4 Langkah yang Harus Dilakukan Sebelum dan Sesudah Upgrade Windows 10

Windows 10 telah diluncurkan Microsoft sebagai platform teranyar yang dapat terintegrasi ke semua perangkat. Daripada stuck di sistem operasi lawas, sebaiknya segera upgrade untuk menikmati pengalaman terbaru yang belum pernah Anda dapatkan.

foto: microsoft
foto: microsoft

Jika ingin mendapatkan pengalaman terbaik menggunakan Windows 10, simak saja langkah-langkah yang harus Anda lakukan berikut ini:

1. Kompatibilitas Spesifikasi PC

svg%3E
foto: tinypic.com

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengenai spesifikasi dari PC kesayangan Anda sebelum upgrade ke Windows 10. Berikut ini adalah persyaratan minimum dari spesifikasi PC yang berjalan di sistem operasi anyar tersebut:

  • OS: Windows 7 SP1 atau Windows 8.1 (upgrade gratis)
  • CPU berkecepatan 1 GHz atau di atasnya
  • RAM 1 GB untuk tipe 32-bit atau 2 GB untuk 64-bit
  • Kapasitas memori internal 16 GB untuk 32-bit dan 20 GB untuk 64-bit
  • Video card DirectX9 atau yang terbaru dengan WDDM 1.0 driver
  • Resolusi layar 800 x 600 piksel

Jika Anda selalu meng-update PC secara teratur melalui Windows Update pasti akan membaca notifikasi “Get Windows 10” di bagian kiri bawah layar. Notifikasi ini tidak hanya membuat Anda bisa meng-upgrade Windows 10 secara gratis, tetapi juga mengecek apakah PC yang Anda gunakan kompatibel dengan sistem operasi tersebut atau tidak.

2. Lakukan Back-up File-file Penting

svg%3E
foto: gadgetwise.com

Seperti pada sistem operasi lainnya ketika ingin upgrade, ada baiknya Anda melakakukan back-up file-file penting milik Anda seperti foto, musik, dan video. Demi keamanan yang menenangkan, sebaiknya file-file tersebut tidak tersimpan di dalam PC.

Idealnya, Anda harus menempatinya pada medium terpisah, seperti eksternal hard disk, USB flash drive, atau memanfaatkan layanan cloud storage seperti Google Drive, OneDrive, hingga Dropbox.

3. Membuat Daftar Program yang Ingin Diinstal

svg%3E
foto: recoverymail.com

Prosedur upgrade akan menghapuskan program-program yang pernah Anda instal. Jadi sebelum upgrade sebaiknya Anda mencatat program apa saja yang telah digunakan. Yang harus dicatat, Anda juga harus meyakinkan bahwa program tersebut sudah ada license key-nya sebelum diinstal ualng.

Biasanya, license key tersebut disediakan para pengembangnya melalui email jika Anda membelinya secara online. Jika beli dengan CD atau DVD, Anda bisa mendapatkannya pada stiker yang tercetak di sleeve-nya.

4. Gunakan Driver Bawaan PC

svg%3E
foto: theguardian.co.uk

Sekalipun PC Anda bekerja dengan baik dengan Windows 10, vendor pembuatnya memiliki driver terbaru untuk mengoptimasi performa, menambah kestabilan, dan menghadirkan fitur-fitur terbaru.

Jadi, setelah meng-upgrade Windows 10, tidak ada salahnya ada melakukan update drive yang digunakan. Berikut ini adalah website beberapa vendor yang bisa Anda kunjungi untuk mendapatkan driver pendukung:

Lenovo (http://support.lenovo.com/us/en/)
Dell )
HP (http://support.hp.com/us-en)
Asus (http://www.asus.com/us/support/)
Acer (http://us.acer.com/ac/en/US/content/support)

Verified by MonsterInsights