Quantcast
Gadget GuideGadget ComboNewsProduct News

[Gadget Guide] Rekomendasi Kamera Alternatif Fujifilm X100VI di Kategori Mirrorless APS-C

Sejak diluncurkan Fujifilm X100VI langsung mencuri perhatian di kalangan pecinta fotografi dan konten kreator. Tingginya peminat menjadikan X100VI salah satu kamera yang cukup sulit untuk didapatkan saat ini. Jika ada harga jualnya pun sangat mahal dan di atas harga jual resmi Fujifilm.

Fujifilm X100VI

Faktanya, masih ada banyak kamera lain yang bisa dijadikan alternatif. Di artikel gadget guide berikut kami merekomendasikan beragam kamera mirrorless dengan sensor APS-C dan pasangan lensanya yang setara lensa X100VI. Masing-masing kamera punya keunggulan dan paling penting sudah mumpuni untuk penciptaan konten.

Alternatif Fujifilm X100VI di kategori mirrorless dengan sensor APS-C

1. Canon EOS R50 + Lensa Canon RF 24mm f/1.8 Macro

Canon EOS R50
EOS R50 adalah salah satu mirrorless EOS R yang paling ringkas. Jadi, dari segi dimensi EOS R50 masih cukup sebanding dengan X100VI.

Mirrorless ini juga mumpuni untuk membuat konten foto dan video berkat sensor CMOS APS-C yang resolusinya 24.2 megapixel dan prosesor Canon DIGIC X. Modus videonya turut mendukung resolusi 4K/30p tanpa crop dan bisa merekam video HDR 10-bit. Selain itu, layar putar dengan fitur sentuhan menjadi nilai tambah untuk permudah membuat konten vlog.

2. EOS R10 + Lensa Canon RF 24mm f/1.8 Macro
Untuk modus video dengan fitur lebih komplit kami merekomendasikan EOS R10. Mirrorless ini menggunakan sensor CMOS 24 megapixel dan prosesor DIGIC X dengan kemampuan rekam video 4K.

Canon EOS R10

Modus videonya didukung fitur mode C-Log 3, punya penstabil 5-axis di bodi, dan teknologi autofocus EOS iTR AF X yang diadopsi dari EOS R3. Cukup sebanding dengan X100VI yang juga sudah dilengkapi fitur penstabil 5-axis di bodi dan modus video yang komplit.

3. Nikon Z fc + lensa NIKKOR Z DX 24mm f/1.7
Tidak bisa dimungkiri auro retro X100VI menjadi salah satu daya tarik. Nah, kamera mirrorless alternatif X100VI dengan aura retro yang juga sangat menonjol adalah Nikon Z fc.

Nikon Z fc 5

Desain retro mirrorless ini terinspirasi dari kamera analog Nikon FM2. Nikon juga menyediakan beragam pilihan warna yang bisa disesuaikan dengan selera dan gaya Anda. Satu nilai tambah yang tidak bisa didapatkan di X100VI. Pilihan warna X100VI hanya dua yakni hitam dan kombinasi hitam-silver.

Spesifikasi Nikon ZFC datang dengan sensor APS-C BSI CMOS yang resolusinya 21 megapixel dan prosesor EXPEED 6. Dengan spesifikasinya ini Z fc sudah bisa diandalkan untuk merekam video hingga resolusi 4K.

4. Fujifilm X-S10 + Lensa XF 23mm f/2 atau lensa XF 27mm f/2.8
Selain Nikon Z fc, X-S10 dari Fujifilm juga bisa dijadikan alternatif X100VI. Ada dua hal menarik dari mirrorless ini.

Fujifilm X S10 1

Pertama, X-S10 sudah dilengkapi fitur penstabil IBIS seperti X100VI untuk mendukung perekaman video. Kedua, harga jualnya juga lebih murah dari X100VI.  Kamera ini bisa menghasilkan foto di resolusi 26 megapixel. Modus videonya mendukung hingga resolusi 4K/30p lengkap dengan fitur F-Log, input mic, dan bisa merekam dengan format 8-bit 4:2:0 internal serta eksternal 10-bit 4:2:2. Bisa jadi alternatif untuk yang membutuhkan mirrorless bergaya retro lengkap dengan fitur IBIS seperti X100VI.

5. Fujifilm X-T30 II + XF 23mm f/2 / XF 27mm f/2.8
Kamera selanjutnya masih dari Fujifilm yakni X-T30 II. Dari segi dimensi X-T30 II lebih ringkas dari X-S10. Bisa dipilih untuk yang membutuhkan mirrorless alternatif X100VI dengan dana terbatas.

Fujifilm X T30 II 2

Untuk spesifikasi dan fitur X-T30 II mirip dengan X-S10. Keduanya menggunakan sensor APS-C BSI CMOS X-Trans IV 26.1 megapixel dan X-Processor 4. Bedanya, X-T30 II belum dilengkapi fitur IBIS atau penstabil di bodinya.

6. Sony A6700 + Sony E 20mm f/2.8
a6700 adalah varian mirrorless di seri a6000 yang paling ringkas dan ringan. Kamera ini datang dengan sensor APS-C CMOS Exmor R yang resolusinya 26 megapixel dan diperkuat prosesor BIONZ XR.

Sony a6700 2

Hasilnya, a6700 mampu merekam video 4K hingga 120 fps, mendukung dynamic range 14+ Stop, dan dilengkapi profil gambar S-Cinetone yang sama seperti di lini kamera sinema kelas profesional. Desain bodi yang ringkas dan fitur video yang mumpuni menjadikannya bisa jadi alternatif X100VI.

7. Sony ZV-E10 + Sony SEL24F18Z E 24mm F1.8 ZA
Alpha ZV-E10 adalah kamera mirrorless pertama dari Sony yang khusus dihadirkan untuk vlogging. Kamera ini membawa sederet fitur yang dihadirkan untuk mempermudah penciptaan konten yang tidak bisa ditemukan di kamera seperti X100VI. Seperti misalnya background defocus, layar sentuh lipat yang bisa diputar ke depan, dilengkapi mikrofon kapsul multi directional, dan kemampuan zoom digital dengan teknologi Sony Clear Image Zoom.

Sony Alpha ZV E10 5

ZV-E10 membawa sensor APS-C yang resolusinya 24.2 megapixel yang disokong prosesor BIONZ X. Dengan spesifikasi tersebut kamera ini bisa merekam video hingga resolusi 4K/30p. Bisa juga merekam video gerakan lambat di resolusi Full HD 120p. Modus videonya turut didukung perekaman video dengan profil profil S-Gamut3.Cine / S-Log3, S-Gamut3 / S-Log3 dan HLG untuk HDR.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button