanan berbasis jaringan 2G yang selama ini dipakai di armada Bluebird.

Perangkat IoT Bluebird akan didukung oleh jaringan 4G LTE Telkomsel, sebagai perangkat komputer multi-fungsi yang terpasang di semua tipe armada Bluebird lengkap dengan fitur seperti argo meter untuk taksi, pengiriman order penumpang, pelacakan posisi (GPS), komunikasi dengan penumpang dan operator pusat, termasuk pembayaran.

Telkomsel dan Bluebird Hadirkan Taksi Berbasis IoT 17 operator, Telkomsel

Telkomsel dan Bluebird Hadirkan Taksi Berbasis IoT 18 operator, Telkomsel

Perangkat ini juga terhubung langsung dengan kendaraan sehingga mampu membaca data-data vital dari kondisi kendaraan dan mengirimkannya langsung ke sistem aplikasi Bluebird.

“Implementasi IoT Telkomsel ke dalam ekosistem digital Bluebird merupakan perwujudan komitmen kami dalam mendukung visi Making Indonesia 4.0 dari pemerintah,” kata Direktur Utama Telkomsel, Emma Sri Martini.

Akses top-up paket Telkomsel untuk pengemudi

Untuk saat ini, ekosistem IoT di armada Bluebird ditargetkan untuk diimplementasi pada 10.000 unit hingga 31 Desember 2019. Secara keseluruhan potensi armada Bluebird yang mengimplementasikan layanan IoT Control Center Telkomsel mencapai 25.000 taksi dimana target tersebut akan dicapai pada Kuartal II tahun 2020.

Tidak hanya mentransformasi operasional taksi Bluebird menjadi berbasis IoT, Telkomsel turut menyediakan akses khusus yaitu UMB (USSD Menu Browser) khusus bagi pengemudi taksi Bluebird untuk melakukan top-up paket data dari Telkomsel.

Baca juga
Telkomsel dan Bluebird Hadirkan Taksi Berbasis IoT 19 operator, Telkomsel
Cara Mudah Update ColorOS 7 versi Resmi di Smartphone OPPO