Mencoba Mode Portrait dan Kemampuan Low-light Kamera Xiaomi Redmi Note 5

Xiaomi belum lama ini meluncurkan Redmi Note 5 di Indonesia. Seperti biasa, smartphone anyar tersebut tampil menggiurkan karena dibekali spesifikasi yang mumpuni di kelasnya dengan harga yang amat kompetitif.

Meski tidak berstatus sebagai smartphone dengan Snapdragon 636 termurah di Tanah Air, Redmi Note 5 punya kekuatan lain yang diperhitungkan. Ya, apalagi kalau bukan kamera belakang gandanya.

svg%3E

Nah, untuk menjawab rasa penasaran Anda yang ingin mengetahui bagaimana kualitas kamera ini, Xiaomi pada Kamis (3/5), memberi kesempatan kepada kami untuk mencoba langsung memotret menggunakan Redmi Note 5. Yuk, langsung saja simak ulasannya:

Efek bokeh rapi

Xiaomi memberikan konfigurasi yang terdiri dari sensor pertama 12 megapixel f/1.9 dan sensor kedua 5 megapixel f/2.0. Untuk selfie, Xiaomi menyediakan kamera depan 13 megapixel f/2.0.

svg%3E

Khusus untuk kamera belakangnya, Xiaomi membekalinya dengan Portrait Mode untuk menciptakan efek bokeh. Cara penggunaannya kurang lebih sama dengan smartphone dual-camera Xiaomi lainnya, misalnya Mi A1.

Anda harus memberi jarak sekitar 1 hingga 2 meter dari objek foto jika ingin efek bokehnya bagus. Setelah itu, cukup arahkah fokus ke objek foto, dan background di belakangnya akan langsung blur. Mudah dan cepat.

Hasil foto Xiaomi Redmi Note 5 (2)

Satu perbedaan yang paling terasa untuk kami adalah kemampuan kamera ganda ini menciptakan efek bokeh di kondisi cahaya yang agak temaram. Jika Anda pernah memakai Mi A1, Anda pasti tahu bahwa menggunakan Portrait Mode saat low light adalah opsi yang tidak ideal. Noise-nya banyak dan ketajaman foto menurun drastis.

Hasil foto Xiaomi Redmi Note 5 (3)

Pada Redmi Note 5 Anda akan merasakan peningkatan yang cukup signifikan. Kami memotret di Por Que No, De RITZ Building, Jakarta, sejak sore menjelang matahari terbenam hingga malam hari. Venue acara berupa cafe outdoor dan indoor, dengan pencahayaan lampu di sana-sini. Intinya, cocok untuk mencoba memotret low-light.

Hasilnya ternyata cukup memuaskan untuk sebuah smartphone seharga mulai dari 2,5 juta rupiah. Efek bokehnya rapi di kondisi pencahayaan yang cukup. Kamera Redmi Note 5 cukup akurat ketika memisahkan antara objek foto utama dengan latar yang di-blur.

Hasil foto Xiaomi Redmi Note 5 (7)

svg%3E

Hasil foto Xiaomi Redmi Note 5 (23)

Hasil foto Xiaomi Redmi Note 5 (22)

Yang menarik, ketika pencahayaan mulai redup hasil foto bokehnya ternyata masih cukup bagus. Bahkan, noise-nya pun jauh lebih minim walaupun tidak sepenuhnya bersih. Masih amat layak untuk dipamerkan di media sosial. Artinya, Anda bisa lebih leluasa untuk menciptakan foto bokeh di berbagai kondisi.

Kemampuan low-light yang patut diacungi jempol

Tidak hanya mampu membuat foto bokeh yang apik, Redmi Note 5 ternyata juga cukup mumpuni untuk memotret di lokasi yang cahayanya minim. Mode HHT yang dibenamkan Xiaomi terbukti amat berguna, dan hasilnya, cukup baik.

Sekilas tentang mode HHT ini, Anda dapat mengaksesnya dari aplikasi kamera, lalu tekan icon tiga garis pojok atas. Mode HHT berlambang bulan sabit, yang kurang lebih diartikan sebagai mode untuk memotret low-light.

Ketika aktif, mode HHT akan mengambil beberapa foto sekaligus lalu menggabungkannya menjadi satu foto untuk menghasilkan noise yang minim. Penasaran dengan hasilnya? Berikut beberapa foto yang kami abadikan menggunakan mode HHT:

Hasil foto Xiaomi Redmi Note 5 (16)

Hasil foto Xiaomi Redmi Note 5 (19)

Hasil foto Xiaomi Redmi Note 5 (14)

Hasil foto Xiaomi Redmi Note 5 (10)

Kesimpulan

Ingat, Redmi Note 5 adalah smartphone seharga 2 jutaan rupiah. Jadi, kurang tepat jika kemampuan kameranya dibandingkan dengan smartphone yang lebih mahal, apalagi dengan kelas flagship.

Tapi lagi-lagi kami tekankan, untuk level harganya bisa dibilang Redmi Note 5 adalah salah satu opsi paling menarik yang bisa Anda beli saat ini, khususnya untuk Anda yang mengutamakan sektor fotografi.

[table]Spesifikasi;Xiaomi Redmi Note 5
Layar;IPS 5,99 inci 18:9 Full HD+
SoC;Qualcomm Snapdragon 636 Kryo 260 1.8 GHz dengan GPU Adreno 509
RAM;3 GB atau 4 GB
Memori internal;32 GB atau 64 GB
Kamera belakang;12 megapixel + 5 megapixel
Kamera depan;13 megapixel
Sistem operasi;MIUI 9 (Android Oreo)
Baterai;4000 mAh
Konektivitas;4G LTE, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, Bluetooth 5.0, A-GPS, GLONASS, Infrared, MicroUSB
Fitur;Sensor sidik jari
Dimensi;158.6 x 75.4 x 8.1 mm (berat 181 gram)
Harga;mulai dari Rp2.499.000
[/table]