[Hands-On] Melihat dari Dekat Desain Unik OPPO Find X

Sejak kemunculan iOS dan Android, desain smartphone tergolong monoton. Inovasi desain smartphone masih terbatas memangkas dimensi, mulai dari memperkecil bezel atau bingkai layar hingga merampingkan ketebalan bodi. Tren terakhir adalah layar berponi yang memang berhasil membuat bingkai layar menjadi sangat tipis. “Poni” pada layar ini sendiri tetap ada untuk memuat kamera depan dan sensor.

svg%3E

Layar penuh tanpa poni

Untuk menciptakan smartphone layar penuh tanpa poni, OPPO menggunakan desain geser untuk modul kameranya. Mekanisme Camera Slider atau Camera Pop-up ini sukses memangkas rasio bodi-ke-layar hingga 87%. Tidak ada poni sehingga tampilan layar terlihat penuh seperti layar pada umumnya, dengan bingkai yang amat tipis.

OPPO Find X menggunakan layar AMOLED dengan lengkungan di kedua sisinya, mirip seperti pada layar Samsung Galaxy S9 dan S9 Plus. Goresan sudut lengkung yang lembut juga ditemukan di empat sudut Find X. Saat menggenggamnya, Find X memang terasa mantap dan tidak berbeda seperti smartphone premium dan mewah di kelasnya.

Respons layar sentuhnya juga amat baik. Selain mendukung gesture untuk navigasi, OPPO Find X masih mendukung tombol navigasi virtual yang dapat disembunyikan seperti pada OPPO F7.

svg%3E

Pilihan warna yang dimilikinya; Bordeaux Red dan Glacier Blue; juga tidak pasaran sehingga akan membuat pemiliknya tampil beda saat menggunakannya. Dengan finishing kilapnya, OPPO Find X akan mudah menarik bekas jari walaupun hal ini akan lebih jarang terjadi jika Anda membungkusnya dengan case bawaannya.

Tiga kamera yang tersembunyi

Namun hal yang paling menarik adalah mekanisme kameranya. Demi menghadirkan layar berukuran penuh tanpa poni, OPPO menggunakan mekanisme geser untuk menyembunyikan dan menampilkan tiga kameranya.

Mekanisme geser ini akan berjalan otomatis saat Anda mengaktifkan aplikasi kamera atau aplikasi apapun yang menggunakan kamera seperti Face Unlock dan sebagainya. Saat mencoba, kami terkesan dengan kecepatannya. Kamera akan muncul dalam waktu kurang dari satu detik.

Untuk Face Unlock, cukup swipe atau sapu layar dan kamera akan langsung keluar jika ada wajah yang terdaftar. Setelah selesai mengenali subyek, kamera akan langsung kembali ke tempatnya. Semua berlangsung kurang dari dua detik.

svg%3E

Pihak OPPO sendiri menyatakan bahwa mereka telah menguji mekanisme kamera ini hingga 300.000 kali. Jadi jika sehari kamera harus keluar masuk hingga 300 kali, maka setidaknya Anda dapat tenang memakai OPPO Find X hingga 1000 hari. Tentunya ini bukan berarti setelah 300.000 kali maka mekanisme geser ini akan bermasalah. Ketahanannya juga tergantung cara pemakaian Anda.

Konsep desain baru yang inovatif

Dengan desain uniknya, OPPO Find X dapat menjadi solusi dilema konsumen yang menginginkan layar dengan bingkai tipis tapi tidak menyukai poni. Keraguan baru yang muncul akan bermuara pada mekanisme kamera geser yang masih menjadi hal baru di smartphone keluaran tahun 2018.

Kami sempat mencoba menekan kameranya saat dalam kondisi terbuka dan menemukan bahwa modul kamera gesernya ini cukup kokoh. Tapi jika Anda memegang modul kamera dan menggoyangkannya, maka kamera akan sedikit bergoyang. Saat memotret dalam kondisi horizontal atau melebar, jari kami sempat terjepit. Solusinya, Anda harus berhati-hati saat memotret dalam posisi ini atau menggunakan case bawaannya.

Kesan pertama kami berkenalan dengan OPPO Find X amat positif. Kami menyukai layar penuhnya yang nyaris tanpa bingkai, mekanisme geser kameranya yang cepat, serta kualitas materi dan rancang bangun OPPO Find X yang mewah dan kokoh. Berikut video singkat mengenai desain OPPO Find X.

Bagi yang berminat, OPPO Find X telah dapat dipesan di Lazada dan OPPO Store dengan harga resmi Rp12.999.000. Selama pre-order atau pemesanan awal, pembeli akan mendapatkan beragam bonus senilai lebih dari 3 juta rupiah.