Panasonic Lumix DC-LX100 II: Kini dengan Sensor 4/3 Multi-Aspect 17 Megapixel dan Layar Sentuh

Di tahun 2014 lalu Panasonic merilis Panasonic LX100, kamera prosumer perdananya yang menggunakan sensor 4/3. Kini, setelah 4 tahun kemunculannya Panasonic akhirnya merilis generasi keduanya yaitu Panasonic Lumix DC-LX100 II.

svg%3E

Mengadopsi sensor Panasonic Lumix GX9

Panasonic Lumix DC-LX100 II masih hadir dengan desain yang mirip dengan generasi lawasnya. Lensa yang dibawanya juga masih sama yakni dengan lensa LEICA DC VARIO-SUMMILUX 24-75mm f/1.7-2.8. Lensa yang sangat praktis dan ideal untuk memotret landscape atau portrait di segala kondisi pencahayaan ini juga tetap didukung fitur penstabil POWER O.I.S.

svg%3E

Kendati demikian sektor spesifikasinya mendapat peningkatan yang cukup signifikan. Menggantikan sensor CMOS Four Third yang resolusinya 12 megapixel di LX100, Panasonic Lumix DC-LX100 II kini dipersenjatai sensor CMOS 20 megapiksel multi-aspect Four Third tanpa filter aliasing. Sensornya ini sama seperti sensor kamera mirrorless Panasonic Lumix GX9.

svg%3E

svg%3E

Mengusung sensor dengan desain multi-aspect artinya LX100 II mampu menghasilkan gambar dengan aspek rasio 4:3, 3:2 dan 16:9 dengan kualitas gambar yang sama. Tapi, imbasnya sensor 20 megapixel tersebut tidak bisa menghasilkan foto di resolusi maksimum 20 megapixel dan hanya terbatas di 17 megapixel saja.

Dilengkapi dengan sensor dan prosesor baru, LX100 II juga tetap bisa diandalkan untuk merekam video hingga resolusi 4K 30p. Seperti kamera mirrorless Panasonic yang lain, di kamera ini Anda juga bisa menemukan dukungan mode 4K Photo dengan fitur Post Focus dan Sequence Composition. Sementara kinerja autofokusnya, LX100 II didukung dengan teknologi autofokus Light Speed AF yang mampu mengunci fokus dengan kecepatan 0.1 detik saja.

Dilengkapi layar sentuh

svg%3E
Pembaruan lain yang dibawanya kemudian terlihat di sektor layar. Untuk mempermudah pengguna memilih area fokus dan melakukan pengaturan, layar LX100 II yang berukuran 3 inci kini telah dilengkapi dengan fitur sentuhan. Seperti generasi lawasnya, di LX100 II pengguna juga masih bisa memotret lewat bantuan jendela bidik elektronik.

Untuk fitur lainnya, Panasonic Lumix DC-LX100 II telah dilengkapi dengan WiFi, Bluetooth, bisa diisi ulang baterainya lewat powerbank, dilengkapi cincin pengaturan di lensa, bisa memotret tanpa henti hingga 11 fps dan dilengkapi 2 efek filter baru yaitu L. Monochrome dan L. Monochrome D.

Panasonic Lumix DC-LX100 II akan mulai tersedia di pasaran bulan Oktober 2018. Harganya dipatok US$999 atau sekitar 14 jutaan Rupiah.

[table th=”0″]” “;Panasonic DC-LX100 II
Sensor; CMOS Four Thirds Multi Aspect 17 megapixel
Prosesor; Venus Engine
ISO; Auto, 200-25600 (expands to 100-25600)
Autofokus; Contrast Detect (sensor), Multi-area, Center, Selective single-point, Tracking, Single, Continuous, Touch, Face Detection, Live View
Lensa; Leica DC VARIO-SUMMILUX 24mm-75mm F1.7-F2.8 (optical zoom 3.1x)
Layar; sentuh, 3-inci, 1.240.000 titik
Viewfinder; Elektronik, 2.760.000 titik
Continuos Shoot; 11fps
Video;”3840 x 2160 (30p, 24p), 1920 x 1080 (60p, 60i, 30p, 24p), 1280 x 720 (30p), 640 x 480 pixel”
Kartu Memori;SD/SDHC/SDXC (UHS-I)
Konektivitas; USB, HDMI, WiFi, NFC
Dimensi;115 x 66 x 64 mm
Bobot;392 gram
[/table]

Verified by MonsterInsights