[Hands-On] Mencoba Duo Smartwatch Terbaru Samsung, Gear S3 Classic dan Gear S3 Frontier

Samsung akhirnya secara resmi menghadirkan smartwatch generasi terbarunya, Gear S3, di Indonesia. Seperti diketahui, perangkat wearable ini tersedia dalam dua varian, yakni Classic dan Frontier.

Kedua versi Gear S3 kurang lebih menawarkan fitur yang sama. Meski begitu, dari segi desain jelas terlihat bahwa Gear S3 Classic dan Gear S3 Frontier ditujukan kepada dua karakter pengguna dengan kepribadian yang berbeda.

svg%3E

Kami bersama awak media lainnya sempat mencicipi kedua jam tangan pintar tersebut dalam acara Gear S3 Workshop yang digelar oleh Samsung di Rancamaya, Bogor, 7-8 Februari 2017 kemarin. Berbagai fitur menarik pun sempat kami coba. Penasaran seperti apa? Simak ulasan singkat kami:

Desain: Elegan vs Tangguh

Seperti disebutkan di atas, desain adalah sektor yang paling membedakan versi Classic dengan Frontier. Samsung menciptakan Gear S3 Classic dengan konsep yang sederhana, timeless, dan elegan. Bodinya menggunakan bahan stainless steel berwarna silver dengan rotating bezel berlapis metal.

svg%3E
Classic (atas) dan Frontier (bawah)

Ya, rotating bezel yang pertama kali diperkenalkan lewat Gear S2 kembali dibenamkan pada Gear S3 baik versi Classic maupun Frontier. Kembali ke desain si Classic, Samsung menyisipkan dua tombol bundar di salah satu sisinya yang nampak menonjol ke luar bodi.

Jam tangan ini menggunakan strap berbahan kulit. Sekilas, Gear S3 Classic lebih cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari yang sifatnya lebih formal. Misalnya saat bekerja di kantor atau sedang menghadiri meeting dengan rekan bisnis.

Beralih ke Gear S3 Frontier, Anda akan menemukan desain yang lebih menggambarkan karakter yang tangguh, aktif, dan sporty. Ukurannya sedikit lebih besar dibanding versi Classic dengan berat 62 gram (Classic 57 gram).

Bodi Gear S3 Frontier dibalut dengan warna yang lebih gelap dan rotating bezelnya tidak polos seperti versi Classic. Kedua tombol fisik pun nampak rata dengan bodi alias tidak menonjol. Strap-nya berbahan karet dan menurut pengalaman kami, jauh lebih nyaman untuk dipakai saat melakukan aktivitas outdoor.

Dibanding Gear S2, kedua model Gear S3 memiliki dimensi yang lebih besar dengan layar Super AMOLED 1,3 inci (360 x 360) dan bodi 46 mm (layar Gear S2 berukuran 1,2 inci dan bodinya 42 mm). Yang menarik, layar Gear S3 sudah dilindungi Corning Gorilla SR+.

Perlu diketahui pula bahwa strap pada Gear S3 Classic dan Gear S3 Frontier sama-sama menggunakan ukuran standar 22 mm, yang artinya bisa diganti dengan strap jam yang umum ditemui di pasaran.

Sertifikasi IP68

svg%3E

Kedua varian Samsung Gear S3 telah melalui pengujian dengan standar militer. Memiliki sertifikasi IP68, smartwatch ini anti air dan debu. Bahkan, Gear S3 bisa bertahan dengan suhu yang ekstrim sekalipun.

svg%3E

Notifikasi dan integrasi dengan Glympse

Seperti Gear S2, Samsung juga membenamkan banyak sekali fitur yang bermanfaat di Gear S3 selain fungsi dasarnya sebagai penunjuk waktu. Masih mengusung sistem operasi Tizen, smartwatch ini dapat terhubung dengan mudah ke smartphone Android Anda lewat aplikasi Samsung Gear.

Berbagai watch face bisa Anda pilih sesuai keinginan. Jika masih kurang, Anda pun bisa mengunduh ratusan bahkan ribuan watch face lainnya baik yang berbayar maupun gratis. Notifikasi pun tetap bisa ditampilkan, mulai dari panggilan telepon, SMS, WhatsApp, hingga media sosial seperti Facebook, Instagram, dan lain-lain.

Yang menarik, Anda bisa membaca dan membalas notifikasi yang masuk langsung dari Gear S3. Samsung memberikan pilihan untuk membalas pesan antara lain berupa pesan balasan instan, voice to text, hingga mengetik lewat keyboard.

Pada acara workshop, Samsung sangat mengedepankan fitur untuk mengirim pesan darurat (SOS). Dalam keadaan darurat, Anda bisa meminta bantuan kepada orang terdekat yang sudah ada tentukan di kontak Anda, hanya dengan menekan tombol power tiga kali secara cepat.

Fitur darurat Gear S3 juga terintegrasi dengan aplikasi Glympse. Artinya, Anda sekaligus bisa memberitahukan dimana lokasi atau keberadaan Anda secara tepat. Ini akan sangat memudahkan orang yang akan menolong untuk menemukan Anda.

Teman berolahraga

svg%3E

Anda bisa mengenakan Gear S3 untuk memantau segala aktivitas olahraga dan kebugaran. Jam tangan ini memiliki mode khusus untuk berbagai jenis olahraga, seperti berlari, bersepeda, bahkan hingga bermain golf. Semua informasi seperti detak jantung, kalori yang terbakar, jarak, kecepatan, jumlah langkah, dan yang lainnya bisa terpantau langsung selama Anda bergerak.

svg%3E

Peningkatan spesifikasi

Samsung tentunya juga membenamkan beberapa hardware yang lebih baik pada Gear S3 dibanding pendahulunya. Urusan performa dipersenjatai oleh chip 14nm dengan CPU dual-core berkecepatan 1.0GHz, dan ditemani RAM 768 MB.

svg%3E

Memori internal yang tersedia tetap 4 GB. Tapi yang menarik, Samsung Gear S3 hadir dengan baterai 380 mAh yang diklaim mampu membuatnya menyala hingga 3 atau 4 hari. Samsung pun tak lupa membenamkan beberapa fitur pendukung seperti Heart Rate monitor, GPS, dan NFC yang bisa difungsikan untuk Samsung Pay.

Samsung Gear S3 Classic dan Gear S3 Frontier saat ini sudah mulai dijual di Indonesia. Bagi Anda yang tertarik, siapkan dana sebesar Rp4.999.000.