DJI Spark, Drone Termurah dan Termungil DJI yang Bisa Dikendalikan dengan Gerakan Tangan

Video dan foto yang diambil oleh drone yang marak di YouTube dan juga dibagikan di Facebook, Instagram, serta platform media sosial lain memang bisa mengundang decak kagum. Namun seringkali calon pembeli mengurungkan niat untuk memilikinya akibat ukuran yang besar dan penggunaan yang rumit.

Hanya sebesar sebuah kaleng minuman

Setelah meraih sukses besar dengan Mavic Pro yang berukuran amat ringkas untuk sebuah drone dengan kamera 4K, DJI kini memperkenalkan Spark. Inilah drone keluaran DJI dengan harga paling terjangkau dan ukuran paling mungil.

DJI Spark memiliki ukuran yang tidak berbeda jauh dengan sebotol kaleng minuman soda. Dengan begitu, Anda bisa menyimpannya dengan mudah di saku jaket atau di tas Anda. Bahkan jika dicermati, ukuran DJI Spark ini tidak jauh berbeda dengan ukuran telapak tangan orang dewasa.

Dapat terbang dari telapak tangan

Bicara soal telapak tangan, DJI merancang Spark agar dapat terbang dari telapak tangan Anda. Bobotnya juga cukup ringan, sekitar 300 gram, sehingga tidak membebani jika Anda ingin membawanya bepergian.

svg%3E

Meskipun ringan dan mungil, DJI Spark telah dibekali beberapa fitur canggih yang masih jarang dimiliki drone yang lebih mahal. Fitur paling keren yang dimiliki DJI Spark adalah kemampuannya mengenali gerakan tangan dan wajah penggunanya. Jadi begitu wajah Anda terdeteksi, Spark akan menyala dan langsung melayang di depan Anda.

svg%3E

Jika Anda wajib menggunakan remote atau smartphone untuk mengendalikan drone pada umumnya, ternyata Spark lebih pintar. Anda bisa menggunakan gerakan tangan untuk menyuruhnya terbang sesuai modus penerbangan yang didukung. Misalnya jika Anda menaikkan tangan ke atas dan ke samping, maka Spark akan mengikuti gerakan tangan Anda. Lambaikan tangan ke arahnya dan Spark akan terbang menjauh hingga 3 meter dengan menjaga agar Anda tetap di tengah frame.

Untuk menyuruhnya memotret, Anda tinggal membentuk bingkai foto dengan dua tangan. Jika sudah puas terbang dengannya, ulurkan tangan dan Spark akan mendarat di atas tangan Anda.

Pilihan kendali yang pintar

Kemudahan penggunaan menjadi kata kunci di sini. DJI telah melengkapi Spark dengan beberapa modus penerbangan.

svg%3E

Yang pertama adalah QuickShots. Dengan hanya menekan satu tombol di aplikasi DJI Go, Spark akan melakukan gerakan yang lazim digunakan untuk memberikan efek dramatis pada video hasil rekaman drone seperti Circle (mengelilingi subyek), Helix (mengelilingi subyek sambil berputar ke atas), Rocket (terbang ke atas dengan posisi kamera menghadap ke bawah) dan Dronie (terbang mundur ke atas dengan kamera terkunci pada subyek).

svg%3E

Juga ada modus TapFly yang memanfaatkan layar sentuh di ponsel untuk mengendalikan Spark. Anda dapat mengarahkan Spark untuk menuju ke satu titik di layar sambil tetap menjaga ketinggian atau mengarahkan Spark terbang ke arah yang diinginkan secara manual.

Bagi yang ingin merekam aksi Anda saat bergerak, ada modus ActiveTrack. Spark akan secara otomatis mengenali obyek dengan ukuran dan bentuk yang berbeda dan melacaknya sesuai jenis subyek dan kecepatan bergerak.

Bisa ngebut dengan aman

Untuk drone sekecil ini, DJI Spark ternyata bisa diajak ngebut hingga 50 km/jam. Ini membuatnya cocok untuk balap drone. Bahkan Anda dapat menggunakan kacamata VR untuk mengendalikannya saat balapan.

svg%3E

Tidak hanya jago ngebut, DJI Spark juga telah dibekali sensor yang membuatnya mampu mengenali rintangan di depan dan menghindarinya. Bahkan ada fitur GEO yang akan memberikan informasi apakah sebuah lokasi aman untuk menerbangkan Spark atau tidak. Ini penting mengingat Spark akan dapat dikendalikan dari jarak 2 km menggunakan remote.

Lalu berapa lama baterainya mampu bertahan? Dengan ukurannya yang kecil, baterai Lithium Polymer DJI Spark mampu bertahan hingga 16 menit. Ini lebih singkat dibandingkan baterai DJI Mavic Pro yang mampu bertahan hampir 30 menit.

Merekam video Full HD

Guna merekam video dan foto, DJI Spark memiliki kamera yang mampu menghasilkan foto 12 megapixel dan video beresolusi Full HD. Lensa 25mm/f2.6 miliknya memiliki sudut pandang 81° yang cukup lebar. Sebagai media penyimpanan, DJI Spark menggunakan kartu microSD seperti pada DJI Mavic Pro.

svg%3E

Dengan Spark, DJI tampaknya ingin mengukuhkan diri sebagai raja drone dunia yang tidak hanya membidik pasar kelas atas saja. Dijual mulai harga US$499 atau sekitar 6,6 juta rupiah, DJI Spark tampaknya akan menuai sukses yang lebih besar dibandingkan dengan DJI Mavic Pro.

svg%3E

Menariknya, DJI Spark akan tersedia dalam 5 pilihan warna yaitu Alpine White, Sky Blue, Meadow Green, Lava Red, dan Sunrise Yellow. Drone ini akan tersedia mulai tanggal 15 Juni 2017.

Verified by MonsterInsights