Mercedes-Benz Vision EQXX: Konsep Mobil Elektrik Paling Irit Baterai dari Mercedes-Benz

Mercedes-Benz berhasil menaikkan standar mobil elektrik. Baru-baru ini, Vision EQXX, konsep mobil elektrik dari Mercedes-Benz berhasil mencatatkan jarak tempuh lebih dari 1000 km untuk sekali isi ulang baterai.

svg%3E

Fitur Mercedes-Benz Vision EQXX

Lalu apa rahasianya Mercedes-Benz Vision EQXX bisa sangat irit daya? Dalam mengembangkan baterai untuk Vision EQXX, Mercedes-Benz turut menggandeng tim Formula 1 miliknya.

svg%3E

Baterai EQXX menyimpan daya 100 kWH. Tapi, rancangannya lebih ringkas dan ringan. Dimensinya lebih kecil 50 persen dan bobotnya lebih ringan 30 persen dari baterai yang digunakan mobil elektrik Mercedes EQS.

svg%3E

svg%3E

Selain baterai, rancangan desain bodi yang lebih aerodinamis, sistem roda penggerak yang telah diperbarui, software EQXX dan rancangan kabin dengan material daur ulang yang sangat ringan juga mengambil peranan sehingga membuatnya lebih efisien. Paling penting, di bagian atap EQXX Mercedes menyematkan panel surya untuk mendukung pengisian baterai. Panel ini sangat efektif untuk memberikan suplai daya tambahan terutama saat menempuh perjalan jarak jauh.

Konsumsi daya 8,7 kWh untuk setiap 100 Km

svg%3E

Prestasinya tersebut dibuktikan lewat uji coba perjalanan pertamanya yang dimulai dari Jerman, melintasi pegunungan Alpen Swiss dan berakhir di Italia utara.

svg%3E

Vision EQXX mampu mencatatkan konsumsi daya rata-rata 8,7 kWh setiap 100 Km. Pengujian ini termasuk dengan gaya berkendara standar di kondisi lalu lintas sehari-hari. Dengan demikian, Vision EQXX berhasil menjadi konsep mobil elektrik yang paling irit daya dari Mercedes-Benz. Menurut Mercedes-Benz, kesuksesan Vision EQXX menjadikan teknologi yang dibawanya ini akan siap diadopsi untuk mobil elektrik Mercedes-Benz di masa yang akan datang.